My Life My Adventure

My Life My Adventure
Lagi..



Selesai sarapan, Putri mengajak Beni jalan-jalan lagi. Karena ini hari terakhir mereka di Lembang.


" Mas.. ayo.. kita jalan.. " Putri menarik narik tangan Beni, seperti anak kecil yang merengek sama ayahnya.


" Kan mas belum dapet jatah sayang.. " Beni menarik tangan Putri sampai Putri duduk di pangkuannya, Beni ingin sekali mencium bibir Putri tapi Putri menghindar.


" Jatah kan di rumah juga bisa.. Putri pengen jalan-jalan mas.." Putri menghentakkan kakinya dan mulai cemberut.


" Ya ampun sayang.. kalo udah marah kamu kaya anak kecil aja.."


" Kita ke floating market aja ya.. kita wisata kuliner lagi disana.. Yuk.." Beni menggenggam tangan Putri dan mereka berdua berjalan keluar kamar.


-----------------


Floating market


Beni mengajak Putri pilih makanan di Floating market, selain ada pasar terapung, disini juga ada kafe dan tempat makan lainnya dengan pemandangan yang indah, didukung udara khas Lembang yang segar.


Putri yang baru pertama kali kesini seakan terpesona melihat pemandangan di sekitar yang ga bisa dya lihat di Jakarta. Putri ingin sekali mencoba semua makanan, tapi dya takut perutnya seperti Beni semalam, begah dan gabisa jalan.


Akhirnya setelah puas berkeliling Putri membawa beberapa makanan dan minuman lalu duduk di kafe bersama Beni.


" Lain kali harus ajak mamah sama ayah juga kesini Ben.. kayanya lebih seru.." Putri mulai menikmati makanan yang mereka beli.


" Liburan nanti harus lebih lama sayang.. biar kita puas nyobain makanannya satu satu.. hahahaha" .


Setelah menghabiskan makanannya, Putri dan Beni kembali menyusuri jalan di floating market, ternyata masih banyak area yang belum mereka datengin. Putri tak lupa bersua foto, sesekali dya mengajak Beni selfi untuk mengabadikan momen yang langka ini.


Sore menjelang, Beni mengajak Putri pulang ke penginapan. Malam ini rencananya mereka sudah pulang ke Jakarta, karena pekerjaan Beni sudah menunggu.


--------------


Putri mulai membereskan pakaian dan barang-barang lainnya ke koper.


" Mau kemana sih sayang.. buru buru amat" Beni membantu Putri memasukkan beberapa barang ke koper.


" Bukannya kita pulang malam ini Ben.." Putri melirik ke arah Beni.


" Tapi jatah dulu ya sayang.. biar mas ga ngantuk di jalan" Beni mencubit pipi Putri gemas.


" Ya ampun mas.." Putri menepuk jidatnya.


Putri sudah tidak bisa memberi alasan menolak Beni, semalam dya bisa senang karena Beni ketiduran. Tapi tidak sekarang, Beni mulai melepaskan pakaian yang sedang Putri bereskan.


Beni meraih tangan Putri dan mengajaknya duduk di pinggir kasur. Beni menempelkan bibirnya, mengecup pelan dan mulai melumat bibir Putri. Putri dengan sigap membalas setiap ciuman Beni tanpa aba-aba.


Beni mulai melepaskan ciumannya, Beni merebahkan badan Putri dan mulai menciumi leher jenjangnya sambil sesekali meremas dua g***** Putri dan menikmati setiap desahan yang keluar dari mulut Putri.


Karena mulai tak tahan, Beni mulai membuka baju dan celananya. Lalu dengan cepat melucuti semua pakaian Putri. Beni mulai menuntun tangan Putri untuk meremas kepunyaannya yang mulai mengeras, sementara dya asyik memainkan dua g***** Putri dan mengemutnya.


Setelah keduanya mulai kelelahan, Beni mulai memasukkan kepunyaannya dan Putri langsung melingkarkan kedua tangannya. Beni menggoyangkan panggulnya dan menciumi belakang telinga Putri, desahan Putri semakin terdengar kacau, mereka berdua mulai berada di puncak.


Putri yang sudah tidak tahan langsung mengambil alih kendali sehingga posisinya sekarang di atas Beni. Hanya dengan beberapa kali goyangan Putri langsung keluar, setelahnya Putri mengocokkan kepunyaan Beni, tidak menunggu lama Beni langsung keluar dan lemas.


" Kali ini kamu bener-bener hebat sayang.." Beni tersenyum dan mencium kening Putri yang sudah terkulai lemas di sebelahnya.