My Pilot My CEO

My Pilot My CEO
Senyuman Kenzo



"iya tuan mau nanya apa?"


"kamu ingat waktu saya baru datang ke kampus tadi pagi?" tanya Kenzo


"iya tuan ada apa ya" tanya Alen


"kamu tau saya sedang melihat kamu kan,lalu siapa laki-laki yang ada di sebelah kamu itu,apa itu pacar kamu?" tanya Kenzo


"apa yang dimaksud Devan ya,kan waktu itu Devan yang ada di sebelah ku,lalu Kenapa tuan Kenzo bertanya seperti itu,apa dia cemburu ya,ah ga mungkin lah dia cemburu aish apa yang aku fikirkan ini" gumam Alen dalam hati


"Len jawab saya sedang bicara sama kamu?"ucap Kenzo membuyarkan lamunan Alen


"ma maaf tuan,tapi dia bukan pacar saya" ucap Alen


"lalu siapa dia" tanya Kenzo lagi


"dia Devan cowok yang di sukai Sherly makanya Sherly membully saya kemarin karena dia gak suka saya dekat sama Devan,padahal saya dan Dev cuma berteman saja" jelas Alen


"apa benar yang kamu katakan dan dia bukan pacar kamu?" tanya Kenzo


" iya tuan untuk apa saya berbohong" ucap Alen


"baiklah kalau begitu jangan dekat-dekat sama dia lagi saya tidak suka" ucap Kenzo yang membuat Alen binggung


"memangnya kenapa tuan?" tanya Alen


"jangan bertanya kenapa,ini perintah Alen" ucap Kenzo


"baiklah tuan " ucap Alen


"ya sudah kalau begitu kamu boleh balik kerja" ucap Kenzo


"iya tuan,kalau gitu saya permisi,oh ya tuan tadi Reyna titip salam buat tuan" ucap Alen


"iya Len" ucap kenzo


kemudian Alen pun berlalu meninggalkan ruangan Kenzo


sementara itu Kenzo


"ahh ada apa dengan gue,kenapa gue bilang gitu sama Alen,dan kenapa gue minta Alen supaya tidak dekat dengan cowok itu,apa gue cemburu,tapi kenapa gue cemburu ,ahh sudahlah "gumam Kenzo frustasi


sementara itu Alen baru saja kluar dari ruangan Kenzo pun binggung ada apa dengan boss nya itu,lalu kemudian Alen pun melanjutkan pekerjaan nya.


disaat dia sedang menunggu tiba-tiba sebuah mobil berhenti di depan nya


kemudian seseorang membuka kaca mobilnya..


"masuk,saya akan mengantar kamu" ucap seseorang itu yang tak lain adalah Kenzo


"tapi tuan ,nanti saya merepotkan,lebih baik saya pulang naik angkot aja" ucap Alen


"ini sudah malam dan ini di kota Sekarang banyak kejahatan jadi naik lah" ucap Kenzo


"baiklah tuan" ucap Alen kemudian masuk ke dalam mobil Kenzo


di dalam mobil suasana pun menjadi hening


namun tiba-tiba Kenzo pun memulai pembicaraan


"Len" tanya Kenzo


"iya tuan" ucap Alen reflek


"hemm mulai sekarang jangan panggil saya tuan kalau tidak di kantor,panggil nama saya aja dan jangan terlalu formal di luar kantor" ucap Kenzo


"maksud tuan saya harus panggil nama tuan Kenzo?" tanya Alen


"sudah faham kan maksud saya ,jadi mulai sekarang kalau kita sedang di luar kantor seperti sekarang ini panggil saya Kenzo saja"ucap Kenzo


"tapi tuan kalau saya panggil Kenzo seperti tidak sopan pada tuan" ucap Alen


"bagaimana kalau kamu panggil saya kak Kenzo klo sedang di luar kantor itu lebih baik"ucap Kenzo menyarankan


"kak Kenzo , baiklah klo gitu tuan" ucap Alen


"sudah saya bilang jangan pakai tuan" ucap Kenzo kesal


"eh iya kak ,kak Kenzo" ucap Alen


"nah baguslah itu lebih baik,oh ya kamu jangan terlalu formal juga kalau di luar kantor panggil aku kamu aja jangan anda saya " tambah Kenzo


"iya kak Kenzo " ucap Alen


Kenzo pun kemudian tersenyum pada Alen dan Alen pun merasa hatinya berdebar-debar ketika melihat Kenzo tersenyum padanya karena baru kali ini Alen melihat Kenzo tersenyum padanya.