PE Teacher Is MyHusband

PE Teacher Is MyHusband
Superhiro Mario



Vellicia mencoba melepas cengkalan Rendy sekuat tenaga doi mau langsung pergi dari tempat itu, bodo amat mau sejauh apapun tempatnya intinya dia mau segera menyelamatkan diri


" Gak...!!! gue gak mau...!!!" treak Vellicia sambil pergi


Tapi Rendy langsung menarik Vellicia dan menjambak rambutnya kuat kuat, satu tamparan akan segera melayang ke pipi mulus Vellicia


Namun tiba tiba seseorang datang langsung meraih tubuh Vellic dan memegang kuat tangan Rendy


" Pak Mario...!!!!" pekik Rendy kaget


Vellic yang putus asa langsung menatap seseorang yang tengah memeluknya erat, Vellicia bisa merasakan tatapan marah sekaligus kawatir dari lelaki itu


Tanpa basa basi, Mario langsung memukul wajah Rendy kuat kuat membuat bocah itu terjungkal dan jatuh, beberapa kawan Rendy siap untuk menyerang Mario


" Kalian diam disitu... atau aku akan melaporkan tempat kalian ke polisi...!!!" ancam Mario


" Saya adalah guru BK dari Rendy dan juga Vellicia...!! saya sudah mengamati apa saja yang kalian lakukan disini...!!!"


Selesai bicara begitu, Mario kembali mengangkat tubuh Rendy dan langsung menghajarnya lagi, ini bukan hanya sekedar pukulan dari seorang guru yang memberi peringatan pada muridnya, tapi lebih ke seorang lelaki yang marah karena kekasihnya hampir di lecehkan, Vellicia hanya diam doi masih syok dengan apa yang baru saja terjadi


" Mana hp mu...!!!" Mario merogoh kantong celana dan baju Rendy memeriksa ponselnya


" Jangan pak...!!!" Rendy berusaha mencegah, tapi satu bogeman mentah menghalau nya


" Ini sudah tindakan kriminal Rendy... kamu dengan sengaja memasang kamera di kamar Vellicia dan merekam aktivitasnya, lalu kamu jadikan sebagai alat untuk mengancam... ini sudah termasuk pelecehan...!!! aku akan mengurus semua nya sampai kamu benar benar jera...!!!" ancam Mario lagi


" Dan kalian semua yang ada disini... berhubung saya tidak ada urusan dengan kalian... kali ini kalian masih ku ampuni... saya tidak akan melaporkan kalian tentang aktivitas kalian ditempat ini... asalkan satu... jangan pernah ganggu gadis ini lagi... apalagi sampai melecehkan nya...!!! aku tidak akan segan segan menghancurkan tempat kalian...!!!"


Mario terlihat begitu sangar saat ini, dia lebih mirip kaya seorang ketua geng yang sedang ngamok dengan anak buah nya yang recehan


Gak tau kenapa juga semua yang ada diyemoat itu hanya diam dan tak berani melawan


Entah takut dengan ancaman Mario atau mungkin wibawa Mario benar benar membuat nyali mereka ciut


Mario menatap Vellicia yang masih syok dan hanya bisa menangis


Setelah menghapus video di ponsel Rendy dan membawa nya, Mario langsung mengajak Vellicia pergi dari tempat itu


Tangan Vellicia masih dingin, wajahnya kaku dan tatapan nya kosong


" Are you oke...???" tanya Mario penuh khawarir saat mereka sudah berada di mobil


Vellicia tak menjawab, dia hanya bisa menangis ketakutan sambil memeluk Mario erat


Mario mengelus pucuk rambut Vellic lembut


" Ini pelajaran buat kamu ya... jangan sembarangan pergi dengan temen yang kamu belum tau latar belakangnya..." nasehat Mario lembut


" Hiks hiks hiks....!!!! aku takut pak...!!!" rengek Vellicia


" Tenang ya... kamu sudah aman sekarang... kita sekarang pulang dan kita bicarakan lagi nanti dirumah..."


Sampai dirumah rupanya daddy dan mama sudah menunggu Vellicia diruang tamu, dia gak tau kapan mereka pulang sebab tadi pas dia berangkat daddy ataupun mama gak ada ngasih tau kalau mau pulang sekarang


" Mama...???" Vellic nampak bingung


Mama langsung meraih tangan Vellicia dan disuruhnya duduk disebelah mama, mama juga mengelus kepala Vellic penuh kasih sayang


" Daddy sudah tau semua nya..." ujar Daddy membuka percakapan


Vellicia makin bingung, hari ini ada banyak hal tak terduga yang membuatnya bingung sendiri


" M...maksud daddy...???"


" Sewaktu kamu keluar bersama bocah ingusan itu daddy ada dibelakang kalian masuk ke rumah... daddy langsung menghubungi Mario untuk menyusul mu pulang..." sahut Daddy menjelaskan


" Vellic...!!! kenapa kamu seenak nya pergi dengan laki laki lain...????"


" I... itu... temen sekolah daddy..."


" Daddy tau...!!! tapi tak seharusnya kamu pergi dengan laki laki selain Mario... kamu berbocengan peluk peluk laki laki itu... apa kamu tak sadar kalau kamu sudah mau menikah...!!!"


