
jadi saat ini yang berada di RS hanya Alen yang menemani Kenzo.
suasana pun menjadi canggung saat ini
"emm kamu butuh apa sekarang?" tanya Alen canggung
"aku butuh kamu,cuma kamu" ucap Kenzo tersenyum pada Alen
"aduh apa yang harus ku lakukan,bukankah kita memang sepasang kekasih,tapi kenapa aku canggung banget setelah ciuman itu,akhhh aku harus gimana??"batin Alen frustasi
"sayang ,duduk sini kenapa berdiri saja" ucap Kenzo menyuruh Alen duduk karena Alen dari tadi hanya berdiri
Alen pun kemudian duduk di dekat Kenzo
"sayang maafin aku ya"ucap Kenzo tiba-tiba pada Alen ,Alen pun terkejut kenapa Kenzo meminta maaf padanya
"maaf soal apa,kan kamu ga salah apa-apa ke aku" ucap Alen binggung
"maaf karena ga bisa jagain kamu ,ini sudah ke 2 kali nya kamu di culik,aku gak bisa ngelindungin kamu,jadi maafin aku" ucap Kenzo sendu
"kenapa kamu minta maaf,harusnya aku yang minta maaf karena aku kamu jadi terluka seperti ini" ucap Alen pada Kenzo
"jika aku harus terluka karena ngelindungin kamu aku gapapa sayang,bahkan jika aku harus ngorbanin nyawa aku buat kamu aku juga rela sayang" ucap Kenzo pada Alen
Alen pun segera menutup mulut Kenzo dengan jari telunjuk nya
"hustt apa yang kamu bicarakan, bahkan jika kamu rela mati demi aku,aku ga akan rela,kamu fikir setelah itu aku bahagia"ucap Alen sambil meneteskan air mata nya
Kenzo pun menarik tangan Alen yang berada di bibir nya kemudian menarik Alen lagi dan mencium bibirnya sekilas
"maafin aku,aku ga akan bicara seperti itu lagi jika kamu tidak suka" ucap Kenzo pada Alen
lalu kemudian Kenzo pun memeluk Alen
beberapa hari sudah berlalu dan mereka kembali ke keseharian masing-masing
Kenzo saat ini sedang berada di ruangan alen
"sayang kamu seharusnya mulai sekarang ga usah kerja lagi, supaya kamu lebih fokus untuk kuliah kamu" ucap Kenzo pada Alen
"tapi sayang aku suka kerja di sini,aku cuma mau cari pengalaman aja"ucap Alen pada Kenzo
"bukankah dulu kamu kerja untuk biaya kuliah,tapi sekarang kan ceritanya beda,kamu pacar Kenzo Afredo dan adik dari Andra, bukan kah kita bisa membiayai kuliah kamu,lagian kampus itu juga saham terbesarnya adalah milikku" ucap Kenzo dengan arogan nya
"aih kenapa sikap arogan itu masih ada aja di kamu" ucap Alen kesal
"hehe maaf"ucap Kenzo tersenyum canggung
"iya dimaafkan" ucap Alen kemudian
"tapi kan sayang kamu bilang kamu ingin mencari pengalaman,tapi kenapa kamu kerja di kantor ,apa gak lebih baik kamu kerja di rumah sakit,kan kamu kuliah kedokteran"ucap Kenzo memberi saran
" hemm dulu aku udah coba sayang buat kerja di rumah sakit,entah sebagai staf atau apapun,tapi mereka menolak aku,dan cuma perusahaan ini yang mau menerima aku"ucap Alen sendu
"rumah sakit mana yang berani nolak kamu" tanya Kenzo pada Alen
"RS Medika Sejahtera sayang" ucap Alen pada Kenzo
"Hem baiklah,sudah ya jangan sedih lagi,kamu sekarang Sama aku jadi aku ga akan biarin kamu sedih lagi" ucap Kenzo pada Alen
"iya sayang makasih ya buat semua nya "ucap Alen pada Kenzo
"asal kamu bahagia apapun akan aku lakukan sayang" ucap Kenzo yang membuat Alen tersipu
"ya sudah kalau begitu kamu bisa lanjut kerja aku ada urusan sebentar dengan Andra" ucap Kenzo kemudian dia mencium kening Alen dan pergi meninggalkan ruangan alen
setelah itu Kenzo pun menuju ke ruangan nya dan memanggil Andra..