
"oh ya sayang tadi kamu bahas apa sama kak Dimas kelihatan nya serius banget?"tanya Alen yang dari tadi sebenarnya waktu dia bermain dengan si kembar,dia juga sedang memperhatikan Kenzo
walaupun posisi nya agak jauh tapi Alen menyadari bahwa kenzo dan Dimas sedang membahas hal yang sangat serius
Kenzo pun menghentikan mobilnya
"kok berhenti sayang?"tanya Alen binggung ketika Kenzo menghentikan mobilnya secara tiba-tiba
"jadi kamu tadi memperhatikan aku ya?"ucap Kenzo menggoda Alen
Alen pun gugup karena dia ketahuan bahwa dia tadi sedang memperhatikan Kenzo
"eng-engga kok tadi aku gak sengaja lihat kamu sama kak Dimas ngomong serius,jadi ya aku kepo itu aja kok" ucap Alen mencari alasan
"oh ya?,tapi kenapa gugup gitu" goda Kenzo lagi
"ih gak tuh ga gugup kok"ucap Alen mengelak
"bener ga gugup,tapi itu kenapa wajah nya merah gitu"ucap Kenzo yang membuat Alen makin gugup plus salting
"ah sudah ah lupain aja ,udah yuk lanjut pulang"ucap Alen mengalihkan pembicaraan
"bener nih gak mau tau apa yang aku bahas sama Dimas tadi?"tanya Kenzo pada Alen
"yakin nih?" tanya Kenzo lagi
"tau ah terserah kalau gak mau ngasih tau"ucap Alen kesal
"haha lucu banget sih sayang ku ini"ucap Kenzo gemas pada Alen
"ih apaan si, nyebelin deh" ucap Alen yang masih kesal
"baiklah aku akan cerita sayang,tapi kamu harus janji dulu ya sama aku" ucap Kenzo pada Alen
"janji soal apa sayang" tanya Alen binggung
"janji apapun yang aku ceritakan ini jangan membuat kamu kepikiran ya, gimana bisa gak?" tanya Kenzo hati-hati
"oh aku kira janji apa,kalau gitu aku janji deh gak akan kepikiran apapun cerita kamu ini" ucap Alen berjanji pada Kenzo
kemudian Kenzo pun menceritakan tentang hal yang dia bahas bersama Dimas tadi termasuk tentang siapa Helena,awalnya Alen gak percaya apa yang di ceritakan Ken tentang Helena karena menurut Alen Helena sangat baik padanya,tapi apa yang di ceritakan Ken juga masuk akal bagi nya,Alen juga percaya Kenzo tidak mungkin mengarang cerita tentang Helena begitu saja,dan karena Alen sudah janji pada Kenzo untuk tidak memikirkan cerita itu jadi Alen segera melupakan cerita itu dan tak memikirkan nya ,toh selama Helena tidak macam-macam juga apa yang perlu di fikirin iya kan?
setelah selesai bercerita Kenzo melajukan kembali mobilnya menuju ke rumah Andra
setelah mengantar Alen Kenzo pun pulang ke rumahnya
dia pun merebahkan dirinya di sofa,di sofa itu ada Leo dan Cia yang lagi asik dengan gadget masing-masing, sementara mama Michelle dan papa James sudah istirahat di kamar.
"halo semua" sapa Kenzo pada kedua adiknya
"oh hai kak Ken"sapa Cia balik
"woh halo bang,capek banget lu kayaknya " ucap Leo pada Kenzo
"ya gitulah le seperti yang Lo lihat" ucap Kenzo pada Leo
"ada masalah lu bang,kayak gak semangat banget " ucap Leo yang menyadari ketika Abang nya itu sedang dalam masalah
"iya le tadi gue baru dari rumah nya Rere"ucap Kenzo bercerita
Cia yang mendengar nama Rere pun ikut penasaran
"maksud kak Ken Renita?"tanya cia pada Kenzo
"iya ci,Alen ngajak kesana buat ketemu sama anak-anak nya Rere" ucap kenzo pada Cia
"oh gitu ya, kenapa kalian gak ngajak aku,aku juga pengen lihat anaknya Rere" ucap Cia kesal
"ya gak tau ci kalau mau kesana,tadi tiba-tiba aja di jalan Alen pengen ke rumah Rere" ucap kenzo menjelaskan
"weit tunggu,terus kalau gitu, apa yang buat lu kayak ada masalah gitu?"tanya Leo heran pada Abang nya itu
"ya sebenarnya tadi gue ngobrol ma Dimas le ,trus kita ada bahas soal Helena " ucap Kenzo yang membuat Leo sedikit terkejut
"Helena yang dulu terobsesi sama Dimas,tapi Dimas lebih milih Rere?"tanya Leo memastikan