LOVE IN DIFFERENCE

LOVE IN DIFFERENCE
Honeymoon part 1



Setelah acara resepsi telah selesai keesokan harinya, kami memutuskan untuk Honeymoon tentunya aku memilih pulau dewata yang memiliki kesan Romantis walaupun sebelumnya banyak kenangan aku dan Kristian, namun seiiring waktu aku sudah melupakan kenangan indah itu. Setibanya di pulau dewata kami memutuskan untuk menghabiskan waktu di Villa daerah Ubud karena disana pemandangan dan suasananya sangat mendukung sekali. Reandy semakin hari semakin nakal menurutku karena dia sudah mulai berani untuk mengatakan hal-hal yang intim seperti saat aku baru saja sampai di Villa


“Sayang kalau kaya gini bentuknya sih aku bisa ga bawa kamu keluar Villa nih sampe Honeymoon kita selesai”


Aku melirik ke arahnya dengan tatapan setajam silet


“Maksudnya ?”


“Tempatnya enak sayang romantis bikin aku betah gitu..”


“Idihhhh kamu sekarang udah mulai nakal yah”


“Yah gapapa nakal sama istri sendiri daripada nakal sama istri orang ,” jawabnya santai


“Oh mau gitu godaiin Istri orang , boleh kok Sayang, tapi besoknya akan ada surat dari pengadilan aja”


“Aku becandaaaaa…. Aku Cinta banget sama kamu dari ujung rambut sampe ujung kaki mana berani aku maen-maen sama cewe lain, aku tau kamu galaknya ngelebihin Ibu Tiri kok “


“ RENDDYYYYYYYY .. ga usah minta jatahhhh yah malem ini “


“Becandaa Sayang jangan gitu please.. “ di berlutu di hadapanku namun aku hiraukan. Aku segera berlari keluar Villa untuk melihat pemandangan sekitar untuk aku upload di Sosial mediaku. Namun sejujurnya aku sedang malas dengan Reandy.


**


Malam hari tiba seharian ini kami habiskan untuk berjalan-jalan menikmati Ubud mulai dari bermain ATP , mengitari sawah dan sungai . Sungguh sangat melelahkan badanku rasanya remuk namun Reandy mengerti akan kemauanku dia memanggil seorang terapis pijit untukku. Dia memang sangat pengertian tentang apa yang aku butuhkan. Bell pintu terdengar di luar Villa akhirnya Reandy menghampiriku dan membisikan


“Aku ke teras dulu yah, jangan Kangen Cuma mau ngecheck email aja “


“Suami Binal “ kataku kepadanya


Tawa Reandy pecah mendengar perkataanku dia langsung menuju balkon Villa sambil menikmati secangkir Kopi buatanku. Terdengar suara jangkrik yang menemani kami melalui keromatisan


Selesai aku di Pijat dan Reandy kembali ke kamar kami, aku mengambil handuk dan juga baju tidurku aku memang membawa beberapa baju tidur malam, selesai aku mandi aku mulai memakainya namun aku melihatku sendiri dicermin. Aku melihatku menggunakan baju tidur seolah seperti wanita penggoda. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk mengganti Piyama nantinya setelah aku keluar terlihat Reandy yang begitu terpana mellihatku menggunakan baju berbahan satin mengkilat, sepertinya dia sudah siap menerkamku malam ini.


“Sayang .. aku suka yang seperti ini …”


“Ren.. Aku mau ganti baju malu tauuu … “


“Masa malu, aku udah ga tahan pengen nerkam kamu nih “


Dia menhampiriku dengan sengaja mematikan semua lampu malam ini dan benar saja dia langsunng menerkamku malam ini. Sungguh tenaga Reandy tidak ada habisnya untuk hal ini. Dan akhirnya diselesaikan dengan semestinya.


“Sayang honeymoonnya ditambah aja yah, Biar cepet punya momongan”


“Rendyyyyyyy…. Suami Binaaaal yah kamu “


Perlu nambah extra part lagi ga nih ??


Komen yaaah