
setelah itu Diana pun naik ke lantai paling atas dan bertanya kepada karyawan yang lewat berpapasan dengannya di mana ruangan Kenzo , setelah tau Diana pun tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu
dia pun berjalan menghampiri Kenzo dan mencium pipi Kenzo tanpa melihat di ruangan itu juga ada Alen
Kenzo dan juga Alen pun sama-sama terkejut
"di Diana?" ucap Kenzo tidak percaya apa yang dia lihat
" hai sayang,lama ya tidak ketemu" ucap Diana
dan bagaimana dengan Alen?
jangan di tanya dia saat ini sedang menahan rasa sakit dan airmata yang mau keluar dari pelupuk matanya, entahlah Alen binggung perasaan apa ini,apa ini yang namanya cemburu??
"apa dia nona Diana,dia cantik sekali wajar jika dia menjadi kekasih kak Kenzo,hemm lebih baik aku keluar saja daripada mengganggu mereka"batin Alen
"emm tuan Kenzo saya permisi dulu ada kerjaan yang masih menunggu saya" ucap Alen pada Kenzo tanpa memanggil kak lagi lebih tepatnya Alen kembali memanggil Kenzo dengan embel-embel tuan
sebelum Kenzo menjawab Alen lebih dulu meninggalkan ruangan tersebut ,jelas tak sopan tapi apa boleh buat hatinya saat ini begitu berantakan
setelah kepergian Alen dari ruangan
"siapa Ken?" tanya Diana
"wakil sekretaris" ucap Kenzo dingin
"oh jadi tadi wakil sekertaris kamu" ucap Diana
" iya" ucap Kenzo singkat
"hemm Ken kamu gak kangen aku apa,padahal aku kangen banget loh sama kamu" ucap Diana manja
"kemana aja kamu selama ini?" tanya Kenzo mengalihkan pembicaraan
"aku emm maafin aku Ken, bukan nya aku mau ninggalin kamu aku minta maaf waktu itu ada yang ingin membunuhku entah siapa sehingga mobil ku masuk ke dalam jurang ,aku berhasil keluar saat seseorang menyelamatkan ku , sebenarnya dia ingin mengantarku pulang tapi kamu tau kan hubungan ku dan orang tuaku tidak baik,sebab itu aku memutuskan ikut seseorang itu ke luar negeri untuk menghilang supaya semua menganggap ku sudah tiada dan aku bisa mencari tau siapa yang ingin mencelakai ku" ucap Diana sambil menangis tersedu-sedu
"lalu apakah kamu menemukan siapa yang ingin mencelakai kamu" tanya Kenzo
"saat ini belum Ken" ucap Diana sendu
"lalu untuk apa kamu kembali,apa kamu tidak takut jika seseorang itu mencelakai kamu lagi?" tanya Kenzo
"apa kamu tidak suka aku kembali Ken" ucap Diana berkaca-kaca
"bukan begitu maksutku ,tapi aku takut seseorang itu akan kembali mencelakai kamu" ucap Kenzo
"aku kembali karena sudah cukup aku pergi Ken,aku begitu merindukan kamu,karena yang ada dipikiran ku hanya kamu,mungkin seseorang yang ingin mencelakai ku sudah pergi setelah beberapa tahun ini dan melupakan aku karena berfikir aku sudah mati, makanya aku berani kembali ke sini" jelas Diana sambil terus menangis
karena tidak tega Kenzo pun langsung berdiri dari kursinya dan memeluk Diana untuk menenangkan nya.