
pagi ini menjadi pagi yg paling bahagia untuk Maureen dan exelle. pagi yg disambut dengan seseorang yg kita cintai yg kini telah terikat dengan kita hidup dan mati.
ada saja drama kecil pagi ini yg dibuat Maureen yg membuat exelle tak tahan untuk menerkamnya kembali.
seperti mengeluh sakit dibagian bawah perutnya. ya memang sakit tapi Maureen membuatnya seolah olah dunia sudah selesai dan rengekan manjanya membuat exelle kembali menerkamnya didalam kamar mandi. tak tanggung-tanggung 3 jam lamanya mereka dikamar mandi. kalau bukan karena rengekan Maureen yg mengeluh kedinginan mungkin satu harian mereka dikamar mandi.
berbeda dengan Maureen dan exelle. Aurellia dan faresta tengah bersiap siap untuk kembali pulang ke Kanada. karena sudah terlalu lama diberi orang, negri sendiri pun sampai lupa.
kalau bukan Aurellia yg ingin pulang mungkin mereka masih lama berada di Paris.
ya tentunya mereka pulang tanpa exelle dan Maureen pasangan baru itu.
setelah lamanya Berjam jam Aurellia dan faresta menempuh perjalanan panjang. akhirnya mereka sampai juga di Kanada dengan selamat.
dengan langkah gontai Aurellia masuk kekamar dan langsung melempar tubuhnya diatas ranjang besar miliknya.
sedang kan faresta harus kembali ke kantor untuk mengurus beberapa berkas yg harus ditanda tangani nya.
Aurellia terbangun saat bunyi ponselnya menganggu tidurnya. Maureen ya nama itu yg tertera dilayar ponselnya. dengan malas Aurellia mengangkat ponselnya.
"hmmm" hanya itu yg keluar dari mulut nya. sedang kan Maureen mendadak kesal dengan jawaban yg diberi sahabatnya itu
"hei ibu ratu aku menelfon pun ingin bertanya apakah kau sudah sampai kenapa nada bicaramu seperti itu" terdengar decakan dari ponsel Maureen ya siapa lagi kalau bukan Aurellia yg berdecak
"ck , kau menganggu ku tidur tau " Maureen yg mendengar terkikik geli. ya begitulah Aurellia jika sedang tertidur atau mengantuk jangan ada yg menganggu atau mulut tahanannya itu akan melukai hati siapapun yg mendengar.
Aurellia memutuskan panggilan itu secara sepihak setelah mendengar kikikan dari Maureen.
ingin rasanya kembali memejamkan matanya tapi rasa lengket di badan lebih mendominasi.
dengan ogah ogahan Aurellia masuk kekamar mandi.
oh ayolah apakah pekerjaan begitu penting dibandingkan istrimu yg dirumah ini.
dan seperti Aurellia memang sudah nyaman dengan baju kemeja faresta yg selalu dipakainya diparis ketika lupa membawa baju gantinya.
tapi kali ini berbeda, jika biasanya Aurellia memakai nya dengan pasangan celana hot pants nya kali ini tidak.
Aurellia hanya menggunakan atasannya saja tanpa dilengkapi dengan celananya.
ya apalagi kalau bukan dalamannya saja dan itu semakin membuatnya tambah terlihat sexi.
Aurellia duduk ditepi ranjang dengan lamunannya.
lamunannya hilang ketika pintu itu terbuka dan menampakkan faresta yg terlihat capek tapi tetap tampan.
faresta tercengang dengan apa yg dilihatnya istrinya berpenampilan seperti sedang menggoda nya.
membawa langkah faresta kian mendekat ke arah Aurellia. dengan seringai senyumnya yg membuat bulu kuduk Aurellia berdiri.
dengan semakin dekatnya faresta, Aurellia pun semakin memundurkan tubuhnya kebelakang.
hingga dirinya tak bisa gerak lagi karena suaminya telah sampai dan lebih dulu menahannya.
lama Aurellia bertatap muka dengan faresta hingga satu kecupan singkat faresta membuat Aurellia sedikit terkejut.