
Sementara Kenzo dan Leo masih mengobrol di ruang tamu karena memang sebenarnya mereka belum mengantuk
"terus gimana bang apa yang akan bang Dimas lakukan selanjutnya?"tanya Leo pada Abang nya
"entahlah le ,gue juga gak tau"
kemudian Kenzo pun berlalu menuju ke kamar nya
"mau kemana bang?"tanya Leo ketika melihat Abang nya berlalu
"ke kamar istirahat "ucap Kenzo menghentikan langkah nya
"yah padahal mau ngajak in lu nonton bola"
"kapan-kapan aja le" jawab Kenzo lalu meneruskan langkahnya
beberapa hari pun berlalu sejak kedatangan Alen di rumah Renita
saat ini Renita sedang mengajak kedua anak nya jalan-jalan bersama Alen
karena kemarin Renita menelvon Alen untuk mengajaknya bertemu,Alen pun mengiyakan permintaan Renita
Alen pun juga sudah bilang pada Kenzo kalau dia sedang bersama dengan Renita dan Kenzo pun tak masalah soal itu
Alen sangat senang bermain dengan Arden dan Aretha karena keduanya begitu lucu dan menggemaskan
"em re aku mau ke toilet dulu ya bentar,kebelet banget nih"ucap Alen pada Renita yang sedang sibuk menyuapi anak-anak nya
"oh oke Len ,aku sama anak-anak tunggu kamu disini"
Kemudian Alen pun segera menuju ke toilet
saat Alen kembali Alen begitu terkejut melihat Renita begitu cemas
"Len tolong aku"ucap Renita saat melihat Alen
"kamu kenapa re,Arden mana??" tanya Alen khawatir ketika melihat Renita cemas dan dia tak melihat keberadaan Arden
"aku gak tau Len,tadi Aretha rewel terus aku nenangin dia sebentar,eh waktu aku lihat ke belakang Arden udah hilang"jelas Renita sambil menangis
"aku takut Len,Arden masih kecil pasti dia ketakutan sekarang"tambah Renita tak henti-henti nya menangis sambil memeluk Aretha
"udah re jangan nangis,kita cari aja siapa tau Arden nya ketemu"ucap Alen menenangkan Renita yang menangis,padahal dia sendiri juga khawatir
mereka pun sibuk mencari keberadaan Arden mengelilingi taman tapi hasilnya nihil,Renita begitu takut kalau terjadi sesuatu pada putranya itu
"bentar re,aku hubungi kak Ken aja ya,biar dia suruh anak buah nya bantuin nyari Arden"Alen pun memberi saran kemudian Alen segera menghubungi Kenzo
Kenzo pun begitu terkejut saat Alen menelvon nya soal hilang nya Arden
"kenapa Ken?"tanya Reyhan yang saat ini sedang bersama Kenzo karena mereka sedang membahas soal penerbangan
"anaknya sepupu gue ilang Hans" ucap Kenzo pada Reyhan
"lha kok bisa" tanya Reyhan terkejut
"entahlah Hans gue buru-buru sekarang ,sorry gue tinggal dulu ya" ucap Kenzo kemudian dia berlalu menuju ke taman yang di katakan oleh Alen di telvon tadi
Kenzo juga menelvon beberapa anak buah nya untuk ikut mencari
sesampainya Kenzo disana
"gimana ceritanya kok bisa hilang sih" tanya Kenzo menghampiri Alen dan Renita ketika Kenzo melihat mereka tak jauh dari taman
Renita pun menceritakan pada Kenzo bagaimana Arden bisa hilang,dan kemudian mereka pun mencari nya bersama-sama ,anak buah Ken pun juga ikut membantu
mereka sudah berkeliling tapi tidak ada tanda-tanda dari Arden bahkan mereka juga bertanya kepada pengunjung taman tapi tidak ada yang melihat Arden
hari semakin larut yang membuat Renita tambah cemas,di tambah lagi dimas menelvon nya dan bersikeras ingin menjemput Renita
Renita takut kalau Dimas marah besar padanya
sampai kesekian kalinya Dimas menelvon lagi
kemudian Kenzo merebut telvon itu dan menjelaskan kepada Dimas
Dimas pun terkejut dan begitu cemas dia pun ikut menyusul ke taman tersebut
setelah Dimas sampai Renita pun ketakutan kalau Dimas akan marah padanya
"sayang maafin aku,anak kita hilang" ucap Renita begitu ketakutan
Renita tak henti-hentinya menangis
" sudah jangan nangis,kita cari sama-sama,aku tadi sudah menelvon polisi untuk membantu mencari Arden,jadi tenangkan diri kamu ya" ucap Dimas menenangkan istrinya
"kamu ga marah sama aku sayang?"tanya Renita yang masih ketakutan
"enggak sayang,kamu jangan mikir kayak gitu,mending sekarang kita sama-sama nyari Arden"