new life new world

new life new world
mencari expi



Seminggu setelah aku dari goa, selama seminggu ini aku membut sesuatu, yang pertama aku membuat rumah pohon jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah ku cuma 4 meter dari rumah dan 2 meter ke dalam hutan.


Dari mana aku mendapatkan bahannya tentu saja aku juga membuatnya aku ambil kaya langsung dari akarnya dengan elemen tanah, aku memotong nya dengan elemen angin sekalian menghaluskannya setelah bahan terkumpul langsung aku bangun rumah pohon dengan bantuan ibu, kata ibu ku dia pernah buat rumah pohon saat dia masih kecil yang membuat aku heran kenapa ibu ku tidak penasaran dari mana aku mendapatkan bahannya.


Setelah jadi rumah pohonnya masih ada bahan-bahan sisa, dari pada mubazir aku gunakan untuk membuat senjata, senjata yang aku buat adalah panah karena saat di alam dewa aku memilih job archar kalian pasti sudah paham dari film-film atau dari game kalo kebanyakan archar pasti pake panah.


Dan tali panahnya terbuat dari akar pohon karena di dunia ini tali itu karena tali pada umumnya yang bisa kalian lihat langkah di sini sekali lagi aku tidak tau kenapa tentu saja banranh yang langka pasti harganya sangat mahal aku tidak punya uang untuk membelinya lagian itu hanya sebuah tali, karena itu aku membuat panah mengunakan akar untuk talinya.


Aku membuat panah secara diam-diam aku tidak di bantu ibu maupun ayah ku dari mana aku bisa membuatnya, aku menemukan buku proses membuat panah dan buku itu adalah buku punya ayah ku sedah ku terangkan kan pekerjaan ayah ku adalah seorang pemburu dia mengatakan panah untuk memburu.


Di buku itu tertulis sangat detil cara pembuatan panah mulai dari pembentukan sampai lengkungan yang pas untuk panah, karena buku ini aku sangat terbantu lagi-lagi aku tidak tau buku itu buatan ayah ku sendiri atau beli dari toko buku karena di dunia ini membuat buku masih mengunakan tulisan tangan bukan dengan cara pake komputer tinggal print trus jadi lah sebuah buku.


Untuk anak panahnya aku juga melihat dari panduan buku, bulu yang aku gunakan dari bulu ayam hasil dari buruan ayah ku, sebelum di jual di pasaran buku itu di cabut oleh ibu ku sebenarnya bulu-bulu ini untuk membuat anak panah ayah ku karena sangat bayak sampai mengunug aku juga mengambilnya mungkin tidak akan ketahuan kalo aku mengambilnya, dan ujung dari anak panah ku, ku buat dari batu dengan elemen tanah dengan mudah aku membuat batu runcing, karena saat ini aku belum bisa mengendalikan besi dari elemen tanah mungkin aku akan menggantinya dari besi jika aku sudah bisa mengendalikan besi.


Apa tujuan ku membuat rumah pohon dan panah?, Past kalian sudah peham tujuan ku membuat panah tapi kenapa harus membuat rumah pohon juga. Itu karena saat siang hari aku harus menjaga adik ku aku baru bebas saat malam hari.


Saat malam ku memburu monster untuk naik level dan saat siang aku menjaga adik ku karena itu tujuan ku membuat rumah pohon, adik ku bermain dengan mainan yang aku buat juga dari kayu sisa bisa di bilang mainan karajinan kayu, aku membuat mobil-mobilan, kincil angin dan beberapa mainan anak-anak lainnya.


Sedangkan adik ku bermain di rumah pohon aku juga tidur di rumah pohon, btw rumah pohon ku buat layaknya rumah bisa tertutup rapat ada pintunya yang bisa di kunci dan jendela yang bisa di buka tutup jadi aku bisa tidur dengan tenang tidak khawatir kalo adik ku terjatuh dari rumah pohon. Di rumah pohon sangat sejuk cocok banget untuk tidur siang bukan seperti rumah ku yang seperti gubuk yang sangat panas saat musim panas.


Saat ini sekitar jam 11 malam aku berada di tengah hutan di atas pohon aku sedang melihat desa goblin, ada sekitar 21 goblin yang Tigal di situ, ini adalah makanan yang enak untuk naik level, oke panah siap anak panah ku juga ada 40 biji, cukup lah untuk membunuh semua yang ada di sana.


"Tari nafas (narik napas) tahan, skill mata elang aktif, incar target oke terlihat jelas, hitung arah angin, oke bagus sekarang tembak"


Seketika para goblin itu kebingungan dan mulai siap siaga, tapi itulah tujuan ku sebenarnya, para goblin terdiam karena waspada bukan lagi jalan-jalan seperti tadi, ini jauh lebih mudah untuk menghujani mereka dengan anak panah ku.


"Hehe kalian bodoh sekaki, elemen angin cabang ke 1 hembusan angin"


Itu bertujuan saat aku menghujani mereka dengan anak panah ku tentu saja aku akan asal tembak bukan seperti tadi yang harus fokus untuk mengenai goblin dengan satu Serang satu nyawa melayang, seperti kata franco one hit one kill.


Hembusan angin itu akan memper kuat daya laju anak panah ku tentu saja itu akan menambah demage hujan anak panah ku pun akan sangat mematikan, dan para goblin itu pun mati semua expi pun mengalir layaknya air mengalir, apa kah aku selesai begitu saja? Tidak saat goblin itu mati semua aku turun dari pohon dan mengecek isi rumah mereka siapa tau ada goblin yang lagi bersembunyi di dalam rumah.


Yap dugaan ku benar di dalam rumah ada goblin wanita dan beberapa anak-anak, aku tidak akan membunuhnya apa karena aku merasa kasian?, Tidak anak-anak itu akan tumbuh besar dan pasti mereka akan selalu tinggal di desa itu saat mereka sudah besar, aku akan datang ke desa itu lagi untuk mencari expi, hehe terdengar sangat kejam ya desa goblin itu kayaknya tambang expi bagi ku.


Setelah dari desa itu aku belum pulang aku mencari monster lagi sudah ketemu dan sudah ku bunuh aku mencari lagi dan lagi, aku pulang saat matahari hampir terbit aku mengunakan teknik terbang biar lebih cepat sampai rumah kalo sampai keduluan orang tua ku bangun bisa-bisa aku akan dapat jewer dan pukulan dari ibu ku.


Ku jalani kegiatan seperti itu selama 3 bulan dan aku mulai bosan, padahal elemen tanah cabang ke 15 belum kebuka.


"Ahh bosan monster di sini terus-terusan sama dan makin hari makin lama ya wajar sih aku juga sudah naik level banyak, besok ikut ibu pergi ke desa apa yaa aku juga belum pernah ke desa".


Esoknya aku, ibu, dan adik ku yang aku gendong karena ibu ku lagi membawa beberapa daging untuk di jual di pasar.


"Hmm ini baru pertama kalinya aku ke desa, aku juga mendapat kan informasi tentang ras iblis"


Informasi yang aku maksud adalah...