LOVE IN DIFFERENCE

LOVE IN DIFFERENCE
Berbaikan



Dua hari berlalu dan tetap perlakuan Cinta sama seperti sebelumnya, dia tidak bisa berbicara kepada Cinta untuk urusan Pribadi . Kristian pun masih melakukan hal yang sama sudah dua hari ini dia bermalam di mobil untuk menunggu Cinta mau berbicara dengannya.


Hingga sampai di malam di saat hujan yang lebat Kristian hanya terjebak dimobil miliknya, hanya ada Rokok disampingnya kala itu, sesungguhnya dia sudah berhenti merokok namun sudah tiga hari ini hanya Rokoklah yang selalu menemaninya.


Saat dia ingin keluar dari mobilnya untuk Merokok dan juga perutnya sudah mulai terasa sangat kelaparan. akhirnya dia memutuskan untuk pergi ke minimarket yang berada tepat diseberang jalan. Saat dia sampai dia membeli sebungkus Rokok dan juga sebuah Mie Instan Cup. Terasa perut yang sangat lapar hingga dia menghabiskan seluruh isi Mie Instan itu. selesai dengan makanannya dia segera pergi menuju mobilnya kembali, namun hujan deras tiba-tiba mengguyur tubuhnya. Rasa dingin menusuk ditubuh Kristian namun rasa dingin itu tidak sebanding dengan rasa sakit yang Cinta rasakan. Kristian sungguh tidak memperdulikan dirinya yang sudah basah, hampir seluruh bajunya basah. Tapi niat Kristian gigih dia tidak akan kembali ke apartement sebelum Cinta akan memafkannya. Dengan keadaan yang basah Kristian berusah memejamkan matanya yang lelah akibat sudah hampir tiga hari ini dia tidur didalam mobil belum lagi jam makan siang dan malam yang selalu dia lewatkan . Membuat tubuhnya terasa lelah dan lemah.


Pukul 06.00 tiba namun keadaan Kristian yang lemah membuat dirinya lupa untuk pergi sebelum pukul 06.00 karena Kristian mengetahui bahwa Ibu Adelia akan pergi berbelanja. Ibu Adelia yang melihat mobil Kristian segera menghampirinya , ada rasa yang begitu penasaran mengapa sampai Kristian tertidur di mobil belakangan ini. Ketukan demi ketukan namun tak juga di Gubris oleh kristian , terlihat raut wajah Kristian yang pucat. Membuat Ibu Adelia Panik dan segera menghubungi Cinta, tak lama Cinta keluar ditemani Andy.


Cinta aberusaha mengetuk kaca mobil Kristian namun tetap tidak ada respon dari Kristian, hingga Akhirnya Andy mengambil alih, dia harus menyalakan Alarm mobi Kristian agar Kristian bisa kembali sadar. Namun nihil Alarm mobil Kristian sudah berbunyi namun tak ada respon juga. Cinta dan Ibu Adelia panik dan Air mata terus menggalir di wajah Cinta. Andy pun mengambil palu dan berusaha untuk memecahkan kaca milik Kristian.


Prankkkk berhasil kaca itu pecah, namun Kristian masih terbaring lemah , suhu badannya tinggi mukanya pucat. Andy memindahkan Kristian kesamping kemudi dan segera mengambil alih kemudi Cinta dan Ibu Adelia segera masuk kedalam mobil untuk segera membawa Kristian ke RS.MONALISA


Sesampainya di RS MONALISA Kristian segera ditangani oleh dokter UGD , Cinta dengan setia menemani Kristain disampingnya. Dia berdoa agar kekasihnya itu segera sadar. Setelah infus di pasang dan juga oksigen dipasang. Cinta yang berada di samping Kristian segera menceritakan Kronologis kejadian kepada sang dokter . Hampir setengah jam dokter menangani Kristian di UGD dan dokter memutuskan bahwa Kristian harus diopname karena kondisi Kristian yang lemah.


Setelah berpindah ruangan, Kristian mulai tersadar bahwa dirinya merasa sangat pusing sekali dibuka matanya perlahan terlihat Cinta ada disampingnya dan sedang menggengam tangannya. Dia masih mengira bahwa ini mimpi namun rasa sakit yang dia rasa terasa sangat nyata.


“Kris.. kamu sudah sadar ?”Apa kamu masih merasa pusing?”


Senyum terlihat diwajah Kristian..


“Hanya sedikit pusing”


“Apa kamu ingin minum?”


“Iya .. aku merasa haus “


Cinta dengan sigap mengambil segelas air dan segera membatu Kristian untuk meminumnya dan membaringkan Kristian kembali


“Aku suapi ya?” Tanya Cinta kepada Kristian


“Tidak.. aku masih belum ingin makan”


Air mata tiba-tiba mengalir di kedua pipi milik Cinta, dia merasa bersalah kepada Kristian hingga membuat Kristian menjadi seperti ini


“Aku minta maaf, hingga membuatmu menderita seperti ini”


“Aku yang seharusnya minta maaf kepadamu, disaat kepergian Ayah seharusnya aku ada disampingmu”


“Sudahlah tidak usah dibahas lagi” pinta Cinta kepada Kristian


“Maafkan aku Cinta, tapi malam itu ponselku terjatuh hingga akhirnya aku baru bisa memblinya keesokan harinya, dan maaf juga aku tidak menghubungimu karena aku tidak mengingat nomer ponselmu. Dan aku memutuskan membelikan mu nomer ponsel yang sama dengan miliku hanya berbeda satu nomer dibelakangny. Dan untuk potingan temanku , Demi apapaun aku tidak ada hubungan dengan Fenny dan aku sudah memintanya untuk menghapus potingan itu. Jika perlu akan ku panggil dia kemari untuk menjelaskan kepadamu”


Tangis Cinta menjadi-jadi ternyata selama ini yang dia pikirkan kepada Kristian salah besar. Dia terlalu buta akan kebenaran dan hanya mengandalkan sesuatu yang dilihatnya semata. Jika saja dia memberikan Kristian waktu untuk menjelaskan semuanya tidaklah mungkin Kristian akan jatuh sakit seperti ini. Padahal Cinta sangat tahu bahwa hanya udang saja bisa membuatnya jatuh sakit terlebih dia melihat Kristian berhari-hari harus menderita tertidur didalam mobil dengan keadaan yang dingin.


“Sudahlah aku sudah menutup semua kenangan buruk dan kesalah pahaman yang terjadi, dan aku akan berjanji akan selalu mendengarkan semua perkataanmu “ ucap Cinta kepada Kristian


“Jadi aku boleh minta sesuatu ?”tanya Kristian


“Katakan saja”


“Aku minta Ciuman saja, karena aku sangat merindukan Ciuman darimu” Senyum jahil Kristian terlihat


“Krissss…. “ Cinta memukul dada Kristian yang kekar


Hingga akhirnya Kristian memeluk sang kekasih dengan erat


“Aku hanya membutuhkan pelukan hangat darimu”


Haiii up lagi nih


Mana dong komentnyaaa gengsss


Likenya juga plisssssssss.