new life new world

new life new world
pilihan berat



"Selamat datang di alam para Dewe" suara itu berasal dari atas.


Seketika sebuah cahaya dari atas menuju ke bawah, ya jelas saat itu aku sungguh terkejut sebuah pertanyaan muncul di kepala ku "cahaya? Apa cahaya itu gerbang menuju ke Surga?"


Cahaya itu molai berbentuk seperti tubuh manusia tapi sekujur tubuhnya masih bersinar terang, dugaan ku tadi salah dan sekarang aku aku berfikir mungkin itu adalah malaikat yang mau menuntun ku ke surga.


Aku berkata "oke malaikat segera tunjukkan jalan menuju surga"


Manusia terang itu pun menjawab "AKU BUKAN MALAIKAT, apa kau tidak dengar aku berkata selamat datang di dunia para dewa"


"Eh tunggu jadi kamu bukan malaikat melainkan dewa, alah kukira malaikat, taudah kalo gitu panggil malaikat untuk segera menuntunku ke surga" kata ku


"Dari tadi kamu bilang surga surga Surga, dan juga aku bukan dewa tapi Dewi sudah jelas kan suara ku ini seperti cewek?" Kata dewi


"Hehe maaf-maaf oke Dewi cinta tolong panggil malaikat untuk secepatnya kirim aku ke surga" kata ku


"Kan dah ku bilang..... Ah oke ku panggil malaikat. Malaikat oh malaikat cepat ke sini nih ada orang masukin ke neraka" kata dewi


Aku berteriak "WOI, dah dah jadi apa mau mu dari aku, jangan bercanda lagi Langsung aja ke intinya"


Kata dewi "Bukanya terbalik, bukanya kamu yang dari tadi ngajak bercanda. Sekarang pilih mau hidup kembali atau ke ner- ke surga?"


Dalam hati ku "yang pertama mau ngomong neraka kan" aku bertanya "mengapa harus di tanya bukankah sudah jelas semua orang akan memilih ke surga dari pada hidup lagi dan harus menilai dari awal"


Dewi itu berkata "aku sudah tau lah dengan itu, oke kamu milih ke surga kan? Akan ku antara kamu ke surga"


Aku merasakan ada sesuatu yang jangal dari perkataannya kayak ada yang... Aku bertanya "tunggu-tunggu bisa kah kamu jelaskan mengapa kamu bertanya hidup apa surga?"


Dewi itu bercerita mengapa aku ngomong bercerita karena aku sudah mendengar ceritanya selama 3 jam, saat itu aku menyesal karena bertanya seperti itu, seharusnya aku bertanya tolong jelaskan intinya mengapa kamu bertanya hidup atau surga.


4 jam kemudian aku berkata "jadi intinya kalau aku memilih hidup kembali aku akan di hidupkan di dunia Fantasi untuk menyelamatkan ras iblis, gitu"


"Ya" kata dewi


Aku berkata dalam hati "ya aja lu mengapa kamu tidak menjelaskan begitu saja mengapa kamu bercerita awal terbentuknya dunia itu, tumbuhan pertama, hewan pertama, manusia pertama, sampai masa sekarang, SERIUSAN AKU NGAK PEDULI, kalo kamu menjelaskan seperti aku tadi kan CEPAT"


"Jadi apa kamu akan tetap memilih surga atau hidup kembali?" Tanya dewi


Perasaan ku masih memilih untuk ke surga tapi aku juga mau mengulang karena hidup ku dulu sangat membosankan dan di benci banyak orang mungkin aku akan memilih hidup kembali mumpung punya kesempatan ke 2. Saat itu aku sadar misi ku saat di hidupkan lagi mengapa aku harus menyelamatkannya ras iblis bukan kah iblis itu jahat?.


Sih Dewi menjawab "kan sudah ku ceritakan tadi tunggu, jangan-jangan lu enggak mendengarkan cerita ku tadi?"


Dalam hati ku "bukan tidak mendengarkan tapi tidak peduli sama cerita 7 jam_-"


"Oke baiklah akan ku ceritakan lagi" kata dewi.


Ya ku kira saat itu dia akan bercerita selama 7 Jan lagi tapi ternyata dia hanya bercerita "saat raja iblis sudah di bunuh 70 tahun yang lalu semua ras iblis di benci semua penjuru dunia, mereka di benci karena perbuatanya dulu saat raja iblis masih hidup, mulai dari di jadikan budak sampai di anggap ras yang paling rendah, karena itu populasi iblis makin menurun" cerita sih Dewi


Dewi melanjutkan ceritanya "mau tahu sebenarnya kamu adalah orang ke 2 yang mau membantu ku dulu ada seorang yang sudah mau dilahirkan kembali, karena dia sekarang iblis bisa melakukan ekspor impor, membuat sistem pemerintahan yang baru, dan ras iblis bisa kerja selayaknya di negara lain. Tapi dibenci, disiksa, dibodohi, sampai jadi kelinci percobaan, mengapa manusia seperti itu? karena dia mati 20 Tahun yang lalu sebelum semuanya tuntas"


Setelah itu dia menceritakan misi ku, dia menunjukkan jalan menuju tempat untuk memilih skill, elemen, dan keahlian atau di gane di sebut job.


Dewi berkata : pilih lah 4 skill, 2 elemen, 1 keahlian. Maaf kamu tidak boleh pilih lebih dari itu, silahkan pilih skill dulu sesuka mu di sini ada ribuan skill dan di bedakan mulai dari renk D sampai renk SSS.


"Meskipun dia bilang ribuan tapi ini hanya ada 1.975 skill yg ada" kata hati ku


"Hmm, karena hanya boleh pilih 4 keknya aku akan pilih dari renk A sampai SSS saja deh" kata hati ku


Aku melihat lihat skill di renk A dulu dan seketika aku melihat skill yang bernama *mata elang* aku tidak melihat pasifnya tapi namanya keren jadi aku pilih itu. Setelah itu aku melihat di renk S tapi tidak ada apapun yang memikat hati ku, aku langsung melihat ke renk SS aku memukan skill *dewa pedang*.


Dewi berteriak "WAHH pilihan yang bagus, kamu bisa menguasai semua bela diri pe-"


"Ohh gitu, lihat yang lain ahi" perkataan ku


"WOI..." triak Dewi


Aku tidak memlih itu karena, Yap kalian benar karena namanya terlalu norak. Tampa sadar aku melihat lihat skill di renk B, aku menemukan skill *refleks bertahan*.


"Kamu yakin pilih itu, itu di renk B, jadi banyak orang yang memiliki skill tersebut" kata dewi.


"Gak papa banyak yang punya, dari pada skill norak *dewa pedang*" kata ku


"Sriusan lama-lama ku buang ke neraka kamu loh" kata dewi.


Aku kembali melihat lihat di skill renk SS terkejutnya aku melihat skill yang sangat luar biasa skill itu bernama.