PE Teacher Is MyHusband

PE Teacher Is MyHusband
Yaah Gimana Lagi...



Semua sudah bubar... duo kurcil bestie Vellic sudah pulang ke rumah masing masing setelah membuat Vellic overthinking gegara mikirin soal pengaman, kak Vando juga sudah masuk kamar, kelihatan nya dia tampak lelah dan butuh istirahat lebih awal, tinggalan Vellic dan Mario yang masih saling diam duduk di tepi ranjang masing masing


" Kak...!!!" panggil Vellic


" Iya sayang..." sahut Mario tanpa menoleh, pandangan nya masih focus ke layar ponselnya


" Belum mau tidur...???" tanya Vellic lagi


" Kamu sudah ngantuk...???" tanya Mario balik


" Gak bisa tidur..." sahut Vellic manja


Mario langsung meletakan ponselnya diatas nakas lalu menggeser badan nya mendekat ke Vellic, meraih istri kecil nya dalam pelukan nya


" Lagi mikirin apa sih kok gak bisa tidur...???" tanya Mario lembut


" Masih speechless sama surprise tadi siang... kayak gimana ya... aku gak nyangka banget kak Vando nyempetin waktu pulang buat ngasih kejutan ulang tahun ku... ditambah lagi Rista udah bisa nerima aku sekarang... dia udah mau nerima kenyataan kalau aku harus nikah sama guru killer disekolah... "


" Oya...??? Rista ngomong gitu...???" tanya Mario dengan girang, sepertinya penjelasan nya kali ini gak sia sia lagi


" Dia bilang yaudah... dia mau mencoba menerima apapun yang aku putuskan...dia pokoknya 100% mendukung kalau itu terbaik buat aku..." jawab Vellic sambil tersenyum lega


" Gak tau kesambet apaan dia... mudah mudahan bukan habis makan kecubung hahahaha..."


" Baguslah... murid satu itu pinter sekarang..." gumam Mario membatin


" Syukurlah kalau dia sudah sadar semoga ini awal yang baik buat hubungan pertemanan kalian..." jawab Mario


" Soal Vando... emang dia udah dari kemarin ngabarin bibi mau pulang, aku aja gak tau kalau gak dikasih tau bibi... emang dia merencanakan mau ngasih surprise buat adik kesayangan nya... tapi... untungnya pas Vando balik kamu udah baik sama aku jadi ya gak kelihatan jeleknya..." tambah Mario


" Pasti kak Vando banyak kepo ya dikira settingan...???"


" Gak juga... malah kayaknya abang mu itu happy ngliat kamu manja manja ke aku... makanya mulai sekarang kalau di depan orang rumah harus lebih mesra... lebih manja... lebih care...jangan cuek apalagi galak galak... "


" Pencitraan itu namanya...!!!"


" Yang penting daddy, mama dan kakak kakak mu merasa tenang kan karena kamu udah baik sama aku... mereka kan sangat menyayangi menantu tampan nya ini...!!!"


" Narsisss yaaa...!!!"


" Tapi memang aku tampan kan...???" goda Mario


" Ya... yaiya sih... kalau gak tampan mana aku mau dipaksa paksa buat nikah muda...!!!" sahut Vellic dengan jujur


" Sekarang terpaksa nya udah enak kan...???"


" Masih sakit...!!!"


" Masa sih...??? udah sering kok masa masih sakit aja..."


" Ya mungkin karena terlalu sempit kan... tadinya rapat sekarang jadi robek....ya jelas sakitlah kegores dikit aja sakit apalagi ini di masuk*n segede gaban itu...!!!"


Mario terkekeh mendengar keluh kesah istri kecilnya, obrolan mereka makin melenceng kemana mana lebih mengarah ke.... yaahh begitulah pengantin baru masih pinisirin pinisirin nya huhuhu jadi harap dimaklumi ya readers...


" Gimana kalau sekarang kita ulangi lagi... biar lebih terbiasa... kalau udah terbiasa kan gak sakit lagi..." ajak Mario penuh arti, suasana kamar mendadak jadi meremang memanas


" Gak ahhh besok sekolah kak aku suka ngantuk kalau habis kamu gempur semalaman..." tolak Vellic


" Sebagai istri yang baik harus bersedia melayani suaminya... memberikan apapun yang suami minta... kamu mau jadi istri durhaka...!!!"


" Besok ada pelajaran kak Mario kan...!!! olahraga lari estafet...apa gak langsung koleng kalau kamu gempur malam ini... ayolah kak besok aja yaaa...!!!" Vellic memelas


" No...!!! aku gak terima penolakan...!!!"


" Kak...."


" Tetep aja kak abis itu perih...!!!"


" Justru itu... semakin sering melakukan maka akan terbiasa jadinya gak perih lagi...!! yahh sayang yaahh mau yaaa...."


" Kak...!!!"


