My Life My Adventure

My Life My Adventure
Hubungan Tyas dan Indra



Minggu pagi Beni sudah siap-siap mengajak Tyas nonton di Bioskop, kabarnya ada film terbaru yang mulai tayang hari ini.


* tok tok


Tyas bergegas keluar kamar dan langsung menemui Beni di teras.


" Yuk berangkat, nanti ga kebagian tempat di depan" ucap Indra sambil memegang tangan Tyas.


Mereka berduapun naik motor menuju mall xx, sedikit berlari ke lantai atas menuju Bioskop. Untungnya pengunjung belum terlalu ramai jadi masih kebagian duduk di kursi depan.


----------


Sudah seminggu Beni tak datang ke tempat kos Tyas, tidak menelpon dan tidak memberi kabar. Tyas bingung dengan semua perubahan Beni, sebelumnya dya tidak pernah seperti ini.


Ratusan telpon, pesan dan video call Tyas tak pernah mendapat respon dari Beni. Tyas tak pernah diberitahu alamat Beni, kemana Tyas harus mencarinya.


Seminggu tanpa Beni, Indra semakin gencar mendekati Tyas. Tyas tak pernah menceritakan Beni kepada Indra, dya mulai menikmati kebersamaannya dengan Indra.


Sekarang, posisi Beni tergantikan oleh Indra. Membeli sarapan, menelpon bahkan menanyakan kabar Tyas tiap waktu.


" Yas, ga terasa ya nanti malem udah malam minggu lagi. Berasa baru kemaren aku ngajakin kamu jalan, makan, nonton Bioskop. Ada yang mau aku omongin sama kamu Yas" Indra mendekati Tyas yang sedang menyapu teras.


" Ngomong aja sekarang ngapain nunggu malem, bikin penasaran aja" jawab Tyas menggerutu.


Baru saja Indra duduk di kursi teras, tanpa Tyas sadari Beni sudah melihat mereka ngobrol dari jauh. Tanpa menunggu Beni langsung menghampiri mereka yang sedang asyik mengobrol


" Ini siapa Yas? sejak kapan kamu kenal dya? apa hubungan kalian?" Beni tampak marah.


" Ini Indra, kost di kamar 9 Ben. Kita baru kenal seminggu, kita cuma ngobrol biasa disini" jawab Tyas kaget.


Beni menyuruh Tyas masuk, sementara Indra pergi dengan kebingungan karena tak tau apa yang sedang terjadi.


" Siapa cowok itu? apa dya sodara Tyas yang selama ini membiayai hidup Tyas? Lebih keren aku kemana-mana" gerutu Indra sambil meninggalkan mereka.


Sementara di dalam kamar kos Tyas terdengar suara cekcok antara Beni dan Tyas. Beni bertanya siapa Indra dan tak terima Tyas


punya hubungan dengan pria lain.


" Kemana kamu seminggu ini ga ada kabar? Apa setelah kejadian kemarin kamu mulai menjauhi aku? Kalo mau pergi silahkan. Mungkin jalan ini yang harus aku hadapi" Tyas mulai membuka obrolan sambil menangis.


" Maaf Yas, mamah sakit. Jadi, seminggu kemarin aku menunggu beliau di Rumah Sakit. Bukannya aku mau jauhin kamu, tapi aku gabisa ninggalin beliau sendiri, aku takut terjadi apa-apa. Maaf yas" jawab Beni sambil memeluk Tyas.


Tyas terdiam mendengar penjelasan Beni tadi, tapi masih banyak pertanyaan yang ingin Tyas tanyakan pada Beni. Amarahnya mulai mereda setelah bertemu Beni.


Tyas memang kangen seminggu tidak bertemu Beni, keberadaan Indra cuma jadi teman ngobrol saat Beni tidak ada. Tyas tidak merasakan apapun saat bersama Indra, hanya teman ngobrol tidak lebih.


" Yas, aku kangen" .


Beni mulai menciumi bibir dan leher Tyas, dengan cepat dya sudah membuka baju Tyas. Kembali mereka melakukan hubungan itu. Tak ada lagi perlawanan dari Tyas, mereka menikmatinya semalaman.


Pagi Hari


Hari ini kita jalan-jalan ya, temenin aku cari tempat kos.


" Tempat kos buat siapa Ben? " tanya Tyas sambil menutup pintu mobil.


" Buat kamu, biar ga deket lagi sama cowok kemaren". jawab Beni mulai menyetir mobil.