My Pilot My CEO

My Pilot My CEO
Perubahan Alen



karena tidak tega Kenzo pun langsung berdiri dari kursinya dan memeluk Diana untuk menenangkan nya.


sebenarnya perasaan Kenzo sudah hilang untuk Diana tapi mau bagaimanapun Diana juga seorang wanita dia kasian untuk itulah Kenzo memeluknya


sementara itu di suatu cafe Andra menemui Cia


"APPA??,dia kembali"ucap Cia sambil menutup mulutnya karena masih tak percaya dengan cerita Andra


sebenarnya Andra memang sudah janjian dengan kekasihnya itu untuk bertemu di cafe setelah menemui seseorang dan Andra pun menceritakan siapa seseorang yang dia temui tadi dan itu yang membuat cia terkejut


karena bagaimanapun Cia juga sudah mengenal Diana dengan baik,tapi setelah Diana hilang tanpa kabar Cia jadi membenci Diana, karena Cia juga sudah menyukai Alen untuk mengantikan Diana untuk mengisi hati kakaknya yaitu Kenzo ,tapi kenapa diana kembali disaat kakaknya sudah menemukan pengganti Diana, yah walaupun belum pacaran sih tapi Cia sangat mendukung kalau Alen bersama dengan kakak nya


"lalu bagaimana dengan Alen?" tanya cia pada kekasihnya


"entahlah sayang,aku gak tau harus bagaimana, sekarang keputusan ada di tangan bos Kenzo ,kalau dia ingin kembali bersama Diana kita bisa apa , jika itu terjadi aku orang pertama yang akan melindungi dan menghibur Alen ,aku tau pasti saat itu terjadi dia akan merasakan sakit hati" ucap Andra


"aku juga akan menghibur Alen jika itu terjadi sayang,kamu tenang aja,aku juga yakin kak Ken tau mana yang terbaik buat dia" ucap Cia menghibur Andra


"makasih ya sayang ,kamu memang kekasih yang tebaik buat aku" ucap Andra pada Cia


"sama-sama sayang "


sementara itu di kamar mandi kantor Alen sedang menangis,entah apa yang dia rasakan saat ini


"kenapa sesakit ini,dan kenapa air mata ini terus mengalir kenapa?" gumam Alen yang binggung dengan hatinya saat ini


"apakah kak Kenzo akan kembali bersama Diana,apa aku juga harus melupakan perasaan ku ini" tanya Alen pada dirinya sendiri


memang dia dan Kenzo belum memiliki hubungan layaknya kekasih tapi Alen tidak tau kenapa dia sangat sakit saat ini,apalagi melihat Diana yang mencium Kenzo di depan matanya sendiri


kemudian Alen pun memutuskan keluar dari kamar mandi dengan mata sedikit sembab dan kembali ke ruangannya


sementara itu Kenzo masih mengobrol dengan Diana di ruangan nya


"emm ya udah sayang kalau gitu aku pulang dulu ya, kelihatan nya kamu sibuk banget,lain kali aku Dateng lagi kesini gapapa kan?" tanya Diana


" iya" ucap Kenzo entahlah saat ini Kenzo begitu gelisah entah apa yang menggangu fikiran nya


"baiklah semangat ya" ucap Diana kemudian meninggalkan ruangan Kenzo


sementara Kenzo yang sedang memikirkan sesuatu , tiba-tiba dia teringat sesuatu


"Alen!" ucap kenzo kemudian dia langsung berdiri dari kursinya dan menuju ke ruangan Alen


Kenzo pun langsung masuk membuat Alen yang sedang fokus pada komputer nya pun terkejut


"Len kamu Gapapa kan?" tanya Kenzo khawatir


"maksud Anda apa tuan,apa yang anda bicarakan " ucap Alen begitu formal membuat Kenzo menyerit heran


"tuan?, bukan kah saya sudah bilang jangan panggil saya tuan" ucap Kenzo pada Alen


"kenapa begitu, bukankah tuan atasan saya , seperti nya tidak sopan jika saya tidak memanggil Anda tuan,lagian apa masalah nya buat anda jika saya memanggil Anda dengan sebutan tuan,apalagi saya juga hanya karyawan anda" ucap Alen tersenyum walaupun hatinya sakit tapi dia masih berusaha tersenyum


"Len kamu kenapa,maafin aku jika aku menyakiti perasaan kamu, tapi tolong kembalilah jadi Alen yang aku kenal" ucap Kenzo memohon


baru kali ini Kenzo memohon kepada seseorang apalagi dia adalah seorang wanita,entah kenapa dia begitu takut melihat perubahan sikap Alen padanya