
Kenzo pun melajukan mobilnya dengan sangat cepat sementara Andra mengarahkan Kenzo melalui GPS yang dikirim oleh sopirnya tadi
kemudian mereka pun sampai di sebuah apartemen
dan Andra pun melihat supirnya bersama dengan seorang perempuan
dan mereka pun segera menghampiri nya
Sementara itu Alen sedang diikat di sebuah kursi
Alen pun yang tadi pingsan karena pengaruh obat bius, kini ia mulai membuka matanya
"gue Dimana" ucap Alen melihat sekelilingnya seperti sebuah kamar yang asing
"kenapa gue di iket,lepasin gue!" ucap Alen lagi ketika menyadari dirinya sedang di ikat di sebuah kursi
kemudian seseorang pun mendekati nya
"tenanglah sayang aku tak akan menyakiti kamu kalau kamu mau menurut" ucap seseorang itu
dan betapa terkejutnya Alen ketika mengetahui ternyata seseorang yang menculiknya adalah....
"Devan!!!"ucap Alen yang terkejut karena yang menculiknya adalah Devan
"iya sayang kenapa?" ucap Devan pada Alen
"lepasin gue Van,Lo mau apa nyulik gue" ucap Alen
"hahaha tentu saja gue mau bersenang senang Alen ,Lo tu milik gue,gue mau menjadikan lu milik gue sepenuhnya bukan milik bajingan Kenzo itu"ucap Devan menyeringai
"apa maksud lu Dev ,gue mohon lepasin gue!" pekik Alen
" tidak semudah itu sayang" ucap Devan sambil mencolek dagu Alen
"Dev gue mohon Dev lepasin gue,Lo jangan gila" ucap Alen memohon dengan mata berkaca-kaca
"gue gila ?,hahaha gue emang gila Alen,gue tergila gila sama Lo dari dulu tapi Lo ga pernah mau jadi kekasih gue" ucap Devan tertawa sarkas
"gue emang ga pernah ada perasaan Sama Lo Dev, dan cinta itu ga bisa di paksa ingat itu" ucap Alen
"ga usah menasehati ku Alen ,lebih baik kamu nikmati saja hari ini,aku akan buat kamu merasakan suatu kenikmatan,lebih baik kamu menurut saja" ucap Devan dengan senyum menyeringai dan mulai mendekati Alen
"stop Dev,jangan lakukan itu!" teriak Alen
tiba-tiba disaat Devan ingin mencium Alen seseorang menendang Devan hingga Devan terpental menabrak tembok
"shittt siapa yang berani mengganggu ku!" geram Devan
kemudian dia melihat seseorang itu adalah Kenzo
"cih ternyata lu yang merusak rencana gue !" ucap Devan pada Kenzo
Alen pun senang karena Kenzo datang menyelamatkan nya
"bukan nya sudah gue bilang jangan dekati Alen bocah tengik,tapi lu malah berusaha melecehkan dia,karena itu Terima lah akibatnya" ucap Kenzo menghajar Devan
disana pun akhirnya terjadi pertarungan sengit
sementara itu Andra dan pak supir sudah bertarung dengan dua orang laki-laki yang membawa Alen tadi sementara Sherly menunggu polisi sampai dan akhirnya polisi pun sampai ke tempat kejadian dan menangkap dua orang laki-laki itu
kemudian Andra,pak supir dan Sherly pun mengantar beberapa polisi juga ke tempat Kenzo karena tadi Kenzo sendiri an mencari Alen takutnya terjadi sesuatu dengan Kenzo dan Alen
disaat mereka sudah sampai Kenzo sudah menghajar Devan sampai Devan terkapar
"pak itu orang yang menculik dan berusaha melecehkan gadis ini" ucap Kenzo pada pak polisi
"Devan" ucap Sherly tak percaya apa yang ia lihat
"tolong bawa dia pak dan proses kasus ini secepatnya!" ucap andra
kemudian pak polisi pun segera menangkap Devan dan membawanya ke kantor polisi
sementara itu Kenzo melepaskan ikatan Alen
setelah itu Alen pun segera memeluk Kenzo
Kenzo pun terkejut karena Alen memeluk nya begitu erat
"terimakasih kak"ucap Alen menangis tersedu-sedu di pelukan Kenzo
"ehemm sudah Len jangan menangis lagi" ucap Andra pada adiknya
kemudian Alen pun sadar seseorang yang dia peluk ternyata adalah Kenzo dan ia segera melepaskan pelukan itu..