
sementara itu di suatu tempat Alen dan supir nya sedang di sekap di gudang tua di tengah hutan...
ternyata yang menyekap dia adalah Delena
"gimana anak manis,enak bermain-main dengan saya?" tanya Delena sambil mencengkram dagu Alen
"lepas in apa mau anda nona Diana" ucap Alen memberontak
"hahaha nona Diana?,biar aku kasih tau kamu satu hal ya,saya bukan Diana"ucap Delena tersenyum smirk pada Alen
"maksud anda apa,bukan kah kamu nona Diana?" ucap Alen yang masih binggung kenapa wanita di hadapan nya ini bicara seperti itu
"hahaha bodoh,kamu sama bodohnya dengan Diana,aku bukan Diana aku Delena saudara kembar Diana" ucap Delena pada Alen
Alen pun terkejut mendengar itu
"apa nona Diana punya saudara kembar,apa Kak Ken tau soal ini" batin Alen
"kenapa?,kamu pasti terkejut kan Haha sangat disayang kan,coba saja kamu bukan kekasih Kenzo sekarang pasti kamu tidak akan terlibat dengan ini,tapi seseorang yang menghalangi rencana ku harus ku singkirkan"ucap Delena dengan tawa mengema di ruangan itu
"apa yang akan kamu lakukan Delena " ucap Alen pada Delena
"ah nanti kamu akan tau,tunggu disini aku akan menyegarkan badan ku dulu,aku kasih waktu kamu sebelum aku menghabisi nyawa kamu!" ucap Delena dengan senyuman menakutkan kemudian pergi meninggalkan Alen di gudang itu
Alen pun takut ketika mendengar Delena sekejam itu
sementara di suatu tempat Jerome tangan kanan Delena sedang berada di ruangan pribadi nya,dia menyuruh seseorang untuk mencari tau soal Alen karena wajah Alen yang seperti nya tidak asing buat dia,wajah Alen terus terbayang di fikiran nya,mata yang teduh mengingat kan nya pada seseorang,tapi Jerome menyuruh seseorang itu tanpa di ketahui oleh Delena
dia juga tau Delena menyuruh orang untuk menyekap Alen di gudang tua di tengah hutan
tapi dia tidak mau ikut campur,dia beralasan ada sesuatu yang harus dia kerjakan sehingga Delena menyuruh orang lain untuk melakukan tugas itu.
seseorang memberikan sebuah data kepada Jerome
"ini.." gumam Jerome ketika melihat foto Alen
"Alena!" ucap Jerome kemudian
Jerome POV
waktu itu usia ku masih kecil sekitar 8 tahun,aku takut karena ayah dan ibu ku bertengkar entah karena apa,ayah ku berasal dari Amerika sementara ibu ku asli Indonesia,
aku saat ini sedang berada di Indonesia
aku sangat takut saat itu, sampai aku melarikan diri dari rumah
tapi aku binggung mau kemana,saat itu aku binggung dan juga ketakutan
sampai aku hampir tertabrak mobil,tapi tiba-tiba seorang gadis berlari menyelamatkan ku sementara di belakang nya seorang laki-laki paruh baya mengejar nya,mungkin itu adalah ayahnya
kemudian laki-laki itu mendorong aku dan gadis itu ke samping supaya tidak tertabrak mobil yang melaju sangat kencang itu.
"ayahhhhh"teriak gadis itu dan seorang wanita paruh baya yang itu mungkin adalah ibu nya
ketika gadis itu menyelamatkan ku,ayah nya ikut menolong kami, karena berusaha melindungi putrinya setelah mendorong kami ke samping malah dia yang tertabrak
laki-laki itu pun di larikan ke rumah sakit,dan ayah ibu ku juga ada di sana untuk meminta maaf dan juga berterimakasih pada keluarga laki-laki itu karena menyelamatkan ku
keluarga gadis itu pun memaafkan,begitu tulus hati mereka
sampai aku mendengar kabar bahwa laki-laki itu telah tiada,aku sedih sekali mendengar nya,aku takut sangat takut waktu itu
tapi gadis itu malah mengajak ku berteman, karena dia tau aku ketakutan,dia adalah gadis yang tegar menurut ku saat itu mungkin usia nya sekitar 7 tahunan
"kamu kenapa menangis?"tanya gadis itu pada ku