My Heart's Idol Girl

My Heart's Idol Girl
PART 29



hai author balik lagi nih kecerita Aurellia dan faresta. mungkin juga akan ada cerita exelle dan Maureen.


*****


disaat yg bersamaan dimana exelle tengah galau di balkon kamarnya


disini dimansion mewah milik seorang miliader dunia yg terkenal dengan ketampanan dan kekejamannya tengah merasakan berbunga bunga dengan ungkapan cinta sang istri.


setelah melumat habis bibir istrinya faresta kembali memeluk tubuh Aurellia erat.


faresta melonggarkan pelukannya dan menatap mata Aurellia dalam seakan mengatakan " aku juga mencintaimu bahkan sebelum kau mencintaiku"


faresta mencium bibir Aurellia kilas kemudian memeluknya kembali


Aurellia tersenyum dibalik dada bidang milik Faresta.


" aku juga mencintaimu bahkan sebelum kau mencintaiku " bisik faresta tepat di telinganya Aurellia.


hatinya menghangat mendengar ungkapan cinta dari orang yg selama sebulan ini menyandang sebagai suaminya


tak terasa satu bulir kembali menjalar ke pipi mulus Aurellia hingga suara isakan terdengar membuat faresta melepaskan pelukannya dan menangkup wajah istrinya dengan mengusap air mata itu dan mengecup kedua kelopak mata Aurellia dengan lembut.


"hei ada apa kenapa kamu menangis hmm" satu kecupan kembali mendarat di bibir mulus Aurellia.


Aurellia menggeleng dengan senyum nya yg manis membuat faresta bingung pasalnya walaupun menggeleng dengan senyumnya tapi air matanya tak berhenti meluncur.


"kenapa masih menangis hmm" raut wajah khawatir ditunjukkan faresta dan menyatukan kening mereka masing masing hingga deru nafas masing terasa sangat dekat satu sama lain.


"Aku bahagia " satu kalimat dua kata yg meluncur membuat keduanya mengembangkan senyum terbaik mereka


faresta menyimpan wajahnya dicuruk leher Aurellia dan menghirup wangi sang istri yg dirindukan nya padahal baru beberapa jam berpisah.


dengan lembut faresta menidurkan tubuh Aurellia agar terlentang diatas ranjang dengan faresta yg tak melepas ciumannya dileher Aurellia.


terus mencium leher Aurellia tak henti hentinya. Aurellia yg tadinya terkikik geli kini harus merasakan hal yg baru saja dirasanya.


menegang, kaku gugup berkaki kali Aurellia menelan salivanya dengan susah disertai dengan helaan nafas berat.



lain halnya dengan Aurellia yg menegang. faresta malah nyaman dan tak ingin melepaskan diri hingga dengkuran halus terdengar ditelinga faresta.


faresta tersenyum melihat istrinya sudah tertidur. dengan berat hati faresta memperbaiki tidur istrinya dengan menyelimuti tubuh istrinya dan mengecup kilas kening dan bibir yg sudah menjadi candunya itu. dan bergegas kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.


setelah faresta membersihkan dirinya faresta naik keranjang dan berbaring memeluk Aurellia sampai ia benar benar masuk kedalam mimpinya.


********


pagi ini faresta berangkat kekantor dengan senyum yg menghiasi wajahnya sepanjang perjalanan dari rumah hingga ruang nya sendiri


para karyawan yg melihat mengeryit aneh dan para kaum wanita menjerit tertahan pasalnya mereka semua tak pernah melihat sekalipun selama mereka berkerja diperusahan itu bertahun tahun melihat senyum indah sang CEO .


exelle sahabat sekaligus asisten pribadi faresta pun hanya bisa tersenyum melihat sang sahabat nya itu tersenyum bahagia.


"kau sudah mendapatkan cintamu. dan Sekarang aku harus berjuang juga untuk mendapatkan cintaku" batin exelle yg membayangkan wajah Maureen.


****


di sebuah apartemen mewah seorang Maureen yg baru saja selesai berberes apartemen dan memasak bergegas menelfon Aurellia. ingin mendengar kabar sahabat tercinta nya itu.


ya walaupun Maureen seorang model terkenal di dunia tapi itu tak membuatnya jauh dari dapur dan rumah karena Maureen sendiri besar dari keluarga yg sederhana.