
"oh ya ,pacar Kenzo Afredo ya" goda Kenzo tersenyum menyeringai pada Alen
"ih sayang ekspresi apa itu ,kan aku tadi muji kamu kok ekspresi nya gitu" ucap Alen ngeri melihat seringai Kenzo
"oh tadi muji ya" ucap Kenzo mendekat kan wajah nya pada Alen yang membuat Alen gugup
"i-iya "ucap Alen terbata-bata
cup
tiba-tiba Kenzo langsung mencium Alen,Alen pun terkejut karena itu terlalu tiba-tiba baginya
"aku senang kamu muji aku tadi, terimakasih ya sayangku" ucap Kenzo tersenyum manis pada Alen
kemudian Kenzo mulai melajukan mobil nya
dan Alen masih agak sedikit gugup di dalam mobil itu
"oh iya sayang,kamu bilang kamu ingin aku ngejar cita-cita aku kan?"ucap Kenzo tiba-tiba yang membuyarkan perasaan gugup Alen tadi
"iya , kenapa memangnya sayang?"tanya Alen penasaran kenapa Kenzo tiba-tiba menanyakan hal itu
"setelah aku memikirkan,aku akan menjadi pilot lagi" ucap kenzo pada Alen
Alen pun terkejut dengan keputusan Kenzo
"benarkah?,lalu bagaimana dengan perusahaan kamu?"tanya Alen pada Kenzo
"untuk sementara biar kakak kamu yang menjalan kan nya,nanti kalau di masa depan kita punya anak,biarkan anak kita yang menjalankan nya kalau anak kita bersedia"ucap Kenzo pada Alen
bluss
pipi Alen pun merona
"anak kita?"ucap Alen dengan polosnya
"iya tentu anak kita, karena aku akan menikahi kamu secepatnya" ucap Kenzo yang membuat Alen tersipu
"kamu serius sayang?"tanya Alen ragu
"tentu aku serius,emm apa yang kamu fikirkan,apa kamu tidak mau menikah dan memiliki anak dengan ku hemmm?"tanya Kenzo yang melihat keraguan di wajah Alen
"tentu aku mau sayang ,tapiii kita sangat berbeda sayang kamu punya segalanya sementara aku cuma numpang hidup sama kak Andra" ucap Alen sendu
"hei jangan bicara begitu ,kalau kamu bicara seperti itu bukan hanya aku yang gak suka tapi mungkin Andra juga gak akan suka"ucap Kenzo pada Alen
"oh ya satu lagi ,bagiku bukan kekayaan yang terpenting tapi ada kamu di sisi ku itu lebih dari cukup,jadi jangan bicara seperti itu lagi karena kamu akan jadi nyonya Afredo nantinya,aku sayang sama kamu apa adanya jadi jangan berfikir seperti tadi lagi,oke sayang ku" ucap Kenzo menambahkan
"nah gadis pintar" ucap Kenzo tersenyum pada Alen
ga terasa selama mereka mengobrol,mereka sudah sampai di depan RS
"kita sudah sampai sayang ku" ucap kenzo pada Alen
Kenzo pun kemudian membukakan pintu untuk Alen ,dan Alen pun keluar dari mobil tersebut
"makasih ya sayang ,udah nganterin aku" ucap Alen pada Kenzo
"kan aku sudah bilang aku bakal antar jemput kamu sayang,aku gak masalah aku senang melakukan nya" ucap Kenzo mengusap lembut kepala Alen
"emm ya udah kalau gitu ,aku masuk dulu ya,emm kamu juga mau masuk ke dalam?"tanya Alen pada Kenzo
"gak sayangku,aku ada kesibukan hari ini di sekolah penerbangan" ucap Kenzo pada Alen
"ah begitu ya,kalau gitu semangat ya sayang,biar kamu bisa jadi pilot lagi"ucap Alen menyemangati
"tentu sayang ,kamu juga ya semangat kerja sama privat nya okey" ucap Kenzo
kemudian Kenzo mencium kening Alen
lalu dia masuk ke dalam mobil nya untuk menuju ke sekolah penerbangan nya ,Alen pun juga sudah masuk ke dalam RS tersebut
"pagi nona Alena"sapa Helena ketika berpapasan dengan Alen
"ah pagi juga dokter Helena"ucap Alen sopan
"ah iya hari ini hari pertama kamu kerja di sini kan nona,kalau begitu mari ikut saya"ucap Helena pada Alen
"emm dokter panggil saya Alen saja ya jangan pakai nona bisa tidak ya, soalnya saya tidak nyaman hehe?"tanya Alen karena gak enak sama Helena
"ah baiklah kalau begitu,aku akan panggil kamu Alen saja supaya kamu lebih nyaman" ucap dokter Helena mengerti
"oh ya kamu jadi asisten saya mulai hari ini, sekalian saya juga akan mengajarkan kamu privat,apa kamu bersedia Alen?"tanya dokter Helena
"jadi asisten dokter?"tanya Alen pada Helena
"iya jadi bisa sekalian privat" ucap Helena menjelaskan
"iya dokter saya mau,mau banget" ucap Alen senang
"baiklah kalau begitu mari ikut saya" ucap Helena mengajak Alen
Alen pun segera mengikuti Helena,Helena sangat baik padanya,dia mengajarkan Alen beberapa ilmu tentang kedokteran dan Alen yang mempelajari nya begitu bersemangat.