
sementara itu Alen saat ini sedang berada di toilet dan masih gugup dengan apa yang di lakukan Kenzo padanya..
"ah kenapa aku gugup gini sih" ucap Alen pada dirinya sendiri
"ah ini gara-gara kak Kenzo , kenapa dia buat aku jadi kayak gini,malu banget sumpah,ini kenapa pipi juga merah gini, gimana nanti mau ketemu lagi kalau kayak gini,apa aku harus menghindari nya?,tapi nanti kalau dia sadar aku menghindari nya,dia akan marah,aaaaaa kak Ken benar-benar menyebalkan"ucap Alen kesal tapi sebenarnya dia sayang
"dulu dia arogan tapi sekarang manis banget, sikapnya buat aku merasa nyaman dekat sama dia" ucap Alen kemudian membasuh muka nya karena muka nya tadi juga sembab habis menangis
sementara itu cia masuk ke ruangan Kenzo setelah mamanya tadi
"kak kennnnnn" ucap Cia merengek pada kakak nya itu
"cantik nya kakak kenapa?" tanya Kenzo pada Cia
"kak Ken tau kakak buat semua orang khawatir tau gak" ucap Cia pada kakak nya
"hemm tapi sekarang sudah gapapa ci,kakak baik-baik aja" ucap Kenzo mengusap kepala adiknya itu
"oh ya kak tadi Alen kenapa kok buru-buru keluar " tanya cia menyelidik
"oh itu, gapapa kok ci" ucap Kenzo pada Cia
"oh iya dia dimana sekarang?" tanya Kenzo lagi mengalihkan perhatian
"dia ketoilet kak mungkin bentar lagi juga balik"ucap Cia pada Kenzo
"oh iya ci,kakak boleh minta tolong gak?" tanya Kenzo pada Cia
"minta tolong apa kak?" tanya cia pada Kenzo
"tolong nanti kalau Alen balik suruh dia yang jagain kakak ya,kalian pulang aja gapapa sekalian suruh supir bawain baju buat Alen" ucap Kenzo pada adiknya itu
"oh itu ,oke boss siyap" ucap Cia pada Kenzo
"oh iya Leo gimana keadaan nya ci?" tanya Kenzo yang memang tadi di beritahu oleh mama nya bahwa Leo yang mendonorkan darah nya buat Kenzo
"kak Leo gapapa kok kak,dia sama Reyna tadi Reyna bilang kak Leo gapapa"ucap Cia pada Kenzo
"baiklah kalau begitu, kalau kakak udah pulih kakak akan bicara dengan nya" ucap Kenzo pada Cia
"gak perlu tunggu Lo pulih bang,gue udah ada di sini" ucap Leo pada Abang nya kemudian Leo berjalan mendekati bangsal Abang nya itu
sementara Reyna sedang membeli makanan untuk semua nya
"oke karena kak Leo udah di sini,Cia keluar dulu,kata dokter tadi cuma 1 orang yang boleh masuk gantian" ucap Cia pada kedua kakak nya itu
"ya udah kalau gitu ci" ucap Kenzo pada Cia
"kalian cepet sembuh ok" ucap Cia lagi pada kedua kakak nya
kemudian dia meninggalkan mereka berdua dan keluar menemani mama nya yang tadi baru dari kamar Leo dan Leo minta di antar untuk menemui Kenzo
tapi Leo juga sudah memberitahu Reyna bahwa dia akan ke kamar Kenzo,Reyna pun mengerti,dan setelah mencari makan Reyna berpapasan dengan Alen
"loh Len ,kok disini ga jagain kak ken?"tanya Reyna
"eh Rey,aku baru dari toilet ini mau balik lagi ke ruang rawat nya kak Ken" ucap Alen
"bukan nya di ruang rawat ada toilet Len,kenapa gak disana aja?" tanya Reyna
"aduh gue harus jawab apa ,gak mungkin kan gue bilang ke Rey bahwa gue tadi malu karena kak Ken nyium gue terus gue buru-buru keluar untuk ngindarin kak Ken"batin Alen
"oh iya emang ada sih Rey,tapi gak enak lah ada mama juga di situ nanti lama soalnya yang jenguk kan gantian" ucap Alen mencari alasan
"oh gitu ya,ya udah bareng yuk,Leo juga ada di sana soalnya" ucap Reyna mengerti
"yuk Rey ,sini biar aku bantu bawa barang kamu" ucap Alen yang melihat Reyna yang membawa banyak barang
"oh ini makanan untuk kita semua Len "ucap Reyna
"oh makanan ya kirain tadi apa gitu,ya udah sini aku bantu bawa" ucap Alen
kemudian Reyna pun memberikan setengah bawa an nya pada Alen dan yang setengah nya lagi dia yang bawa..
buat pembaca kesayangan author jangan lupa follow author juga yuk....
dukungan kalian sangat berarti untuk author🙏