
baru kali ini Kenzo memohon kepada seseorang apalagi dia adalah seorang wanita,entah kenapa dia begitu takut melihat perubahan sikap Alen padanya
"Kenapa tuan minta maaf,tuan tidak salah sama saya kok" ucap Alen santai kemudian mematikan komputer nya
"oh ya tugas saya sudah selesai,kalau tidak ada yang tuan butuhkan dari saya,saya mau permisi pulang" ucap Alen lagi
"biar aku yang mengantar kamu" ucap Kenzo
"saya bisa pulang sendiri tuan" ucap Alen kemudian berlalu
namun tiba-tiba Kenzo memeluknya dari belakang yang membuat Alen terkejut
"apa yang tuan lakukan tolong lepaskan " ucap Alen memberontak mencoba melepaskan pelukan Kenzo
"tidak aku tak mau lepasin kamu Len,aku gak mau kamu pergi" ucap Kenzo
"tapi saya harus pulang tuan" ucap Alen kemudian
"biarkan saya yang mengantar kamu" ucap Kenzo
"tidak tuan,saya tidak mau merepotkan " ucap Alen
"jika kamu marah sama saya, saya minta maaf tapi tolong jangan buat saya jadi begini len,jangan menjauhkan diri kamu dari saya,saya takut kehilangan kamu Len,saya sangat mencintai kamu " ucap Kenzo mengatakan perasaan nya pada Alen
deg
jantung Alen berdetak kencang disaat Kenzo menyatakan perasaannya, perlawanan yang tadi Alen lakukan untuk melepaskan dirinya dari pelukan Kenzo pun tak dia lakukan lagi dia begitu terkejut saat ini.
"ap_pa yang tuan katakan" ucap Alen gugup
Kenzo pun langsung memutar badan Alen supaya menghadap ke arahnya
"iya Alen, aku mencintai kamu,entah sejak kapan tapi aku begitu takut jika kamu meninggalkan ku,aku takut kamu mengabaikan ku,aku begitu takut Len,aku sangat mencintaimu Alen"ucap Kenzo berkaca-kaca
"apa tuan bercanda" ucap Alen gugup
"apa aku kelihatan bercanda Len" ucap Kenzo
Alen pun menunduk kan kepala nya,lalu Kenzo pun mengangkat lembut dagu Alen
"apa kamu tidak percaya cinta saya Len,apa yang harus saya lakukan supaya kamu percaya kalau saya mencintai kamu" ucap Kenzo menatap mata Alen
"Alen takut tuan" ucap Alen dengan bibir bergetar
"apa yang kamu takuti Len?"tanya Kenzo heran
"saya takut kalau saya di bilang merebut anda dari nona Diana" ucap Alen jujur
"kenapa harus takut Len ,Diana sudah hilang dari hati ku ,dan aku juga tidak akan kembali sama dia,oh ya soal dia menciumku tadi aku pun terkejut tiba-tiba dia datang dan melakukan itu ,itu juga bukan keinginan ku,kalau aku bisa menolaknya sudah aku tolak Len,tapi itu begitu cepat" jelas Kenzo panjang lebar
"tapi bagaimana dengan nona Diana tuan,dia seperti nya masih mencintai anda" ucap Alen
"aku ga perduli Len ,yang aku perduli in sekarang cuma kamu,aku ga mau kehilangan kamu,aku mohon Len kembali lah jadi Alen yang aku kenal,aku tersiksa kalau kamu bersikap begitu formal padaku" ucap Kenzo sendu
"maafin Alen kak,udah buat kakak sedih ,Alen gak tau kalau kakak begitu tersiksa dengan kelakuan Alen tadi " ucap Alen yang merasa bersalah dengan Kenzo
"gapapa kok Len aku ngerti,maafin aku juga kalau aku tidak sengaja menyakiti perasaan mu tadi" ucap Kenzo
" Alen udah maafin kakak kok" ucap Alen
tiba-tiba Kenzo langsung mengecup bibir Alen
"terimakasih sayang " ucap Kenzo setelah melakukan itu
Alen begitu terkejut dan jantung nya dag Dig dug seperti mau loncat keluar sangking terkejutnya dengan perlakuan Kenzo padanya..