
di saat Alen sedang melamun memikirkan itu seseorang membiusnya dari belakang dan membawanya pergi dari halaman kampus...
saat Alen sadar tiba-tiba dia sudah berada di sebuah pesawat yang masih terbang ,Alen pun binggung kenapa dia bisa ada di pesawat itu,disana juga banyak penumpang yang berada di dalam pesawat
Alen binggung harus bagaimana karena seingat nya dia sedang berada di halaman kampus dan tiba-tiba saja seseorang membekap nya dari belakang ,lalu sekarang tau-tau dia sudah berada di pesawat yang sudah take off
saat Alen binggung tiba-tiba dia mendengar suara di dalam pesawat tersebut
mungkin itu suara dari kokpit pesawat
"kepada seluruh penumpang kita sudah hampir sampai di tempat tujuan mohon kencangkan sabuk pengaman masing-masing karena kita akan segera mendarat sebentar lagi terimakasih "
begitu lah suara yang terdengar di pesawat tersebut ,Alen pun tak tau dimana sekarang dia sedang berada dia takut dan juga cemas saat ini , karena dia juga tidak membawa apapun saat ini
sampai pesawat pun akhirnya sudah landing di sebuah bandara
dan seorang kru pesawat berbicara lagi kepada seluruh penumpang pesawat itu
"kepada penumpang pesawat yang terhormat harap duduk di tempat kalian masing-masing,karena kapten kami ingin berbicara kepada salah satu dari penumpang yang saat ini berada di pesawat ,mohon pengertiannya "
setelah kru pesawat mengatakan itu tiba-tiba terdengar suara lagi dari dalam kokpit pesawat,suara itu terdengar tidak asing bagi Alen....
"kepada nona Alena Sabrina Qiandra kekasih saya,wanita yang saat ini mengisi hidup saya,wanita yang paling saya cintai setelah mama saya,wanita yang saat ini sudah resmi menjadi seorang dokter,nona Alen terimakasih karena sudah berada di sisi saya ,saya sangat bahagia karena kehadiran kamu di kehidupan saya,hari ini di kota ini saya kapten Kenzo Afredo ingin melamar kamu untuk menjadi pasangan hidup saya,
nona Alen maukah kamu menikah dengan saya?"ucap seseorang dari dalam kokpit pesawat
Alen pun begitu terkejut mendengar suara itu yang ternyata adalah suara Kenzo ,jadi yang membawanya ke pesawat adalah Kenzo
Alen pun tak tau harus berkata apa perasaan nya saat ini campur aduk dia binggung dan juga bahagia karena Kenzo melamar nya
saat Alen sedang sibuk dalam fikiran nya pun para penumpang yang masih berada di pesawat bersorak supaya Alen mau menerima lamaran Kenzo
"terima!"
"terima!"
"terima!"
"iya nona itu sangat romantis "
begitulah kata-kata yang terucap dari penumpang pesawat tersebut
kemudian Kenzo pun keluar dari kokpit pesawat lalu menghampiri Alen di kursi yang sedang Alen duduki saat ini
"woh dia keren sekali memakai seragam pilot,baru kali ini aku melihat kak Kenzo memakai pakaian pilot ,dia semakin tampan dan semakin sexsi saja,oh tidak apa yang harus ku lakukan"batin Alen kagum pada kenzo
"jadi bagaimana nona Alen,apakah nona bersedia menerima lamaran saya?"tanya Kenzo yang tiba-tiba sudah berada di depan Alen sambil membawa sebuah cincin dan bunga di tangan nya
"i-iya aku bersedia" ucap Alen kemudian yang membuat semua penumpang bersorak lagi dan juga ada yang sedikit iri pada Alen karena di lamar dengan cara yang romantis
mereka juga ingin ada yang melamar dengan cara seperti itu ,itu mungkin adalah impian dari semua wanita yaitu dilamar dengan cara yang romantis
apalagi Kenzo begitu tampan dan dia adalah seorang pilot ,itu juga yang membuat penumpang wanita sedikit iri pada keberuntungan Alen
kemudian Kenzo pun segera memakai kan cincin di jari manis Alen dan memberikan buket bunga yang dia pegang pada Alen
Alen pun begitu terharu atas apa yang dilakukan Kenzo padanya
setelah lamaran romantis di pesawat
saat ini Kenzo mengajak Alen berkeliling di kota tersebut
Alen sangat senang Kenzo berada di sisinya begitupun dengan Kenzo mereka menikmati kebersamaan mereka di kota itu
mereka tinggal di kota itu selama hampir 1 Minggu
lalu setelah itu mereka memutuskan untuk kembali ke kota tempat mereka tinggal sebelum nya..