
"yups ,tumben pinter " ucap Reyhan
"ish kk adikmu ini emg pinter dari lahir tau,oh ya btw kk bantuin kak Ken apa?" tanya Reyna
Reyhan pun menunjukkan foto seseorang pada adiknya
"kamu tau foto ini namanya Alen " tanya Reyhan yang kemudian memberikan foto itu pada Reyna
Reyna pun menggambil dan melihat foto tersebut
"ini kan Alen temen aku kak ,tapi kita beda jurusan dia di kedokteran aku di keperawatan " ucap reyna
"oh ya" tanya Reyhan penasaran
" iya lah kak ngapain Rey boong kan kk tau Rey gimana" ucap reyna
"iya dek,terus pertanyaan kk sekarang nih kamu tau gak dia dimana?" tanya Reyhans
"eits sebelum adek kasih tau ,kk jawab dulu apa hubungan dia sama kak Ken?" tanya Reyna
"Ais kau ni selalu pengen tau "ucap Reyhan malas
" hehe kan kk tau aku gimana,jadi.....?tanya Reyna lagi
"iya kk ga tau Rey ,cuma Ken nyuruh kk buat nyari tau tentang gadis ini" ucap Reyhan
"gitu kah" tanya Reyna
"iya bawel,kalau kamu pngn tau mending tanya langsung ke Ken" ucap Reyhan
"iya deh iya" ucap Reyna
"jadi sekarang dia ada di mana " tanya Reyhan
" oh ya lupa kak ,gini kk lurus aja trus belok kanan itu jurusan kedokteran " ucap reyna
" oke dek klo gitu,kk kesana dulu " ucap Reyhan
" eih tunggu kak " ucap Reyna menghentikan Reyhan
"ada apa Rey kk buru-buru " ucap Reyhan
"minta uang saku dong kak hehe" ucap Reyna cengengesan
"aduh kamu ni,ya udah ni" ucap Reyhan sambil memberikan 5 lembar uang 100.000 pada adiknya
" hehe Thankyouu kk " ucap Reyna kemudian berlalu meninggalkan Reyhan
"dasar adek kecil,tapi gue sayang" ucap Reyhan tersenyum kemudian berlalu mencari Alen
setelah menemukan Alen dia melihat Alen dari jauh kemudian pergi meninggalkan universitas tersebut
siang harinya Alen menuju ke kantor Kenzo dan mulai bekerja
" eh kak Andra , sendiri aja kak" tanya Alen
"iya Len , emangnya kenapa wkwk" ucap Andra
"engga, maksud aku kemana Patricia, bukannya kemaren kk sama dia" tanya Alen
"oh dia ada kerjaan Len ,makanya ga Dateng ke sini" ucap Andra
" gitu ya kak" ucap Alen
" iya Len,oh ya btw gimana kerjaan kamu,apa boss masih sering marah sama kamu?" tanya Andra
" ya gitu deh kak,kadang baik kadang nyebelin" ucap Alen memelan kan suaranya takut kalau tiba-tiba Kenzo muncul
"hahaha iya deh Len,yang sabar ya dia sebenarnya baik kok" ucap Andra tertawa melihat tingkah Alen
"aish iya deh kak,udah ah Alen kerja dulu ya" ucap Alen
"okay Len, semangat" ucap Andra kemudian berlalu meninggalkan Alen
setelah melihat Andra pergi Alen pun kembali bekerja
"entah kenapa , seperti nya aku begitu dekat dengan kak Andra padahal aku baru beberapa hari mengenal nya, rasanya seperti memiliki ikatan yang dekat, tapi aku ngak tau ikatan apa itu" gumam Alen
disaat Alen sedang bergumam tiba-tiba temannya mengagetkan nya
"uyy ngapain ngomong sendiri, kesambet lu" ucap Rahma teman Alen
"ish lu ni ngagetin aja ma" ucap Alen kesal
"wkwk sorry ,abis lu ngomong sendiri gue kira kesambet"ucap Rahma tertawa
"hemmm dasar" ucap Alen
"oh ya Len tdi lu di suruh bawain kopi buat boss Kenzo" ucap Rahma
" gue?" tanya Alen
"iya lu Alen ,siapa lagi kan boss Ken nyuruh nya elu" ucap Rahma
"segini banyaknya og kenapa harus gue?" ucap Alen lagi
"ya mana gue tau markonah,udah ah cepet buatin kopi sana, daripada bos Ken ngamuk" ucap Rahma
"dih nama gue Alen,enak aja ganti- ganti nama gue " ucap Alen kesal
"wkwk iye sorry,ya udah Sono Len ,tar macan ngamuk loh nungguin" ucap Rahma
dan kemudian Alen pun bergegas membuatkan kopi buat Kenzo