My Pilot My CEO

My Pilot My CEO
Perhatian Kenzo



tak beberapa lama dokter pribadi kluarga Afredo pun datang memeriksa keadaan Alen..


setelah selesai memeriksa keadaan Alen


Kenzo pun bertanya kepada dokter tersebut bagaimana keadaan Alen


"dokter bagaimana,apa dia baik-baik saja" tanya Kenzo


"dia tidak apa-apa tuan dia cuma terkejut kemudian dia pingsan,oh ya mungkin dia juga lupa sarapan tadi pagi " ucap dokter menjelaskan


"lalu bagaimana apa dia terluka dok" tanya Kenzo khawatir


"cuma luka kecil tuan mungkin karena pukulan yang keras,saya sarankan kompres luka nya dengan air hangat itu bisa mengurangi rasa sakitnya"ucap dokter


"tapi dia baik-baik saja kan dokter karena dia belum sadar dari tadi" tanya Kenzo


"tidak apa tuan mungkin sebentar lagi dia akan sadar" ucap dokter tersenyum


"baiklah kalau begitu terima kasih dokter " ucap Kenzo


" iya sama-sama,kalau begitu saya permisi dulu tuan ,nyonya,nona mari" ucap dokter pada Kenzo,Cia dan mama Michele


"mari dokter saya antar kluar" ucap Cia mengantar dokter itu keluar


sementara itu di kamar Kenzo


"Ken jelasin sama mama,kenapa dokter bilang kalau gadis ini di pukul, sebenarnya apa yang terjadi dan siapa yang memukul nya" tanya mama Michele


"sebenarnya tadi Kenzo berantem sama teman gadis ini mah,dan ketika teman gadis ini mau mukul Kenzo,Alen melindungi Kenzo, sehingga Alen yang kena pukul" ucap Kenzo


"aduh kamu kenapa sih Ken ada-ada aja sudah besar masih berantem" heran mama Michele pada putra sulungnya itu


"iya maaf ma" ucap Kenzo


"ya sudah kalau begitu mama mau ambil air hangat dulu buat Alen ,nanti kamu kompres dia " ucap mama Michele kemudian berlalu meninggalkan Kenzo


sementara itu cia kembali lagi ke kamar Kenzo dan menanyakan keadaan Alen


"gimana kak,Alen udah sadar" tanya cia


" belum dek,kk juga binggung" ucap Kenzo khawatir


disaat mereka sedang melihat Alen pun mama Michele datang memberikan air hangat pada Kenzo


" ini Ken coba kamu kompres lebam nya itu" ucap mama Michele


dengan hati-hati Kenzo pun mengompres luka Alen


"sayang Ayuk kita kluar biarkan kakakmu menggobati luka Alen" ucap mama Michele pada Cia


"iya ma" ucap Cia kemudian berlalu meninggalkan kamar Kenzo bersama mamanya


sementara itu Kenzo masih mengobati luka Alen


disaat Kenzo masih mengompres luka Alen tiba-tiba Alen tersadar dari pingsan nya


Kenzo yang melihat Alen mulai membuka matanya pun menghentikan kegiatan nya mengompres luka Alen


"kamu sudah sadar Len?" tanya Kenzo


"kak Kenzo?,aku dimana ini" tanya Alen melihat di sekelilingnya dia berada di sebuah kamar yang sangat besar


"kamu ada di kamar ku Len ,kamu tadi pingsan karena pukulan tadi" ucap Kenzo


Alen pun mencoba duduk tapi dia merasakan pusing dan perih di lukanya


"awww" pekik Alen


"kamu sebaiknya istirahat dulu Len ,jangan banyak gerak kalau masih pusing ,apa luka kamu masih sakit?" tanya Kenzo


"kepala ku pusing kak,dan luka ini perih sekali" ucap Alen pada Kenzo


" kalau begitu istirahat saja dulu ,saya akan mengompres lagi luka kamu" ucap Kenzo kemudian mulai mengompres lagi luka Alen


Alen pun terkejut karena Kenzo begitu perhatian padanya


"makasih kak" ucap Alen


"kenapa berterima kasih harusnya aku yang berterima kasih,aku tidak terluka karena kamu tadi melindungi ku harusnya tadi kamu biarkan saja aku yang terluka Len,ini salahku" ucap Kenzo


"kak Ken gak salah kok,lagian aku juga gapapa kok hehe" ucap Alen grogi


"hemmm kalau gapapa kenapa pingsan,oh ya tadi dokter bilang kamu juga ga sarapan ya ,kenapa ga sarapan pagi??" tanya Kenzo


"emmm itu karena Alen buru-buru ke kampus tadi pagi ,jadi ga sempet makan" ucap Alen


"lain kali jangan gitu,jaga kesehatan kamu" ucap Kenzo pada Alen