
Seandainya aku bisa membatu mereka, jujur awalnya aku mengira para ouner ini sebuah ancaman atau mahkluk nyebelin yang seharusnya aku tidak berurusan dengan mereka, namun setelah mendengar masa lalunya dan melihat tempat tinggal mereka seperti ini hati nurani ku bergerak di tambah aku sudah membunuh beberapa dari mereka.
Tunggu aku bisa membantu mereka tapi juga memanfaatkan mereka hehehe aku takut dengan otak ku sendiri.
"Oi iblis aneh (iblis itu pun menengok ke arah ku) aku bisa membantu mereka tapi aku minta bantuan mu?" Aku mengajukan tawaran.
"Beneran apa yang bisa aku bantu" kata orang aneh itu
"Jadi kamu setuju ya, hehe" aku tersenyum lebar seperti orang mesum.
Aku menjelaskan rencana untuk membuat para ouner itu, 30 menit sudah berlalu dan kelihatannya dia ragu ini cuma perasaan ku aku tidak bisa melihat mukanya karena dia masih memakai topeng monyet tersebut.
"Tunggu bukanya kamu cuma memanfaatkan mereka" kata orang aneh itu
Ketahan dah aku harus berkata apa lagian orang dengan penampilan aneh otaknya pintar juga bukanya makin aneh, ayo berfikir untuk mengakali dia.
"Bu, bukan memanfaatkan para ouner tapi ini demi kebaikan mereka kita saling menguntungkan" kata ku terucap dengan sendirinya.
"Saling mengunakan, dari mananya?" Kata orang aneh itu
"Gini aku jelaskan lagi aku memperkerjakan mereka untuk membunuh para monster slem licin dan mayat slem licin akan aku kelola, setelah dapat uang kita bagi bersama" tentu saja 70% hasilnya aku, 30% kalian, aku tidak licik ya ini bisnis sumua halal dalam hal bisnis, ingat baik-baik itu ya ini penting dalam kehidupan nyata.
"Hmm oke, tapi malshnya mereka beneran bisa membunuh monster itu atau tidak?" Kata iblis aneh
"Santai saja kita lihat aja dulu besok" kata ku.
Aku keluar dari goa bawah tanah itu dan kembali ke rumah, dari Slem yang tadi aku dapatkan aku langsung memerasnya bersama ibu ku, orang tua ku tidak masalah lagi dengan aku yang memburu mosnter.
Besok paginya aku dan ibu ku menjual ayam goreng lagi sampai habis, dan Ayah ku di rumah sedang mencabuti bulu ayam yang dia dapatkan lagi, kami sudah tidak menjual daging ayam ke penjual daging lagi tapi untuk penjualan ayam goreng.
Tak di sangka baru jam 10 siang semua ayah goreng ku terjual habis, aku dan ibuku menutup stap, aku pulang ibuku pulang dulu ke rumah dan aku masih di pasar untuk membeli stap penjualan ku yang baru, karena yang tapi sudah berlubang di terpalnya aku harus beli yang baru karena besok adalah musim hujan.
Sore hari pun tiba aku kembali ke pohon laknat aku tidak masuk ke dalam pohon itu tapi aku menunggu iblis aneh itu.
"Ini sudah jam 3 seharusnya dia sudah ada di sini dari tadi, mana coba tuh iblis aneh"
Tak lama dia muncul seorang dia memakai celana panjang pakai baju juaga namun masih pake tuh topeng monyetnya, biaknya Makin terlihat normal malah terlihat makin aneh, cuma untuk lepas tuh topeng apa masalnya sih.
"Halo nak" salam iblis aneh itu
"Mana para ouner, mereka tidak bersama mu" kata ku
"Ouh... (Bergoyang gerakan aneh) Oa lalal au.... Naha Naha au..." Kata iblis aneh itu, apa mungkin ini mantra ya, ah entah lah bodoh amat nih iblis sudah tidak tertolong lagi.
Dengan kata-kata aneh dan goyangan anehnya, gak tau gimana teorinya para ouner muncul dari tanah, sumpah ini terlihat seperti zombie bangkit dari kubur seperti film-film.
"Nah sekarang apa langsung uji coba?" Tanya iblis aneh tersebut.
"Oke lest go" kata ku
"Lest go apa maksudnya, ha-ha-ha kamu punya kata-kata aneh ya, ha-ha-ha" kata iblis aneh
Bukannya terbalik biaknya kamu yang lebih aneh lagi, dengan goyangan dan bahasa aneh tadi, ah Adah lah aku gak usah tanggapi biarkan saja dia mau berkata apa.
"Maaf maksudku adalah ayo kita masuk gitu" kata ku
"Lh gitu doang gak ada lelucon gitu, dari kemarin gak ada lelucon loh apa benar ini novel gener comedy"
"Lah itu loh sudah buat lelucon"
Aku, iblis aneh, dan beberapa ouner masuk ke dalam pohon dan sempailh di lantai pertama monster pertama, aku cuma dia melihat para ouner bertarung, seperti dibilang dalam sejarah mereka bertarung dengan tangan kosong hanya memakai kuku dan teknik bertanya yang lincah. Lompat sini lompat sama cakar sini cakar Sana wah Pokoknya lincah dan saling kerja sama.
Sekarang aku tidak heran mengapa pada masanya pasukan ouner di takuti oleh pasukan para pahlawan. Setelah semua monster di lantai 1 kalahkan kami langsung lanjut ke selanjutnya, aku akan menyikat ceritanya, di lantai 2,3,4, bahkan 5 para ouner bisa mengalahkan para monster di lantai-lantai itu.
Tiba lah kita di lantai 6 tempat para monster slem licin berada, di lantai ini aku mulai waspada aku mengeluarkan senjata pistol dan pelontar api, untuk jaga-jaga jika para ouner kesusahan aku akan langsung menghadapi mosnter slem licin sebelum terjadinya korban jiwa.
Sangat mengejutkan mereka bisa mengalahkan semua monster slem licin tersebut aku heran aku dulu sangat kesusahan melawan slem licin lah mereka dengan cepat bisa membunuh semua slem icin.
"Wah oke sudah terbukti pada ouner ini sangat kuat" kata iblis aneh.
Tampa pikir panjang aku langsung membuat kerjasama sama dengan mereka, si iblis aneh itu pun setuju, sih iblis aneh itu berbicara atau berdiskusi dengan para ouner. Beberapa menit kemudian iblis aneh menjawab.
"Oke kami Setuju"
Beberapa hari sudah berlalu bisnis ku ayam goreng berjalan lancar aku tidak usah repot-repot ke pohon laknat itu lagi dan aku bisa fokus untuk memburu ayam liar bersama ayahnya ku, aku menjadikan iblis aneh itu sebagai menrjer dari pertambangan pohon laknat itu dan dia bekerja sebagai pentar mayat monster slem lecin ke aku.
2 tahun sudah berlalu, pasti kalian bertanya kepada langsung lompat sejauh itu, itu karena aku sudah tidak punya cerita lagi di umur 10 tahun, meskipun ada pasti itu sangat membosankan bagi kalian.
2 tahun sudah berlalu bisnis ku berjalan sangat sukses awalnya kami berjualan di staf terpal sekarang aku sudah punya toko ayam goreng bahkan kami punya menu baru yaitu ayam goreng oriental, ayam goreng rasa bumbu kacang, ayam goreng rasa pedas, dan lain-lain farian rasa.
Aku juga punya beberapa karianwan di toko ku, sedang kan penyetok minyak goreng ku masih lancar para ouner, gaji yang tiap bulan aku berikan kepada para ouner.