
Renita pun tidak memperdulikan Helena lagi dan segera mencari putra nya di beberapa ruangan yang berada di rumah tersebut
setelah mencari bersama-sama akhirnya mereka menemukan Arden yang sedang menangis
dia saat ini berada di kamar Helena sambil menangis karena merindukan ibu dan ayahnya juga adik kembar nya
begitu menemukan Arden Renita lagsung memeluk putranya itu
"sudah sayang mama sudah di sini,maafin mama ya sudah lalai menjaga kamu" ucap Renita memeluk putranya dan kemudian menciumi wajah putra nya itu
"Alhamdulillah Arden baik-baik saja re,dokter Helena gak buat sesuatu yang buruk pada Arden" ucap Alen senang karena Arden dalam keadaan baik meskipun Arden menangis merindukan keluarga nya
"iya Len , Alhamdulillah Len aku gak bisa bayangin kalau dia kenapa napa"
"oh iya Ken Lo bener soal semalam, bahwa Helena ga akan nyakitin Arden,maaf ya kalau gue bentak Lo kemaren" ucap Renita merasa bersalah pada Kenzo
"santai aja re,yang penting Arden baik-baik saja" ucap Kenzo santai
"oh ya terimakasih juga Lo bantuin gue nemuin alamat Helena "ucap Renita menambahkan
Kenzo pun hanya mengangguk pada Renita
"gue juga terimakasih banyak Ken ,Lo udah bantu gue dan Rere"ucap Dimas berterimakasih pada Kenzo karena sudah membantunya
"itu tugas gue ,kalian kan juga sepupu gue,iya gak le" ucap Kenzo sambil melirik Leo yang juga berada tak jauh darinya
"yoi bang"ucap Leo kemudian
kemudian setelah itu mereka semua pun pulang ke rumah masing-masing ada juga yang kembali ke pekerjaan masing-masing
setelah kejadian itu tidak ada lagi kejadian yang buruk,semua sudah menjadi normal seperti biasanya,
Helena juga sudah di penjara dalam waktu yang lama,Alen juga mempunyai dokter privat yang baru yang tentunya lebih baik dari Helena.
sementara Kenzo juga sudah menjadi seorang pilot lagi dan sudah mulai menerbangkan banyak pesawat karena dia juga sudah mendapatkan izin penerbangan saat ini,
sampai suatu saat hari besar yang di nanti Alen pun tiba yaitu hari dilantik nya dia sebagai seorang dokter ,Alen sangat senang karena cita-cita nya bisa tercapai dia berharap Kenzo akan datang di acara pelantikan nya hari ini...
sampai acara pelantikan tiba dan Alen sudah di resmikan untuk menjadi dokter dan mengucapkan sumpah seorang dokter,
akan tetapi Kenzo tidak hadir di acara itu,
Alen begitu sedih walaupun semua keluarga nya hadir tapi kenapa Kenzo tidak hadir,padahal Kenzo adalah kekasihnya dan Kenzo juga ikut mendukung nya untuk mengejar cita-cita nya,tapi saat ini kenapa Kenzo tidak hadir,kemana Kenzo sebenarnya, pertanyaan itu berputar di fikiran Alen
Karena ibu Ratih melihat putrinya yang kelihatan murung, akhirnya dia bertanya pada putrinya itu
"nak mikirin apa kok diem dari tadi?"tanya ibu Ratih pada putrinya
"gapapa kok Bu,Alen keluar dulu ya bentar,Alen ada urusan,ibu sama kak Andra dan Cia dulu ya" ucap Alen dengan senyuman yang di paksakan kemudian dia berjalan keluar dari halaman kampus
setelah itu Alen duduk di taman sekitar kampus,dan dia memikirkan Kenzo yang tidak datang padahal dia sudah menjadi dokter sekarang,apa Kenzo sedang sibuk di dunia penerbangan ya,itu lah saat ini yang menggangu fikiran Alen dan saat ini Alen hanyut dalam fikiran nya sendiri..
di saat Alen sedang melamun memikirkan itu seseorang membiusnya dari belakang dan membawanya pergi dari halaman kampus...