My Heart's Idol Girl

My Heart's Idol Girl
PART 30



exelle masuk kedalam ruangan faresta ia ingin meminta beberapa tanda tangan dari faresta serta ingin mengeluarkan beban dihatinya.


" wajahmu kusut sekali dude? " faresta memperhatikan wajah exelle sejak exelle masuk keruangan nya dengan wajah yg kusut.


"ahh ntahlah aku bingung harus bagaimana dia sudah membenciku " exelle menghela nafasnya dan menunduk setelah mendarat kan pantatnya di sofa dalam ruangan itu segitu pun dengan faresta dia menepuk pelan bahu exelle.


"berjuanglah tunjukkan cintamu aku yakin dia akan sadar siapa kau " semangat faresta


"hah dia saja tidak ingat namaku" sangkal exelle dengan wajah yg semakin ditekuk


"mungkin dia hanya melupakan namamu kau ingatkan kau meninggalkan nya tanpa memberitahu nya mungkin itu menjadi luka baginya dan cara satu satunya dia melupakan exelle kecil ya melupakan namanya" jelas faresta exelle hanya mengangguk membenarkan ucapan faresta.


hening beberapa saat sampai suara faresta membuat exelle menjadi semangat


"kau mau mengurus bisnis iklan yg akan di bawakan oleh Maureen sebagai model kau akan dikirim sebagai pemimpin pemotretan dan shooting itu sampai selesai" exelle mengangguk semangat .


"baiklah shooting dan pemotretan akan di adakan 2 hari lagi tapi tidak disini pemotretan dan shooting akan diadakan di Korea dan Paris...."


".....aku akan pergi membawa Aurellia sekalian aku honeymoon dengannya pergunakan waktu disana untuk mendekati nya" sambung faresta exelle dengan senang hati mengiyakan.


***


hari berganti kini tiba saatnya mereka berangkat ke negara pertama yaitu Korea.


hari ini Aurellia memakai baju santainya karena Aurellia termasuk orang yg sederhana tak ingin menyusahkan dirinya sendiri dengan pakaian pakaian mewah itu karena saat ini mereka hanya akan berangkat ke bandara.


Aurellia menggunakan pakaian warna biru langit dengan rambut dikuncir dan menggunakan topi warna putih lengkap dengan polesan make-up yg tak terlalu tebal



sedangkan faresta hanya menggunakan kemeja putih dan celana jeans warna hitam


.



exelle dengan wajah datarnya menatap kedatangan faresta dan faresta semetara Maureen dengan senyum manisnya




Maureen sudah berhamburan kepelukan Aurellia begitupun sebaliknya.


dua laki laki yg melihatnya pun hanya menggeleng kan kepala mereka.


sampai penerbangan mereka di sebutkan barulah Maureen dan Aurellia melepaskan pelukannya dan berjalan beriringan tanpa memperdulikan dua laki laki dibelakang mere membawa koper dua perempuan tersebut.


seakan lupa diri kedua perempuan tersebut saat sudah bertemu sampai Maureen tak sadar bahwa kopernya tak berada ditangannya.


sampai dalam pesawat saat hendak mendudukkan diri batu dia teringat dengan barang bawaannya sampai matanya melotot tak percaya barangnya dibawa oleh seorang exelle.


dengan wajah datarnya exelle memasukkan kopernya dan koper Maureen ketempat nya dan Maureen hanya tersenyum kikuk.


sampai exelle mendudukkan diri disamping Maureen tanpa sepatah katapun dan memejamkan matanya.


jangan tanya Maureen hanya mendengus kesal dan menghempaskan tubuhnya disamping exelle dengan bibir mengerucut.


semetara Aurellia dan faresta sudah duduk tenang dengan saling memeluk dan memejamkan mata mereka menakutkan kehangatan dari masing masing tubuh.


perjalanan yg ditempuh selama 9 jam 31 menit itu membuat para penumpang merasakan kebosanan dan itu yg saat ini dirasakan Maureen melihat kesamping dengan kesal karena exelle tertidur pulas selama hampir 4 jam lamanya dan melihat ke seberang bagaimana pasangan pasutri itu sedang bermesraan dengan melayangkan ciuman ciuman mereka


bibir bawah Maureen jatuh menandakan dia iri kapan dia bisa begitu dengan orang yg dicintainya


melihat lagi kearah samping dengan sedikit terperanjat kaget melihat exelle yg sudah membuka matanya dan sedang melihat dirinya..