My Pilot My CEO

My Pilot My CEO
Diam nya Leo dan Cia



"oh iya ngomong-ngomong soal cita-cita kenapa kamu juga gak lanjutin cita-cita kamu?"tanya Alen pada Kenzo


"maksud kamu gimana sayang hemm"tanya Kenzo pada Alen


"emmm itu... bukan kah kamu dulu seorang pilot,kenapa kamu ngak ngelanjutin jadi pilot lagi" tanya Alen agak ragu


"kamu mau aku jadi pilot lagi?" tanya Kenzo pada Alen


"kenapa nggak itu kan cita-cita kamu kenapa ngak kamu lanjutin , bukan kah itu keren?"ucap Alen antusias


"benarkah,apa menurut kamu lebih keren pilot daripada CEO?"tanya Kenzo dengan senyuman yang membuat Alen gugup


"emm emm CEO juga keren, tapi cita-cita kamu sebenarnya kan pilot jadi kenapa gak nerusin lagi , seperti kamu nyuruh aku pindah ke RS untuk kerja sambil belajar untuk mengejar cita-cita ku,kamu juga bisa ngejar cita-cita kamu lagi kan" ucap Alen yang masih gugup


"entahlah aku akan memikirkan nya nanti" ucap Kenzo tersenyum lagi kemudian melajukan mobil nya menuju rumah Alen


setelah mengantar Alen pulang dan berpamitan pada ibu Alen dan juga Andra


Kenzo pun mengemudikan mobilnya menuju ke rumah nya


setelah sampai dia pun segera masuk ke kamar nya dan merebahkan diri nya di kamar king size nya


sementara cia dan Leo yang sedang asik menonton televisi heran melihat kedatangan Kakak nya yang tumben tidak menyapa mereka atau duduk bergabung bersama mereka di ruang tamu


bahkan tadi Kenzo dengan santai nya melewati mereka berdua


mereka berdua merasa terabaikan dengan sikap kakak nya itu yang tiba-tiba jadi aneh tak seperti biasanya


"hust dek, lu ada salah sama bang Ken?" tanya Leo pada adiknya


"engga tuh kak,Cia gak ngerasa buat salah" ucap Cia mengelak


"lah terus tu Abang Ken kenapa tumben nyelonong gitu aja gak nyapa kita lagi" tanya Leo pada Cia


"emm ya gak tau,kak Leo kali ada buat salah"ucap Cia menuduh Leo yang sedang ada masalah sama Kenzo


"dih gak lah gue ga ada salah juga sama bang Ken" ucap Leo membela diri


"nah ya udah klo gitu gue juga penasaran dek" ucap Leo kemudian


Keesokan harinya di rumah Kenzo mereka sedang berkumpul untuk sarapan pagi,ada papa James juga yang baru pulang semalam waktu semua sudah tidur di kamar masing-masing


saat makan mereka hanya diam tidak ada yang bersuara,


hanya dentuman sendok dan garpu yang bersuara


sesudah makan Kenzo pun heran melihat kedua adik nya yang diam memperhatikan nya


"kalian berdua ngapain ngelihatin gitu" tanya Kenzo pada kedua adiknya


"gak kok ga ada ,aku ga lihat in kakak" ucap Cia mengelak


"iya mana ada kita lihatin Abang" ucap Leo juga membela diri


"terus ngapain tadi kayak diem-diem an gitu" tanya Kenzo lagi


mereka pun hanya menggeleng kan kepala nya


"shitt kalian itu kenapa sih?"tanya Kenzo pada kedua adik nya


"kakak yang kenapa,kenapa tadi malem waktu pulang lewat gitu aja gak nyapa kita,kakak ada masalah sama kita" ucap Cia yang akhirnya berbicara terus terang pada Kenzo


sementara Leo hanya diam membiarkan Cia yang memberi tau Abang nya ,apa kesalahan abangnya yang menyebabkan dia dan Cia marah pada Abang nya itu


"oh itu maaf tadi malem kakak lagi ada banyak fikiran juga capek, jadi gak tau ada kalian tadi malem,gak sempet nyapa" ucap Kenzo pada adiknya


"sudah-sudah kalian tu pagi-pagi sudah berantem aja" ucap mama Michelle melerai


"iya bener kata mama kalian, kalian udah besar jangan bersikap kekanak-kanakan faham" tambah papa James


hayo lho papa James marah nih sama 3 bersaudara ini,apa yang akan mereka lakukan ya


yuk simak kelanjutan nya.....