My Heart's Idol Girl

My Heart's Idol Girl
PART 55



setelah merasakan Aurellia yg tenang perlahan faresta berdiri dan menidurkan Aurellia karena memang Aurellia sudah tertidur dipangkuan faresta


"lucu banget si kamu tuh gimana coba aku bisa berpaling dari perempuan lain sedangkan kamu aja buat aku gak bisa berpaling. satu satunya perempuan yang berhasil masuk dalam hati ku dengan sangat mudah. kamu membuka gembok hati ku yg tak tersentuh. sifat mu yg membuatku jatuh cinta berkali kali denganmu. kamu tau sayang hanya kamu tak akan pernah ada yang lain kecuali anak kita yang cantik nya juga sama seperti mu." memandang wajah istrinya dan mengelus pucuk kepala Aurellia kemudian mengecupnya lama dan dalam.


faresta terkejut saat Aurellia memajukan bibirnya seperti minta cium. senyum jahil terukir indah dibibir faresta.


bukan nya mencium bibir Aurellia faresta malah menjepit nya dengan jari telunjuk dan tengahnya.


"hmmm" setengah berteriak saat dirasakan bibirnya ditarik.


"kamu jahat banget bibir aku ditarik" Aurellia ngedumel dengan bibir yang mengerucut.


"siapa suruh kamu pura pura tidur hmm itulah hukuman nya"


" kamu jahat banget aku kan minta cium" suara nya pelan saat di kalimat terakhir. karena memang Aurellia merasakan malu.


" istri siapa sih gemas banget akunya " faresta mencubit pipi Aurellia dengan gemas.


"sakit kamu mau bikin bibir sama pipi aku bengkak" rengek nya dengan mata yang sudah berkaca kaca lagi.


"enggak sayang ku ughh sini sini peluk mau cium kan sini aku cium" faresta memeluk tubuh Aurellia dan mencium nya berkali kali.


membuat bibir Aurellia tersenyum senang.


Aurellia membalas dengan menaik-turunkan alisnya dengan senyum jahilnya.


" ekspresi macam apa ini kamu sengaja ngerjain aku ya" Aurellia semakin memperlebar senyum dan memeluk tubuh faresta dengan erat.


"ya ampun istri ku manja banget gak kebayang waktu aku gak ada gimana dia gak bisa tidurnya nangis tiap pagi ya ampun " batin Faresta dan memeluk tubuh Aurellia erat erat.


" ih bau kamu bau mandi sana" faresta melongo saat Aurellia mendorong tubuhnya dan dengan sengaja menendangnya ke arah kamar mandi.


"bau banget mandi sana jangan pakai farfum kamu gak enak" seraya berdiri dan kembali mendorong tubuh faresta ke dalam kamar mandi.


faresta hanya menuruti nya dengan senyum nya. dia tau itu bawaan hamil istrinya.


setelah faresta masuk ke kamar mandi Aurellia kembali duduk di pinggiran ranjang melihat foto kedua orang tua nya.


" ayah ibu Aurel sudah bahagia bahkan sangat bahagia kalian tau tuhan mengirimkan malaikat ke dalam hidupku setelah kepergian kalian. dia memberikan ku kebahagiaan yang sempurna, memberikan ku semua yg aku impikan, keluarga kecil yang bahagia cinta yang besar dan dia juga memberikan benih cintanya untuk ku. apa ayah ibu tau aku sedang mengandung, mengandung anaknya dan anak ku, buah cinta ku dengannya aku bahagia sungguh sungguh bahagia "


Aurellia kembali mengeluarkan air matanya. kali ini air mata bahagia nya.


didalam faresta mendengar semua ucapan faresta ini Dejavu suasana saat ini saat pertama kali dirinya membawa Aurellia kedalam kamarnya dan saat itu dia dan Aurellia juga berada diposisi seperti ini.


" aku juga berterimakasih pada ayah dan ibu yang sudah melahirkan kamu membawa mu ke dunia ini dan menjadi milikku " faresta keluar dan memeluk tubuh Aurellia yang tadi sempat kaget karena kemunculan faresta yg tiba-tiba.