
"ah iya ini makan kok" ucap Alen kemudian memakan makanan itu
setelah itu Alen pun menghabiskan makanan nya dengan lahap
"gimana enak ga?" tanya Kenzo
"iya kak enak banget" ucap Alen senang
"ya udah kalau gitu abis ini istirahat ya,besok aku anter kamu pulang"ucap Kenzo menuju ke sofa di kamarnya dan membaringkan tubuhnya di sofa tersebut
"kak Kenzo ngapain tidur di situ" tanya Alen
"iya kan ga mungkin saya tidur bareng kamu" ucap Kenzo
"tapi aku gak enak kak,ini kamar kakak,masa kakak tidur di sofa" ucap Alen
kemudian Kenzo pun berdiri lalu menghampiri Alen
"lalu apa kamu mau kita tidur berdua Hem?" tanya Kenzo menggoda Alen sambil menatap nya dari dekat
"Bu bukan itu maksud nya" ucap Alen sedikit gugup karena Kenzo begitu dekat dengan nya
"lalu apa?" tanya Kenzo yang semakin mendekat kan wajahnya dengan Alen
"ma maksud Alen kak Kenzo bisa tidur di kasur ,Alen saja yang tidur di sofa" ucap Alen gugup dan jantungnya berdetak kencang karena Kenzo begitu dekat dengan nya
"tapi kalau saya mau tidur sama kamu gimana" ucap Kenzo yang semakin mendekat kan wajahnya dengan Alen hingga hidung mereka bersentuhan Alen pun memejamkan matanya
saat Kenzo melihat Alen menutup matanya kenzo pun kemudian menghentikan aksinya karena sebenarnya dia ingin mencium Alen tapi saat melihat Alen gugup dan menutup matanya dia jadi kasian akhirnya Kenzo pun memutuskan untuk kembali ke sofa
sementara Alen kemudian membuka matanya saat ini dia melihat Kenzo yang membaringkan dirinya di sofa lagi
"apa yang kamu lihat?" tanya Kenzo pada Alen yang melihatnya
"ti tidak kok kak,tapi apa gapapa kakak tidur di situ" ucap Alen gugup
"tidak apa,ya sudah istirahat sana ,atau mau aku lanjut yang tadi" ucap Kenzo menggoda Alen lagi
"ti tidak kak,ya udah Alen tidur dulu ya " ucap Alen buru-buru memakai selimut dan tidur
Kenzo pun tersenyum melihat tingkah Alen yang lucu menurut nya
setelah memastikan Alen tidur Kenzo pun juga tertidur di atas sofa
keesokan paginya di rumah Kenzo Alen terbangun pagi-pagi kemudian dia melihat Kenzo yang masih tertidur pulas di sofa
"tampan sekali kak Kenzo kalau lagi tidur seperti ini" gumam Alen
kemudian Alen pun turun ke bawah dia ingin minum dan dia sedang mencari dapur di rumah Kenzo karena rumah itu begitu besar jadi Alen binggung di mana dapurnya
disaat dia sedang binggung tiba-tiba seorang ART melihatnya dan bertanya
"nona ada yang bisa saya bantu" tanya art itu
"iya mbak saya mau tanya di mana dapur di sini,saya sangat haus" ucap Alen
"ah mari ikut saya nona" ucap art itu kemudian mengajak Alen ke dapur
"itu minumnya nona,ambil saja" ucap art itu
"terima kasih" ucap Alen
"sama-sama nona,ya sudah kalau begitu saya permisi dulu" ucap art itu kemudian pergi meninggalkan Alen
setelah dia minum dia melihat seseorang sedang sibuk di dapur dan memasak
"maaf Bu ,apa boleh saya bantu ibu masak" tanya Alen kepada pembantu di rumah itu
"eh nona,tidak perlu non ,nona kan tamu disini nanti tidak enak sama nyonya besar masa tamunya di suruh masak," ucap bibi tersenyum
"tidak apa Bu,mari saya bantu" ucap Alen tulus
"tapi non" ucap bibi khawatir
"tidak apa Bu,saya udah biasa masak kok,jadi apa yang bisa saya bantu" tanya Alen
"baiklah kalau nona memaksa,oh ya panggil saja saya bi ira saya pembantu di sini" ucap bi ira
"ah iya bi,okay kalau gitu saya bikin tumis ayam ini ya" ucap Alen kemudian mulai memasak
setelah selesai memasak mereka menyiapkan makanan di meja makan
Maaf ya buat pembaca setia author karena author jarang up, kadang up cuma 1 kali
karena author beberapa hari sedang tidak enak badan
doa'in author cepat sembuh ya biar bisa up lagi🥺
terimakasih 🥺