Belum Vellic melanjutkan penolakan nya Mario sudah lebih dulu membekap mulutnya dengan ******* panas membuat Vellic menegang kaget dengan serangan yang tiba tiba itu


" Eemmb hhhmmmss..." hanya ada suara itu yang keluar dari bibir Vellic saat ini, Mario semakin semangat mendengarnya itu adalah suara paling merdu bagi nya


Aktivitas berlanjut, Mario tak mau membuang kesempatan lagi malam ini keris pusaka nya harus bermain main dan bergerilya di goa hangat milik Vellic


" Kak janji harus pelan..." rintih Vellic ditengah sadar dan tak sadar


Mario tak menjawab hanya sebuah kecupan hangat yang langsung menempel di kening Vellicia


Suara rintihan dan erangan Vellic makin brutal, malam yang semakin sunyi membuat nyanyian merdu Vellic terdengar lebih nyaring, Mario yang khawatir suara Vellic kedengeran penghuni lain langsung membekap dengan mulutnya, ciuman panas kali ini benar benar membuat Vellic hampir kehilangan nafas


" aaaawww aaahhh ssssttt eeemmmm...."


" Sayang pelanin dikit suara mu... ada Vando dikamar sebelah..."


" Eeemmm sssttt ffffhhh sshhuuussaahhh kaaakkhhh..."


Ya sudah lah mau gimana lagi namanya juga pengantin baru kan... yang denger ya harus maklum, Mario gak bisa lagi menahan gejolak yang makin memberontak minta dituntaskan, sepertinya ini gantian Mario yang sampai puncak setelah Vellic berulang kali melenguh kenikmatan


" Sayang... sayang..." suara Mario terdengar merdu dan meremang seiringan dengan gerakan Mario yang makin cepat


" Khaaakk... kaaakkhhh..."


Badan Mario ambruk dipelukan Vellic, menyisakan keringat dan peluh yang bercucuran, wajah Mario tersenyum bahagia lalu kembali mengecup kening Vellic lembut


" Makasih ya sayang..."


Vellic hanya mengangguk pelan, badan nya sudah benar benar lelah, matanya berat dan mengantuk, Vellic hanya menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang dia biarkan polos tanpa sehelai benang pun, dia juga tak memperdulikan bercak bercak tanda cinta dari Mario di beberapa bagian tubuhnya, Vellic ingin segera tidur


Mario membiarkan istri kecilnya terlelap dalam lelah, bagaimana pun Mario harus mengakui kehebatan Vellicia, dia bahkan bisa mengimbangi permainan Mario yang kokoh tak tertandingi, meskipun harus berulang kali dia mengejang mencapai kenikmatan


Mario keluar kamar turun ke ruang tv, rupanya ada Vando yang sedang duduk di sofa depan tv, Mario jadi canggung, apalagi rambutnya masih acak acakan, wajah nya sayu dan dia hanya memakai piyama tidur, jangan sampai terlihat sekali kalau mereka habis olahraga malam hihihihiii


" Lhooohh belum tidur...??" sapa Mario canggung


" Heii adik ipar... hahaha iya gue belum bisa tidur... di Jakarta rupanya panas banget... gue bahkan hampir gak terbiasa lagi dengan panas disini..." sahut Vando sembari menatap Mario cenderung menilai, lalu tersenyum tipis ketika mengetahui aktivitas pengantin baru yang baru saja Mario laksanakan


" Mau nonton juga...???" tanya Vando lagi


" Aaahhh tidak... aku hanya haus mau ngambil minum... aku gak mungkin ninggalin Vellic yang sudah tertidur..." balas Mario sambil berjalan ke meja makan dan mengambil minum, lalu segera kembali ke atas kekamar


" Kira kira Vando tadi denger triakan Vellic gak yahhh...??? kenapa dia senyam senyum seperti itu... apa dia tau apa yang baru saja kami lakukan...!!!" gumam Mario sembari menaiki tangga


Mario segera bercermin, jangan jangan ada tanda merah di sekitar leher ulah Vellic, ternyata aman... Vellic bahkan mungkin belum tau bagaimana cara membuat tanda merah itu, dia hanya taunya membalas ciuman panas Mario itupun masih kaku dan kadang brutal menggigit bibirnya dengan keras


" Syukurlah... tidak ada tanda bekas apapun...!!! ku pikir Vando tersenyum karena melihat ulah Vellic..."


Mario menatap Vellic yang sudah terlelap dengan tenang, wajah sayu nya tampak manis ditengah dengkuran kecilnya


" Makasih ya sayang... buat semua yang sudah kamu berikan... atas kesediaan mu menerima ku dan mencintaiku... aku janji apapun yang terjadi aku akan bertanggungjawab.. aku tak akan membiarkan kamu menanggungnya...ini keputusan ku, pilihan ku... jadi biarlah aku yang menanggung nya..."


Bersambung~


Jangan lupa Vote yaaaww


Happy Reading....