My Pilot My CEO

My Pilot My CEO
Kematian Jerome



Delena pun mengambil pistol nya yang tadi terjatuh saat Jerome menarik kakinya, pistol itu tidak jauh dari jangkauan Delena.


Dor


setelah mendapat pistol itu dengan kejam Delena menembak Jerome lagi


Jerome reflek melepaskan kaki Delena, setelah lepas dari Jerome Delena pun kembali mengejar Alen yang mungkin sudah berlari cukup jauh


sementara Alen yang mendengar suara tembakan lagi pun hati nya seperti teriris karena Jerome mengorbankan diri demi menyelamatkan nya


"kak Jerry" batin Alen sambil terus berlari


Sementara Andra dan Kenzo pun baru sampai dan menemukan Jerome yang hampir sekarat di sekitar hutan tersebut


"to-tolong selamatkan Alena segera"ucap Jerome terbata-bata


"dimana dia!" tanya Kenzo khawatir


"Delena mengejar nya ke hutan, cepat selamatkan dia" ucap Jerome


"ndra kamu urus dia,aku akan segera menyelamatkan Alena"ucap Kenzo pada Andra


"kalau bos sendiri akan berbahaya" ucap Andra memperingatkan


"bukankah tadi kita sudah menelvon anak buah kita,sebelum mereka datang ,aku akan menolong Alen,kamu jaga dia mungkin kamu akan mendapatkan informasi dari orang ini" ucap Kenzo pada Andra dan Kenzo pun segera berlari ke dalam hutan untuk mencari alen


memang sebelum sampai di hutan mereka sudah menelvon anak buah mereka untuk segera datang ,saat ini anak buah mereka masih dalam perjalanan menuju lokasi tersebut,Kenzo tak mungkin menunggu anak buahnya untuk sampai ,dia tak mau mengambil resiko dan membahayakan nyawa Alen ,maka dari itu dia masuk dulu ke dalam hutan , sementara biarlah anak buah nya nanti membantu kalau sudah sampai.


Andra pun bertanya kepada Jerome yang sedang sekarat


dia menggali informasi pada Jerome tentang Delena dan kenapa dia juga berada di sini dan ingin menyelamatkan Alen


"tidak perlu,aku rasa aku akan segera pergi dari dunia ini" ucap Jerome yang masih bisa bicara


"tapi luka mu cukup parah,ini harus segera di obati" ucap Andra lagi


"sudah lah ,aku sudah tidak kuat,dan aku harap kalian bisa membawa Alena pulang dengan selamat,aku sebenarnya memang anak buah Delena,tapi Alen juga sahabat ku aku tidak ingin terjadi sesuatu pada Alen makanya aku menyelamatkan nya" ucap Jerome terbatuk-batuk


Andra pun sedikit terkejut dengan penjelasan Jerome padanya, ternyata dia adalah anak buah Diana,dan dia membantu Alen karena Alen sahabat nya.


"oh iya data tentang semua perbuatan Delena ada di apartemen ku,jika aku mati hari ini kalian bisa membawa data itu untuk kalian berikan di kantor polisi,di dalam saku ku ada kartu pengenal ku, kalian bisa membawa itu untuk mencari apartemen ku" ucap Jerome masih terbatuk-batuk cukup parah


"berhenti bicara atau luka mu semakin parah" ucap Andra memperingatkan


"aku mungkin terlalu banyak bicara ya,mungkin benar aku akan mati hari ini" ucap Jerome dengan senyuman yang sulit di artikan


"tapi tak apa setidaknya aku mati dengan tenang karena bisa bertemu dengan Alena"tambah Jerome lagi


"sebenarnya siapa orang ini,tapi senyuman nya begitu tulus,ya dia tulus ingin membantu Alen meskipun dia sudah sekarat saat ini" batin Andra bertanya-tanya


"oh ya satu lagi" ucap Jerome sambil mengambil gelang yang ada di tangan nya


"ini ,tolong berikan pada Alena,aku harap dia bisa selamat, katakan padanya untuk menyimpan nya" ucap Jerome


Andra pun menerima gelang itu dari tangan Jerome


setelah memberikan gelang itu, tiba-tiba Jerome semakin merasa sakit dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.


Andra pun benar-benar terkejut


semetara itu anak buah Ken baru datang ke tempat tersebut