
Sampai disekolah Mario langsung jalan cepat menuju ruangan nya, beliau berusaha menghindar untuk tidak banyak bertemu rekan guru ataupun murid murid, kelakuan Vellicia benar benar menyulitkan pergerakan nya hari ini...bahkan Mario hanya mengangguk ketika bertemu bapak kepsek dan acuh ketika disapa oleh para murid yang kebetulan berpapasan dengan nya
" Mario...!!!" panggil Glace ketika melihat Mario jalan begitu cepat
" Hhhhffff.... kenapa harus bertemu dia sih...!!!" gerutu batin nya menyesali, Mario hanya menoleh sekilas berusaha semaksimal mungkin agar Glace tidak memperhatikan nya
" Why... pagi pagi you sudah tergesa gesa seperti itu...???" tanya Glace
" Gak ada apa apa Miss Glace... permisi saya harus segera keruangan saya..." Mario bergegas pergi
Glace nampak heran dengan sikap Mario, membuatnya penasaran dan membuntuti Mario keruangan nya, begitu masuk keruangan Mario Glace langsung menutup pintu rapat, sepertinya Mario tidak menyadari kedatangan Glace dia terlalu panik dengan keadaan nya saat ini
" Beib...!!" Glace tanpa permisi langsung neraih tangan Mario membuat Mario menghadap kearahnya sekarang
" I miss you..." lanjut Glace sambil bergelayut manja, mungkin dia merasa saat ini aman karena berada diruangan Mario dan hanya berdua
" Glace please.. apa yang sedang kamu lakukan...!!! kita bisa kena SP jika sampai ada yang lihat...!!" Mario berusaha menghindar, menepis rangkulan Glace
" Come on beib...!!! disini hanya ada kita berdua... aku rindu kamu beib... aku rindu pelukan kamu...please biarkan aku memelukmu sekarang..."
" Glace Please...!!! bersikap lah profesional.. ini sekolah dan kita adalah guru disini...!!"
Glace tetap kekeh memeluk Mario, pelan wajahnya menengadah menatap batang leher Mario dengan jakun yang menantang, Glace sepertinya mulai nekat, dia bahkan ingin memanfaatkan kesempatan sekarang untuk kembali mendapatkan Mario, apapun caranya...
Glace membuka kerah kemeja Mario, ketika dia ingin melayangkan satu kecupan di leher jenjang itu, Glace kaget melihat banyak tanda merah yang ditutup foundation dan sekarang mulai luntur karena keringat Mario
" Apa ini...!!!;" tunjuk Glace sambil menatap Mario nanar
Mario mencoba tenang, meskipun dia sedang kelabakan mencari alasan untuk menjawab tudingan Glace
" Mario...!!! katakan pada ku sekarang... siapa wanita yang sudah mendahului ku...!!! selama kita pacaran kau bahkan tidak pernah memberiku kesempatan untuk mencium mu seperti ini... tapi... aaahhhh f*ck....!!!!" Glace mengumpat dengan Marah, tampak dia tak terima jika Mario benar benar telah dimiliki orang lain
" Jadi memang benar kau dan aahhhh siiitt... gadis ingusan itu ada hubungan...!!!;"
" Apa yang sudah dia janjikan Mario... sampai kau mau dengan gadis itu...!!! dia bahkan tidak ada apa apa nya dibanding aku Mario...!!!"
" Glace... sebaiknya kau keluarlah dari ruangan ku...aku sedang banyak kerjaan dan aku tak ingin diganggu...!!! soal gadis itu atau siapapun pilihan ku sama sekali tidak ada hubungan nya dengan mu...!!!"
" Tapi ini Mario...!!! apa yang kau lakukan...!!!" Glace kembali menunjuk di tanda merah sekitar Leher Mario
" Aku laki laki dewasa... tidak ada yang salah bukan...???"
" Siapa perempuan itu Mario...!!! apa dia lebih hebat dari aku...!!!!"
" Aku mencintai nya..."
Jawaban Mario seakan membuat hati Glace serasa tersambar petir... tak hanya kecewa tapi kenyataan ini terlalu getir... Mario bahkan telah... aahhh pikiran Glace langsung kacau seketika, dia menangis sesenggukan
" Aku tak terima Mario... aku tak terima kau telah berpaling dari ku... bahkan siapapun wanita itu telah mendapat kan kamu seutuhnya... hal yang belum pernah aku dapatkan... kau tau... wanita itu berani memeluk tubuhmu saja aku sudah marah... apalagi dia berani menjamah seluruh tubuh mu... meninggalkan tanda ini...!!! ooohh F*ck....!!!"
" Kau milik ku Mario... kau hanya milik ku...!!!"
" Berapa kali harus aku tegaskan Glace... hubungan kita telah usai.. bukan kah kau yang meninggalkan ku...!!! dan sekarang aku sudah bahagia dengan pilihan ku mengapa kau masih bodoh menyiksa dirimu sendiri dengan mengikat ku...!!!!"
" Gak Mario...!!! aku tidak pernah menganggap hubungan kita usai hiks hiks hiks...!!!"