" Tapi kamu lihat sendiri kan akibat dari apa yang kamu lakukan...!!! kamu dibawa laki laki begundal... dia mau melecehkan mu bukan...!!!" daddy mentotok kata kata Vellicia


" Daddy juga tau kalau bocah itu memasang kamera di kamar mu dan menonton saat kamu sedang ganti pakaian...!!! apa kamu gak sadar Vellic kalau kamu sedang di remehkan oleh bocah itu...!!!"


Vellicia hanya diam, dia menyadari soal kesalahan nya, bukan karena pergi dengan cowok selain pak Mario, tapi dia terlalu percata dengan Rendy dan dia teledor lupa mengunci pintu kamar saar dia mandi tadi, dia bahkan gak kepikiran kalau Rendy bakalan berbuat segila itu


" Untungnya Mario datang tepat waktu... kalau tidak...apa sekarang kamu sedang tidak mempermalukan Daddy dengan ulah bocah tengik itu...!!!!"


Vellic hanya bisa menangis,


Yahhh dia benar benar ceroboh, tadinya dia pikir pergi jalan dengan Rendy itu sesuatu yang membanggakan, karena banyak cewek cewek disekolah yang nenginginkan pergi dengan si cowok cool keren itu, dan Vellic menjadi salah satu cewek yang beruntung


Tapi dia baru tau kalau aslinya Rendy itu tak seperti bayangan nya, Rendy adalah salah satu dari sekelompok anak anak nakal dan berandalan bahkan dia tega memanfaatkan Vellicia untuk ***** kurang ajar nya itu


Lalu apakah dia memang harus pasrah dengan perjodohan yang daddy pilihkan...???


Menjalani pernikahan itu dengan sepenuh hati...???


Karena dengan Menikah, dia akan ada selalau yang melindungi dan Menjaga...


" Daddy sudah putuskan Vellic... minggu deoan ini kamu akan menikah...!!!!"


Ucapan Daddy barusan bikin Vellicia makin syok, dia menatap daddy tajam


" Seminggu ini kamu tidak boleh kemana mana... cuti sekolah untuk di pingit...!!! ingat... daddy tidak mau mendengar protes apapun lagi... kelakuan mu hari ini sudah cukup membuat Daddy semakin yakin untuk segera menikahkan mu...!!!"


" Tapi dad...!!!" Vellicia masih protes


" Sekali daddy bilang nikah...gak ada kata apapun yang bisa membantah nya...!!!"


" Daddy egois...!!! daddy penindas...!!! I hate daddy...!!!" umpat Vellicia sambil lari kekamar nya


" Vellic...!!! Vellicia...!!!"


Daddy hanya bisa mendengus kesal melihat tingkah anaknya, ke khawatiran daddy sebagai orang tua semakin terlihat, mengingat pergaulan anak anak jaman sekarang ini semakin bebas dan berani,


Dengan mengambil keputusan menikahkan Vellicia diusia dini setidaknya membuat anak gadis itu terhindar dari pergaulan yang semakin bebas


" Mario... om minta kamu uruskan soal ijin cuti Vellicia... pernikahan kalian harus segera dilaksanakan... om sudah bicarakan ini dengan papa mu Martin... dan semua akan segera kita persiapkan...!!!"


" Baik om...nanti urusan Vellicia disekolah biar saya yang urus..." jawab Mario patuh


" Om mau bicara serius dengan mu... apa kau masih ada waktu sebentar...???"


" Bisa om... kebetulan saya sedang tidak ada jadwal atau acara apapun hari ini..."


" Oke... ikut saya keruangan pribadi saya..."


Mario dengan sedikit tegang mengikuti om George masuk keruangan pribadinya, sepertinya ada hal serius yang mau dibicarakan makanya sampai om George mengajaknya bicara berdua di ruangan pribadinya


Masuk kamar, Vellic teringat soal kamera yang ditaruh Rendy dikamarnya, meskipun daddy bilang semua sudah di cek dan kamera sudah ditemukan, Vellic masih parno aja takut ada yang masih keselip, dan kamera itu masih bisa merekam segala aktivitasnya,


Apalagi ponsel Rendy sekarang ditangan Mario, bisa tengsin kan kalau pak Mario lihat doi lagi mewek...;!!


" Mariied...!!! seminggu lagi gue married....ya Tuhan... sebercanda ini sih hidup...!!! apa yang harus gue lakuin nihhh...!!!! " gerutu Vellicia sendirian


" Kak Rendy... lu beneran cowok paling brengs*k yang pernah gue kenal... tega tega nya lu ngelakuin ini ke gue...!!! Aaahhh gue terlalu bodoh gue begitu percaya aja ama dia... sangking gue yang ke Ge Er ran di deketin dia...!!!! untung ada pak Mario yang molongin... kalau gak...!!!" Vellicia mengunyel unyel wajahnya membayangkan hal buruk yang terjadi jika pak Mario tak datang tepat waktu


" Aahhh sial...!!! tapi dia jadi superhiro gue nihhh...!!!!"


Bersambung~


Jangan lupa Votenya ya kance kance


Like dan di komen juga...


Happy Reading....