My Heart's Idol Girl

My Heart's Idol Girl
PART 37



sudah enam hari mereka di Korea besok adalah terakhir mereka dan dilanjutkan malamnya ke Paris.


Maureen masih dengan perkejaan nya dan exelle yg masih disibukkan dengan perkejaan nya dan perkembangan urusan pernikahannya.


kabar pernikahan seorang model cantik internasional sudah tersebar luas terutama di Kanada tempat tinggal mereka.


bukan hanya itu kabar pernikahan ini lebih menggemparkan karena Maureen yg akan menikah dengan asisten pribadi seorang Evano Faresta dan exelle yg dikenal orang dengan orang terkaya nomor 2 di Kanada setelah faresta.


ya masih ingat kan bahwa faresta pewaris tunggal keluarga Alexander perusahaan yg berdiri kokoh di Kanada beberapa puluh tahun silam kini masih berdiri atas kendali seorang exelle ya walaupun dia tak turun langsung karena tak ingin terlibat dengan urusan pekerjaan menjadi seorang CEO yg akan menguras waktunya bersama keluarganya nanti dan lebih memilih orang kepercayaan menjadi penggantinya. alasan itu juga seorang faresta menerima exelle menjadi asisten pribadinya yg notabene nya orang terpandang dengan beberapa aset miliknya dinegara ini.


sementara Maureen dan exelle tengah sibuk dengan urusan nya masing masing disini Aurellia tengah berdiam diri dikamar sendiri entahlah Tah apa yg membuatnya hari ini malas untuk ngapain ngapain. sedangkan faresta entah pergi kemana sejak dari pagi dihubungi selalu sibuk.


Aurellia hanya menyibukkan dirinya dengan duduk berselonjor kaki didepan tv yg sedang menayangkan drama Korea yg lagi menjadi tranding di negara itu dengan makanan setoples ditangannya itulah yg dilakukan dari pagi hingga sore hari.


sore menjelang malam Aurellia memilih mengakhiri kegiatan nya dan masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri dan sekaligus menunggu suaminya pulang


tapi lama menunggu hingga makan malam Aurellia usai faresta tak kunjung pulang dan itu membuat Aurellia sedih dan menghempaskan tubuhnya ke ranjang besar didalam kamar hotel itu dan menelungkup kan wajahnya di bantal.


hingga suara Isak tangisnya tak terdengar.


hingga masuk kedalam mimpi pun masih terdengar Isak tangisnya.


sekitar jam 3 pagi faresta masuk kedalam kamar hotel dan melihat Aurellia sudah tertidur tanpa selimut dan tubuh yg meringkuk.


perlahan faresta mendekati Aurellia dan melihat ada bekas air dipipi nya dan itu berasal dari matanya. hati faresta meringis melihat nya.


"maaf ya" hanya itu yg keluar dari mulut faresta seraya mencium kilas bibir Aurellia dan berlalu kekamar mandi.


******


pagi datang Aurellia dikejutkan dengan orang orang yg berada dikamar nya yg tengah mempersiapkan alat alat make up dan satu set gaun putih yg diletakkan di patung manekin.


orang orang yg tengah sibuk tadi mendapati Aurellia yg sudah terbangun menghentikan kegiatannya dan membungkuk memberi hormat..


"maaf nona silahkan mandi dan kami akan mendandani nona karena waktunya sudah tak banyak lagi" ucap salah satu dari mereka dan yg lain membatu Aurellia beranjak dari kasurnya dengan masih bingung Aurellia mengikuti ajakan orang orang itu.


masih dengan hati dan pikiran yg bingung tapi tubuh tetap mengikuti kemauan mereka sampai akhir Aurellia sudah mengenakan gaun putih selutut bagian depan dan bagian belakang sedikit panjang dengan rambut dikepang dan diberi pita putih dengan anting berukuran sedang berwarna putih dan silver.ditambah sepatu putih yg sangat cocok dikaki Aurellia. dengan polesan make up yg flawless.


setelah selesai Aurellia dibawa para orang yg sudah berjejer rapi didepan pintu hotel dengan jas hitam yg dikenakan mereka.


Aurellia masih dengan wajah cengok nya.


sampai lah disebuah bangunan yg sangat indah bangunan yg dilapisi dengan kaca dan warna warna emas yg terlihat begitu indah.


sampai langkah Aurellia dituntun masuk kedalam ruangan tersebut. dan membuat Aurellia makin terkejut dan terperangah melihat semua orang duduk ditempat dan sedang menatap kearah nya dan satu laki laki yg tak dilihatnya dari kemarin kini berdiri gagah didepan altar dengan seorang pendeta yg tengah melihat kearah juga belum lagi tatapan penuh cinta itu dan senyum itu membuat jantung Aurellia seakan ingin loncat.



dengan perlahan Aurellia berjalan kearah dengan dituntun oleh exelle.


hingga sampai mereka saling berhadapan dan mengucap janji suci dihadapan Tuhan dan bertukar cincin dan pendeta memperbolehkan faresta mencium Aurellia.


dengan pembuat faresta mencium dan melumat bibir Aurellia yg dengan meriah disambut tepuk tangan para tamu yg hadir.


membuat Maureen meneteskan air mata bahagia melihat sahabat nya Aurellia telah bahagia dengan cintanya.


dia tak menyangka bahwa dari cerita menjodohkan sahabat kecil nya dengan sahabatnya yg lain membuat Aurellia yg malam mendapatkan cinta seorang Evano Faresta yg begitu besar.


dia juga tak menyangka selama ini dirinya bertengkar dengan orang yg selama ini dicarinya.


kini kebahagiaan menyelimuti dua pasang pasangan itu yg satu sudah sah secara agama maupun negara menjadi suami istri dan yg satu lagi otw.


raut wajah bahagia tak dapat di elakkan dari empat orang itu