
Dewi berpesan "jika kamu beneran bisa menyelesaikan Misi ini, kamu bisa memilih salah satu dari tiga hadia"
Cahaya di sekeliling ku mulai bersinar terang "3 hadia?, Apa aja itu"
Dewi pun menjawab "pertama kamu bisa meneruskan hidup mu di dunia itu, dan yang kedua kamu bisa hidup kembali ke dunia mu yang lalu tentu saja kembali ke tubuh asal dan melakukan hidup mu seperti biasa, dan yang ketiga nah ini nih aku sarankan kamu pilih ini aja kamu akan mati di dunia mana pun dan bisa masuk neraka. Gimana tertarik yang ketiga kan?"
"Iyaa siapa juga yang mau Masuk neraka kalo sudah menyelesaikan misi yang susah, dan juga sudah ku bilang kan kalo lelucon neraka sudah gak lucu" aku manis penasaran gimana kalo aku gagal.
"Dewi gimana kalo aku gagal atau mati sebelum selesai misi seperti orang yang pertama sebelum aku?"
Dewi menjawab "kamu tidak bisa memilih hadiah kamu mati di dunia itu dan di dunia yang dulu, kalo orang pertama dulu dia masuk surga sekarang, tapi kamu akan dapat yang lebih istimewa akan ku masukkan kamu ke neraka"
"Mau sampai kapan kamu pakai lelucon itu, sumpah sudah tidak lucu anj*r"
Cahayanya di sekeliling ku makin terang dan tubuh ku mulai mau menghilang. Saat tinggal bagian mata ku yang belum hilang aku melihat Dewi melambaikan tangan dan tersenyum, entah mengapa senyumnya terasa tidak menjengkelkan lagi, awalnya sekujur tubuhnya yang bersinar mulai kelihatan wujud manusianya. Aku tidak sempat melihat wajahnya keburuh mataku pun ikut menghilang, dari bibirnya saja sangat indah aku yakin pasti dia Dewi yang cantik.
Setelah itu aku terlahir di Dunia ini sembari menangis aku tidak bisa menghentikan tangisnya apa mungkin ini efek dari bayi yang baru lahir, ingatanku dari kehidupan sebelumnya masih ada, kukira ingat ku akan hilang, ini akan sangat membantu kalo ingat ku yang dulu masih ada.
Itulah cerita ku mengapa aku adalah bayi yang baru berumur 8 bulan tapi sudah bisa berbicara, tapi cuma bicara dalam hati. Ngomong-ngomong ini mau sampai kapan orang tua ku ber cocok tanam cerita ku sudah lebih tinga Jam tapi mereka masih melakukannya, haa... Suara ibuku juga makin keras, perasaan kemarin kemarin tidak selalu ini dah. Waktunya memakai jurus andalan bayi, "uek... Uek... Uek..." Aku menangis tak kamu kemudian ibu ku datang.
3 tahun kemudian dan tentu saja aku juga sudah berusia 3 tahun, aku sudah paham bahasa di dunia ini aku juga sudah bisa berjalan. Aku sadar mengapa orang tua ku melakukan cocok tanam bisa sangat ribut tidak peduli dengan tetangganya. Rumah kayu ku berada di pinggir desa malahan ini di atas pegunungan kalo aku mau menuju ke desa aku harus menurunih pegunungan dan memakan waktu 30 menit atau setengah jam dengan berjalan kaki. Ya tentu saja berjalan kaki ya tidak ada montor di Dunia ini apa lagi mobil, meskipun ada keluarga ku tidak bisa membelinya.
Keluarga ku sangat miskin ayah ku bekerja sebagai pemburu dan ibuku bertugas menjual hasil buruan ayah ku, tentu saja ibu ku setiap hari harus menurunih pegunungan ini. Terkadang jika hasil buruan ayah tidak laku hasil buruan itu pun menjadi makanan kita, jujur saja saat musim dingin tiba kami tiap hari harus makan kelinci, rubah, burung, dan beberapa buruan kecil lainnya karena saat musim dingin, daging tidak laku di pasaran yang sangat laku di pasaran adalah rempah-rempah untuk menghangatkan tubuh.
