
" keano naik nak sudah cukup nanti kamu sakit sudah hampir tiga jam sayang ayolah" teriakan Aurellia berhasil membuat anak laki laki yg bernama keano itu berhenti tertawa bersama Zeline yg duduk di pinggir kolam renang.
"sebentar lagi mommy " mohon keano dengan wajah memelas nya
"sebentar nya kapan keano dari tadi mommy bilang jawabnya sebentar sebentar tapi tidak naik naik" keluh Aurellia yg sudah kesal dengan anak laki lakinya
keano mengerucutkan bibirnya. sedangkan faresta yg juga baru datang tersenyum melihat anaknya.
berjalan kearah kolam renang dan membuka bajunya, setelahnya masuk dan menjewer telinga keano, keano yg mendapatkan serangan mendadak dari Daddy nya mencibir daddy-nya yg sudah mengangkat tubuh Zeline dan mendekati Aurellia.
"Zeline Jangan bandel kayak Abang ya cukup Abang aja" Zeline hanya mengangguk kan kepalanya dengan senyum di bibirnya.
keano yg melihat pun menyudahi kegiatannya dan naik menuju kearah mommy dan Daddy nya
"iss mommy Abang enggak bandel mommy" keano mendusel dusel kepalanya ke lengan Aurellia.
Aurellia yg melihatnya pun menjadi gemas sendiri.
" yasudah bilas tubuh kamu ganti baju sebentar lagi Brandon datang"
"really mommy" teriak Zeline dan Aurellia mengangguk.
baru saja keano akan naik Zeline berteriak memanggil nama Brandon.
Maureen dan exelle tersenyum mendengarnya sedangkan Brandon yg berada di gendongan Maureen menampilkan wajah terkejutnya.
"Zeline jangan teriak teriak nak lihatlah Abang Brandon nya jadi terkejut" Zeline yg ditegur menundukkan kepalanya
"maaf mommy" Aurellia mengusap lembut rambut anak perempuannya itu dengan sayang.
" tidak papa sini sayang dekat mama" kata Maureen dan berjongkok didepan Zeline dan meraih tangan kecil Zeline membawanya kepelukannya bersama dengan Brandon.
keano yg melihat pun menjadi iri
"mommy keano juga ingin" Aurellia tersenyum dan memeluk tubuh kecil keano.
faresta dan exelle yg melihatnya hanya tersenyum dan berlalu dari sana menuju ruang kerja faresta.
dan saat ini Maureen dan Aurellia sedang berada di dapur menyiapkan makan siang untuk orang orang yg berada disana.
sedangkan Keano, Zeline dan Brandon tengah asik bermain di ruang tengah.
tak berapa lama Maureen memanggil ketiga anak itu untuk menuju meja makan. dan Aurellia naik ke lantai atas untuk memanggil sang suami dan exelle untuk makan
" sayang ayo turun makan siang sudah siap" Aurellia setengah berteriak di balik pintu.
dan faresta dengan cepat membuka pintu dan tersenyum ke arah Aurellia merangkul bahu Aurellia dan berjalan bersama menuju meja makan
yang mana exelle sudah berjalan lebih dulu dibandingkan pasangan suami istri itu.
faresta duduk di kursi paling ujung meja begitu pun exelle di ujung meja dihadapannya
setelahnya barulah mengambil makan untuk anak dan diri mereka sendiri.
makan dalam hening karena Faresta menerapkan pada anak anaknya ketika makan mulut di karang bicara dan dengan patuh keano dan Zeline mendengarkan nya.
dan untuk Brandon Maureen dan exelle juga mengajarkan hal yang sama.
cukup lama akhirnya makan siang selesai juga. dan Maureen beserta suami dan anaknya pamit pulang setelah berbincang bincang sedikit hingga jam menunjukkan pukul 3 sore.
Aurellia membawa anak masuk ke kamar mereka untuk tidur sore sebenarnya seharusnya siang tadi karena masih ada tamu jadi keano dan Zeline dibebaskan main.
tak butuh waktu lama karena memang sudah biasa tidur siang saat sudah menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang masing-masing dua anak kembar itu langsung tertidur.
Aurellia tersenyum melihatnya bergerak menyelimuti kedua anaknya dan mencium kening kedua anaknya.
"mimpi indah twins nya mommy" ucap Aurellia saat sudah diambang pintu.
berjalan ke ruang kerja faresta setelah tadi ke dapur sebentar membuat kopi untuk sang suami.
Aurellia membuka pintu tanpa mengetuk terlebih dahulu karena memang seperti itu biasanya. dia akan mengetuk pintu kalau ada tamu saja.
berjalan dengan secangkir kopi ditangannya dan meletakkan di meja kerja faresta.
berjalan berdiri dibelakang faresta yg kembali fokus ke laptop yg ada di depannya, Aurellia mencium pucuk kepala faresta.
" selamat bekerja aku ke kamar ya" faresta tersenyum dan mengangguk serta memberikan ciuman dibibir Aurellia setelah itu membiarkan Aurellia pergi dari sana walaupun dengan perasaan yg tidak rela.
_________
malam datang seperti biasanya jika sudah masuk Sabtu malam Minggu kedua anak kembar itu akan tidur bersama kedua orang tua mereka.
seperti biasa juga tidur dengan baju pasangan anak dan orang tua.
Aurellia yg tidur menggunakannya baju berwarna pink yg sama dengan Zeline sedangkan faresta menggunakan baju berwarna biru yg senada dengan keano.
kedua anak kembar itu sudah tertidur beberapa jam yg lalu tapi tidak dengan Aurellia dan exelle mereka masih terjaga dengan saling pandang dan bercerita bagaimana mereka bertemu saat pertama kali hingga tak sadar posisi keano tertidur sudah berbanding terbalik dengan mereka.
_________*///*________
hehe part epilog ya berarti bagian akhir cerita.
terimakasih buat kalian yg selalu ada buat novel ini.
yg mau baca cerita Nil yg lain mampir aja ke profil Nil.
Nil akan mencoba lanjutkan novel Nil yg sudah cukup lama Hiatus dan untuk novel baru Nil berhentikan dulu karena masih menulis ceritanya.
terimakasih
Nil sayang kalian.