new life new world

new life new world
akhirnya



Apa-apaan monster ini padahal masih golongan slem tapi kuatnya minta ampun, semua serangan ku tidak mempan apakah aku akan terus menghindar sampai batas tenaga ku, jujur saja saat aku ingin menghaturkan pohon jalan masuk kesini sudah sangat melelahkan.


"Sail (melihat hp)" aku mengeluarkan shotgun


*Dor, dor*


Aku mengisi peluru kembali.


*Dor, dor*


Peluruku lagi-lagi hanya meluncur di kulitnya "Shogun dengan jarak segini masih tidak hancur, itu kulitnya selicin apa sih?"


Aku masih menghindar sambil melompat-lompat, jantung ku sudah berdetak kencang nafas ku suda seperti suara kereta api berjalan, intinya tenaga ku sudah tidak kuat


"Gak ada pilihan (melihat hp)" aku terpaksa mengeluarkan granat di tempat yang sempit itu.


Aku mau menarik peletup granat itu tapi seketika aku berpikir "licin... licin... Oh ya tujuan ku mencari monster slem licin ini kan karena Penghasil minyak banyak, minyak..."


Aku tidak jadi menarik pelatup granat "kalo tidak salah aku sempat membuat (melihat hp) aku pun mengeluarkan flame thrower.


Sebelum lanjut akan aku jelaskan senjata flame throwerbiar nanti kalian tidak bingung, flame thrower atau bahasa Indonesianya pelontar api seperti namanya senjata ini mengeluarkan api untuk membakar objek yang ini di bakar, senjata Ini sudah ada di zaman perang dunia ke 2. untuk gambarannya tentang flame thrower kalian bisa cari di google bair bisa membayangkan senjata ini dengan mudah, maaf di sini aku cuma bisa menulis tidak bisa mengantar karena itu aku sarankan untuk melihat gambarnya di google.


"Aku tidak tau ini bekerja atau tidak, tapi tidak salah kan untuk mencobanya"


Aku membakar 1 slem di depan ku dengan flame thrower dan dengan cepat aku mengeluarkan pistol.


*Dor*


Slem itu pun mati tapi tidak hancur "WOHHHHH, ini bekerja oke lakukan seperti ini trus"


Aku membakar slem licin trus menembaknya, membakar terus menembaknya, aku ulang itu tua dan semua slem itu pun mati semua.


"Ha... Ha.... Ha..." Aku mengatur pernafasan ku dengan perasaan legah.


"Akhirnya....(sambil jatuh terlentang di atas tanah) ahh, capek banget kakiku rasanya tidak bisa berdiri lagi" aku tidur di atas tanah.


Beberapa menit kemudian rasanya tubuh ku menjadi lemas ya wajar lah aku sudah sangat lelah melompat-lompat kesana kesini Sabil marah-marah perasaan tegang dah pokoknya komplit dah saat melawan monster slem licin tadi.


Aku pun berdiri dan mengeluarkan karung dari hp ku, ett jangan kira karung ini sudah aku ada saat aku membuatnya bersama senjata-senjata ini. Mayat slem lecin aku masukkan ke dalam karung. Akan tetapi ada yang membuat ku ganjal.


"Masih ada jalan untuk kebawah, ah dah lah pulang saja tujuan ku kesini cuma memburu monster slem licin, lagian ini sudah jam berapa (melihat hp) aduh gawat sudah jam 06.40 aku harus segera pulang"


Aku pun naik keatas lagi dengan sisa tenaga ku, sebenarnya aku penasaran dengan jalan kewah itu tadi, tapi aku juga sudah merasa semangat capek dan aku juga mengera pasti di bawah akan ada monster yang lebih kuat dan lebih nyebelin lagi dari pada monster slem licin.


Saat aku sudah keluar dari pohon laknat itu dengan sisa mana aku pun terbang dengan cepat menuju rumah, sesampainya di rumah tentu saja aku di marahin oleh ke 2 orang tua ku, padahal aku sudah sangat capek dan ingin cepat mandi trus tidur tapi aku harus mendengarkan ceramah orang tua ku selama 3 jam.


Besoknya aku bangun agak pagi ini baru jam 5, padahal kemarin sangat melelahkan tapi kenapa aku bisa bangun pagi aku tidak tau apa yang terjadi dalam tubuh ku, karena masih pagi orang tua yang bangun baru ibu dan aku pamit ke ibu dengan alesan ingin main di hutan sebentar.


Itu cuma alesan tujuan ku sebenarnya adalah menuju ketempat Elina, ya ke goa yang menyegel Elina, aku terbang dengan cepat untuk sampai ke goa itu. Sesampainya di goa ada yang agak aneh monster di goa itu tidak bertambah melainkan kembali seperti awal aku kesini.


"Wahh Jack, Hem apa yang kamu bawa itu?" Pertanyaan Elina


Aku pun mengeluarkan mayat monster slem licin yang kalah kan kemarin.


"Uhhh seperti biasa cepat juga kamu mendapatkan slem licin ini" kata Elina.


"Hehe aku biasa aja, trus gimana cara mengeluarkan minyaknya?" Pertanyaan ku


"Tinggal peras saja minyak dalam slem itu pun akan keluar" kata Elina.


Aku mengambil 1 monster slem licin "wahhh... Tekstur tubuhnya terasa menjijikkan"


Saat memerasnya perasaan ku ingin muntah karena terlihat begitu menjijikkan, minyak itu pun keluar dan aku menaruh ember di bawahnya.


"Ngomong-ngomong kok bisa cepat banget kamu mendapatkannya, kamu dapat informasi tempatnya dari mana?" Tanya Elina.


"Yaa, aku beruntung bisa menemukannya saat pergi berburu beruang, cuma gitu kok ha-ha-ha" aku tidak bisa mengatakan kepada Elina kalo aku dapat informasi lokasinya dari informan om pembuk, kalo aku beri tahu pasti dia akan curiga juga.


"Pembohong terlihat banget kamu lagi bohong, dasar pembohong amatir" kata Elina


"Tidak kan sudah ak-"


"Pembohong amatir" memotong pembicaraan ku


"Aku han-"


"Pembohong amatir" memotong lagi pembicaraan ku


"Ini hanya keb-"


"Pembohong amatir" di potong lagi


"STOP JANGAN KATAKAN KEK GITU LAGI, sumpah itu lama-lama makin SAKIT" terikan ku


Aku pun terpaksa mengatakan padanya tentang informan om pembuk itu, dan lokasi monster slem Licin.


"Tunggu kamu bilang goa bawah tanah yang jalan masuknya Dari pohon besar yang sudah mati?" Kata Elina


"Ya aku bilangnya pohon laknat kenapa bisa di ganti nama sebenarnya" kata ku.


"Lebih baik kamu tidak masuk kesan lagi, pokoknya kalo masuk cuma sampai ke lantai slem licin tidak masalah, tapi jangan turun lebih dalam lagi, pokonya jangan" peringkat dari Elina.


Aku bertanya "lah kenapa emangnya ada monster yang sangat kuat di dasar goa itu?"


"Kalo misalnya sih masih untung akan tetapi ancaman yang ada di sana berdampak besar terhadap diri mu sampai ke orang lain terutama orang tua mu" kata Elina.


Selama 30 menit aku sudah selesai memeras semua monster slem lecin dan membawa minyaknya pulang kerumah. Sesampainya di rumah aku melakukan uji coba minyak dari monster slem lecin ini bisa di gunakan untuk menggoreng atau tidak.