Ngomong-ngomong soal musim dingin aku juga selalu kedinginan karena rumah ku terbuat dari kayu bahkan kayu-kayu itu sudah berlubang lubang hawa dingin masuk tidak hanya masuk rumah tapi juga masuk ke tulang ku, jika saja dulu aku tidak salah pilih elemen dan tau kalo seperti ini tersiksanya aku akan pilih elemen api, untuk menghilangkan bada pasti itu sangat nyaman, ayah'dan ibuku tidak pernah kedinginan bukanya mereka sudah terbiasa namun mereka mulelukan itu loh itu, paham kan.
Oh ya aku lupa untuk memperkenalkan diri, nama ku Zack toon tentu saja itu nama ku di dunia ini, di dunia ku yang dulu aku bernama Riko Arianto. Meski aku baru berusia 3 tahun tapi bentuk fisik ku sudah terlihat. Rambut ku berwarna silver ini karena perbedaan dari rambut ayah ku berwarna putih dan ibu ku berwarna hitam, jadilah rambut ku berwarna silver.
Saat ayah ku pergi berburu dan ibu ku pergi ke desa aku tigal kan sendiri di rumah, ibu ku berpesan "toon kamu bermain sendiri di rumah Yaa, ibu tidak lama kok" tentu saja aku tidak akan menaggis haya karena sendirian di rumah lagi pula kehidupan ku sebelumnya juga selalu sendirian di rumah. Saat aku sudah sendirian di rumah aku pergi kedalam hutan di padang rumput yang luas aku melatih elemen ku tiap kali aku melatih elemen jumlah mana ku juga bertambah aku juga dapat expi walaupun cuma sedikit tapi lumayan untuk naik level.
Dua tahun telah berlalu, umur ku sudah 5 tahun jumlah mana ku juga sudah banyak aku sudah level 10 sekarang, kayaknya sudah cukup meningkatkan jumlah mana, aku meminta ayah untuk melatih fisik ku.
"Hah, istirahat dulu ayah aku sudah lelah"
Ayah ku menjawab "kita baru 3 menit latihan loh kamu juga baru dapat 1 pus up"
"Heh!!"
"Kayaknya kamu belum cukup umur untuk latihan, kita berhenti dulu ya? Kalo kamu sudah berumur 10 tahun aja untuk latihannya" Kata ayah
Benar juga sih kata ayah tapi kalo tidak sekarang alur cerita di rumah akan bercapter-capter-capter lagi seperti di alam dewa. "Tidak papa ayah aku masih bisa lanjut kok tadi jumah bercandah, mari kita lanjutkan"
Selesai latihan dan ibu ku juga suda pulang ke rumah kami makan malam bersama awalnya sekeprti biasanya tapi ibu ku berkata
"nak kamu tidak lama lagi akan jadi kakak" dengan tersenyum ibu mengatakan itu
Disisih lain aku merasa senang jadi kakak di sih lain aku trauma punya adek. 2 tahun sudah berlalu lagi latihan fisiku selama 2 tahun membuahkan hasil aku naik level menjadi level 17 dan latihan ku dalam waktu 1 jam sudah bisa pus up 50 kali sip up 40 kali dan berlari 700 meter.
Hem mungkin sudah saatnya untuk bertarung, aku bertanya kepada ayah "ayah bolehkah aku ikut ayah berburu"
"Tidak tidak boleh, mana ada orang tua mengajak anaknya kedalam jauh hutan yang di penuhi hewan buas dan monster, meski orang tua bodoh banget pasti tidak akan melakukan hal seperti itu"
Yup untuk capter kali ini masih tidak ada pertarungan, apakah besok aku akan bertarung apakah bisa?. Nantikan lah capcter berikutnya (kali-kali ikan lah guys 🗿)