Thoookkk toookkk
Pintu ruangan Mario tiba tiba di ketuk, dua orang siswi membuka pintu ruangan Mario pelan, tetapi mereka sepertinya kaget melihat diruangan Pak Mario ada miss Glace sedang menangis sesenggukan dan pintu tertutup
" Permisi pak Guru...!!!" ucap Mody
Mario tampak tak enak hati dipergoki muridnya dalam keadaan seperti itu, Glace menangis.. apalagi murid yang datang adalah teman baik istri kecilnya, Mario tak mau jika sampai terjadi salah paham
" Ohh jadi Mody... ini saya sedang siap siap... maaf jika kalian melihat pemandangan ini... eee miss Glace sedang curhat dengan saya makanya menangis..." sahut Mario sembari berusaha mencari penjelasan atas apa yang sedang terjadi
" Maaf pak jika kami mengganggu..." lanjut Mody
Mario segera berjalan meninggalkan Glace, tetapi Mody dan Rista menangkap sesuatu yang aneh disekitar leher pak Guru nya, mengapa warna leher pak Mario tampak abu abu ketimbang kulit wajah nya...semakin di close up semakin tampak stempel kemerah merahan berjajar hampir disetiap sudut leher
Mody dan Rista saling pandang, sepertinya otak mereka sedang mencerna sesuatu
" Lima menit lagi saya keruangan kalian...!!!" ujar Mario lagi sembari membenarkan kerah baju nya, yang semakin menyita perhatian dua muridnya, karena stempel itu kini tampak begitu jelas
Mody dan Rista hanya mengangguk sambil sikut sikutan menahan gelagak tawa, lalu segera pergi dari ruangan Mario
" Huuaaahahahaha hahahah hikhikhikhik..."
" Gila gila gila apaan tuh... eehhh gue gak salah lihat kan.. mata gue gak bias kan.. lu lihat apa yang ada dileher pak Mario kan...!!!" Mody excited banget mengomentari apa yang dilihat nya barusan
" Gue juga spicless Mo... gila...!!! beneran bar bar Vellicia... ampe ditutupin Foundation sama pak Mario hihihi..." Rista juga ikutan heboh
" Asli... Vellic kayaknya sengaja itu ngerjain pak Mario... apa dia lagi balas dendam ya karena selama ini pak Mario nyebelin...!!!"
" Hahahaha tapi gue ngakak sih ngliat nya...!!! kelihatan banget pak Mario salting gugup gitu...." balas Rista tertawa geli
" Eeehh terus ngapain si mimisan diruangan pak Mario...??? dia nangis nangis caper... mana pintunya ditutup lagi...!!!" tanya Mody curiga
" Paling dia kaget lihat stempel di leher pak Mario... terus dia patah hati..." tebak Rista yang tebakan nya ternyata benar
" Kira kira gimana ya kalau semua guru dan murid murid ngliat stempel pak Mario...!!! pasti bakalan heboh... orang kan gak ada yang tau soal rahasia mereka...!!!"
" Buruan deh kita aduin ke Vellic...!!! bocah sembrono itu harus tau penderitaan pak Mario..." ajak Rista, lalu mereka bergegas kembali ke kelas
Mario menoleh menatap Glace yang masih menangis sesenggukan mengiba
" Dengarkan aku Glace... setelah kamu melihat ini semua aku harap kamu sudah paham jika memang aku telah mencintai orang lain... aku telah menemukan wanita yang tepat untuk hidupku...jadi jaga sikap mu...aku tak mau berurusan soal perasaan lagi dengan mu...!!! sekarang berhenti lah menangis dan silahkan kembali ke ruangan mu aku harus segera masuk kelas..." ucap Mario tegas
Glace menatap Mario nanar, lalu menyeka air mata nya dengan kesal
" Aku tidak akan melepaskan mu begitu saja Mario...!!! aku tak terima dengan penolakan mu seperti ini...!!!" balas Glace geram, ngeyel banget bocah satu ini
" Terserah...!!! aku sudah mengingatkan mu... jika suatu saat kau terluka dengan kekecewaan mu sendiri itu bukan salah ku...!!! karena pilihan mu sendiri...dan satu lagi...!!! jangan sekali kali kau sentuh wanita ku atau aku akan melakukan hal yang tak pernah kau duga...!!!" jawab Mario tegas
Glace makin marah, dia langsung keluar ruangan Mario tanpa berkata apapun lagi
Mario segera merapikan kerah baju nya, stempel ini jangan sampai ada yang melihat nya atau nama baiknya akan jadi bahan tertawaan semua orang disekolah
" Istri kecilku yang nakal...!!! awas ya...aku akan membalas nya nanti...!!!" geram Mario sambil berusaha mencari cara untuk menyembunyikan stempel Vellicia
" Apa yang bisa membantuku menutupi nya...!!!"
Bersambung~
Guys...
Author minta tolong ya... kalau ada yang menemukan cerita ini di paltfom mana pun tolong kasih tau aku ya...
Aku gak nulis cerita ini dimana mana kecuali disini...
Bantu take down Plagiat...!!!!!