
Tak lama Alen pun pergi ke ruangan Kenzo ...
"tok tok tok permisi" ucap Alen sambil mengetuk pintu ruangan Kenzo
"masuk"ucap suara bariton itu dari dalam
Alen pun kemudian masuk dan memberikan kopi itu di meja Kenzo
lalu dengan buru-buru Nezza segera berlalu akan tetapi Kenzo mencegah nya
"kenapa buru-buru"tanya Kenzo
"em itu tuan,saya mau kembali bekerja karena pekerjaan saya masih banyak" ucap Alen gugup
Kenzo yang melihat kegugupan Alen pun berniat untuk menggoda nya kelihatan nya seru
"oh ya,bukanya ini kamu juga sedang kerja" tanya Kenzo
"i iya tuan ta tapi.." ucapan Alen terpotong karena di sebenarnya takut akan berdebat dengan Kenzo lalu nanti Kenzo akan memecatnya
"tapi apa?,anda takut dengan saya nona,oh ya dimana keberanian anda kemarin?" tanya Kenzo menyeringai
"i itu em itu" jawab Alen gugup
" i itu apa nona yang jelas "ucap Kenzo sambil mendekatkan wajahnya pada Alen
Alen pun semakin gugup karena wajah Kenzo begitu dekat dengan nya ,ada rasa deg degan di hatinya dia merasakannya detak jantung nya semakin kencang saat itu
tiba-tiba saat Kenzo sedang mengoda Alen ada seorang wanita yang tiba-tiba masuk ke ruangan Kenzo tanpa mengetuk pintu
"kalian ngapain" ucap wanita itu
alangkah terkejutnya Kenzo dan Alen sehingga dengan refleks pun Kenzo menjauhkan diri dari Alen secepat mungkin
"Cia sejak kapan kamu di situ" tanya Kenzo pada wanita itu yang tak lain adalah Patricia Amelia Afredo dia adalah adik bungsu dari Kenzo
"kenapa masuk gak ketuk dulu, kebiasaan kamu tu"ucap Kenzo kesal pada adiknya itu
"haha maaf kak ,kalau aku ketuk tadi gak akan lihat adegan kayak tadi hahaha" Cia pun malah ketawa karena adegan yang di lihatnya tadi dan juga melihat reaksi kakak nya yang terkejut akan kedatangan nya
sementara Alen dia sangat malu karena seseorang salah faham padanya sehingga muka dia saat ini merah padam bak kepiting rebus
"yang kamu lihat tadi gak seperti yang kamu fikirin ,dasar kamu masih kecil fikiran nya aneh-aneh "ucap Kenzo pada adeknya itu
"yeh kata siapa, fikiran ku ga aneh kakak" ucap Cia membela diri nya
"em tuan kalau begitu saya lanjutkan pekerjaan saya,permisi" ucap Alen yang kemudian berlalu meninggalkan Kenzo dan Cia karena dia begitu malu tadi..
sementara itu
"hahaha dia malu kak"ucap Cia
"dasar kamu tu ci,suka banget godain orang ya" ucap Kenzo kesal dengan sifat adeknya yang jahil itu
"hehe maaf kak,oh ya btw dia siapa kak" tanya cia penasaran
"pegawai baru lebih tepatnya office girl baru" ucap Kenzo
"whattt office girl cewek cantik kayak dia office girl kakak gak salah?" tanya cia yang tidak percaya cewek secantik Alen mau kerja sebagai office girl
"enggak" ucap Kenzo datar
"wah keterlaluan kakak ni,massa tega banget" ucap Cia
"dah lah ngapain kamu jadi bahas dia,ini kantor kakak jadi kakak bebas dong mau nempatin dia di posisi apa" ucap Kenzo
"ya ya terserah kakak" ucap Cia kesal