
yah Alen tidak sadar bahwa dia sekarang ini lebih sering bercerita ke kakaknya, entahlah Alen juga ngak tau mungkin ini adalah hubungan kakak adik yang sebenarnya.
"em ya udah kak aku mau ke kamar dulu,kakak juga tidur ya" ucap Alen
"oh ya makasih kak sekarang masalah yang menggangu fikiran Alen udah ga ada karena kakak sudah jelasin semuanya tadi" ucap Alen tersenyum
" good night kak" setelah mengucapkan itu Alen pun berlalu menuju ke kamarnya
" good night too" ucap Andra tersenyum melihat adiknya yang menuju ke kamarnya
"pah apa papa lihat Alen tadi,dia sangat lucu dan manis pah ,Andra beruntung mempunyai seorang adik yang begitu manis " gumam Andra berbicara sendiri sambil mengingat papa nya
Keesokan harinya di kantor...
Alen sedang sibuk mengurus berkas-berkas yang nanti akan di tanda tangani oleh Kenzo
karena Andra hari ini tidak masuk karena ada keperluan mendesak katanya
berbekal ilmu dari Andra Alen pun dengan teliti mengerjakan berkas itu, setelah selesai dia menyerahkan pada Kenzo ke ruangan nya
"Andra di mana Len kok kamu yang nganter" tanya Kenzo
" kak Andra lagi ada keperluan mendesak katanya kak" ucap Alen jujur
" oh baiklah tidak biasanya Andra seperti itu, tapi sudahlah mungkin sangat penting sehingga dia pergi mendadak" gumam Kenzo
setelah itu Alen memberikan berkas pada Kenzo ,Kenzo pun mengambil nya dan mulai membaca berkas nya dan mulai menandatangani nya
"emm kak Ken mau sesuatu,kopi mungkin" tanya Alen yang melihat Kenzo seperti nya kelelahan "apa dia tidak tidur semalam?" batin Alen
Kenzo pun kemudian melihat Alen, seperti nya Alen tau dia kelelahan
Alen pun mengerti kemudian dia segera ke pantry untuk membuat kan kopi
"lho Len kamu kok buat kopi sendiri,kan bisa minta tolong ke og , bukankah kamu sekarang wakil sekretaris yah?" tanya seorang karyawan di situ
" hehe iya mbak ini buat bos,kasian dia kelelahan jadi Alen menawari nya kopi" ucap Alen
" oh gitu ya,kenapa gak minta tolong og aja kasian kamu juga nanti capek Len " ucap karyawan itu
" ah gapapa kok mbak lagian buat bos juga" ucap Alen tersenyum
kemudian setelah kopi itu siap Alen segera menuju ruangan Kenzo lagi
" ya udah mbak aku ke atas dulu ya" ucap Alen pada karyawan itu
" iya Len " ucap karyawan itu
setelah menaiki lift Alen pun sampai di ruangan Kenzo
" kak ini kopi buat kakak" ucap Alen pada Kenzo
" makasih Len" ucap Kenzo tersenyum
setelah itu tidak ada pembicaraan di antara mereka karena Kenzo sibuk mengerjakan sesuatu ,hening itulah yang di rasakan saat itu karena di saat Alen mau kembali ke ruangannya Kenzo melarang nya dengan alasan nanti kalau Kenzo bertanya sesuatu tentang pekerjaan gak mungkin kan harus memanggil Alen bolak balik,biar lebih mudah Bertanya Kenzo menyuruh Alen untuk menunggu.
Sementara itu di suatu tempat Andra sedang berhadapan dengan Seorang wanita yang memakai masker dan kacamata hitam yang bertengger di hidung mancungnya
"katakan siapa anda yang menghubungi saya secara tiba-tiba dan mengaku tau tentang Diana!" ucap Andra geram karena wanita yang di hadapan Nya ini seperti mempermainkan nya