
" wah apa yang menggangu fikiran adek kakak yang cantik ini" ucap Andra berusaha menghibur adeknya supaya tidak terlalu tegang berbicara padanya Karena Andra pun juga ingin menjadi kakak yang baik untuk adiknya
"Alen sebenarnya takut kak" ucap Alen
" takut?" ucap Andra heran
"apa yang kamu takutkan dek" ucap Kenzo lagi
" tadi mama nya kak Kenzo mengajak Alen bicara,lalu dia bilang dia ingin Alen menjaga Kenzo kalau dia sedang bersama Alen " ucap Alen
"lalu apa yang buat adek kesayangan kk ini takut?" tanya Andra
" Alen takut kalau Alen dan kak Kenzo saling suka,nanti bagaimana hubungan kakak dengan Cia sedangkan Cia adalah adeknya kak Kenzo" ucap Alen takut
" hahaha dek dek sini dengerin kakak" ucap Andra sambil tertawa kemudian dia tersenyum menatap adeknya
"kamu tau sebenarnya Cia adalah anak angkat dari keluarga Afredo" ucap Andra tersenyum
Alen pun tak percaya dengan apa yang barusan dia dengar
" jadi Cia itu tidak ada hubungan darah sama bos Kenzo,tapi keluarga boss Kenzo begitu menyayangi Cia dan menganggap nya seperti anak kandungnya apalagi di keluarga itu tidak ada anak cewek " ucap Andra menjelaskan
"apa yang kakak katakan benar,lalu kakak tau darimana?" tanya Alen penasaran
"bos Kenzo yang memberitahukan pada kakak,Cia adalah anak dari sahabat Tante Michele yang sudah meninggal karena kecelakaan,lalu Tante Michele dan om James memutuskan untuk mengadopsi Cia saat itu usia Cia baru satu tahun saat dia datang ke keluarga Afredo" jelas Andra
setelah Alen mendengar cerita itu pun matanya berkaca-kaca melihat bagaimana cia yang begitu baik dan ceria tapi mempunyai masa lalu yang menyedihkan
"eh kenapa nangis adek kakak?" tanya Andra pada Alen yang mulai menetes kan air mata
" aku gapapa kok kak,lalu apakah Cia tau ini semua?" tanya Alen penasaran
"ya dia tau dek ,makanya selama ini kakak begitu menyayangi dia meskipun dengan sifatnya yang kelihatan manja itu tapi dia adalah gadis yang tegar Len,kakak menyukai semua tentang dia" ucap Andra tersenyum memikirkan wajah kekasihnya itu
"aku gak nyangka kalau Cia memiliki masa lalu seperti itu kak,kasian sekali Cia" ucap Alen masih menangis
" iya Len kakak tau masa lalu Cia sangat menyedihkan dan membuat orang yang mendengar nya menangis tapi yang kakak tau Cia lebih bahagia karena dia memiliki keluarga yang menyayanginya setelah orang tuanya tiada,jadi dia tak kesepian dalam hidup" ucap Andra
"dan kakak juga akan selalu ada jika dia membutuhkan kakak,kakak sangat menyayangi Cia dek" ucap Andra yang meneteskan air mata lalu menghapus nya dengan cepat karena takut Alen melihatnya
"kak maaf ya" ucap Alen kemudian
" maaf untuk apa dek?" tanya Andra
" maaf karena telah bertanya seperti itu" ucap Alen
" sudahlah tidak apa,kamu juga berhak tau Len" ucap Andra kemudian memeluk adeknya Alen pun membalas pelukan kakaknya itu
setelah berpelukan Andra pun bertanya pada Alen
" oh ya dek apa yang tadi kamu katakan benar,kamu suka sama bos Kenzo?" tanya Andra yang membuat Alen gugup
" emm i_tu Alen gak tau kak tapi Tante Michele berfikiran seperti itu entahlah" ucap Alen kemudian
" ah gitu ya, sepertinya benar apa yang di katakan Tante Michele Len soalnya kakak juga melihat kalian sangat cocok, karena setelah bertemu kamu kelihatannya bos Kenzo mulai berubah" ucap Andra tersenyum
" hehe gak tau kak" ucap Alen tersenyum kikuk
" hemm ya sudah ini sudah malam kamu tidur gih supaya besok tidak kesiangan,kakak juga mau tidur " ucap Andra
"emm ya udah deh kak ,maaf ya gara-gara Alen kakak belum tidur" ucap Alen
"gapapa dek kakak seneng kamu mau cerita ke kakak" ucap Andra tersenyum
yah Alen tidak sadar bahwa dia sekarang ini lebih sering bercerita ke kakaknya, entahlah Alen juga ngak tau mungkin ini adalah hubungan kakak adik yang sebenarnya.