LOVE IN DIFFERENCE

LOVE IN DIFFERENCE
“Pelampiasan”



Kejadian malam itu membuat Cinta merasa malu jika harus bertemu dengan Kristian , dia pasti akan berfikiran bahwa Cinta merupakan wanita gampangan , yang bisa di sentuh dan dicium namun ketika akalnya berusaha menolak , tidak dengan perasaannya . Ada perasaan senang ketika Kristian mencium bibirnya . Semalaman dia tak bisa tidur dengan nyenyak semakin dia menggingat jatungnya bedegup kencang . Kejadiaan yang sama di rasakan oleh Kristian , meski dirinya sudah sering berciuman dengan Gaby namun , Ciuman kali ini membuat dia berasa hal yang berbeda ada rona bahagia dan hati yang deg-degan menjadi satu , hingga membuatnya susah tidur . Dan dia ingin menceritakan kejadian tersebut kepada Steve di kantornya besok dan memikirkan bagaimana dia akan bersikap kepada Cinta , dia bingung apakah Cinta akan bersikap seperti dulu lagi , berusaha menjauhinya kembali , sungguh itu hal yang tidak ingin Kristian dapatkan dari Cinta .


Pagi ini pun Kristian berusah bersikap biasa kepada Cinta begitu pun sebaliknya . Dan Kristian meminta Cinta untuk memninta Steve ke ruangannya . Tak lama berselang steve datang dan segera duduk di sofa di ruangan Krsistian


“Asyik .. banyak sekali oleh-oleh yang kau bawa “ mengambil bingkisan yang telah Kristian siapkan


“Bagaimana keadaaan ibumu ?” Kristian mengahmpiri Steve dan duduk di sofa


“Sudah amat membaik , darah tingginya kambuh sehingga butuh istirahat , bagaimana keadaan Resort sepertinya , pusat sangat senang dengan apa yang kau presentasikan “


“Tinggal 5% lagi , resort itu bisa di buka full “


“Stev .. aku ingin mengatakan sesuatu .. “ Kristian meneretukan tangan di keningnya


“Ada apa ..ini terkait pekerjaan ? “


“Bukan .. Aku bingung memulainya namun aku aka menceritakannya “ Kristianpun mulai menceritakan kejadian detail kepada Stev , seketika Steve kaget dibuatnya


“Kau sungguh gila Kris , mau kau kemanakan Gaby dan bagaimana dengan Cinta ?”


“Stev .. ku mohon jangan membuatku bingung , apa Cinta hanya sebagai pelarianku saja karena Gaby tidak ada”


Tak senggaja Cinta yang hendak mengetuk Pintu Kris mendengar itu semua , membuat perasaan Cinta hancur untuk kesekian kalinya . Air matanya tak terbendung kala itu . Kristian yang melihat Cinta akan masuk , panik dan tidak seharusnya dia mengatakan itu . Namun Cinta terburu-buru keluar dari ruangan Kristian. dan Kristian berusaha mengejarnya namun Cinta pergi menuju toilet dan tak mungkin Kristian mengejarnya masuk ke Toilet . Cinta menangis namun dia teringat dia harus kembali bekerja , dia harus kuat dan harus mengerti akan situasi ini , mungkin benar ucapan Kristian bahwa dia hanyalah pelarian semata. Sebisa mungkin Cinta tersenyum dan kembali ke meja kerjanya . Ketika Cinta kembali ternyata Cinta sudah tidak melihat Steve di ruanagn Kristian . Kristian segera menghampiri Cinta .


“Cinta .. aku mohon jangan salah paham “ memohon kepada Cinta


“Maaf pak .. aku tidak mengerti .. ini asih jam kerja dan aku masih banyak pekerjaan , apa Bapak membutuhkan sesuatu “ Cinta berbicara kepada Kristian namun tak di pandangnya wajah Kristian melainkan layar laptop yang dia perhatikan.


“Maaf Cinta “ Kristian meninggalkan Cinta dengan rasa yang teramat bersalah hingga dia tidak fokus dengan pekerjaannya kali ini .


Kali ini Cinta meminta izin kepada Kristian agar terlebih dahulu pulang . Dan Kristian dengan pasrah menyetujui keinginan Cinta , walau dalam hatinya dia ingin sekali menjelaskan kejadian salah paham ini kepada Cinta . Cinta segera mengambil tas dan juga ponselnya dan hendak turun menuju lobby . Hari ini dia ingin sendiri . Pada saat pintu Lift terbuka ternyata Cinta melihat wanita yang sangat ia kenal , dia adalah Anna teman dan juga sahabat Cinta . Ketika pandangan mereka bertemu mereka berdua langsung menyebutkan nama mereka


“ Anna “


“Cinta .. kau benar Cinta sahabatku ?” Memeluk erat sahabatnya


“Kau sudah pulang dari australia , mengapa kau jahat sekali .. tidak memberikanku kabar ?” Memeluk sahabatnya dengan erat


“Aku menghubungi nomor rumahmu dan ponselmu namun tidak aktif “ jawab anna kala itu


“Oh ya .. kamu ada apa kemari ?” Tanya Cinta penasaran


“Tentu saja , dia atasan ku ..”


“Apa ternyata dunia ini sempit ya... “ ujar Anna


Aku sanggat merindukanmu Anna , kupikir kau sudah lupa .. “


Merekapun melanjutkan obrolan hingga bertukar nomor ponsel , setelah itu Anna berpamitan hendak menemui Steve dan Cinta pergi meninggalan Kantor hendak pergi ke toko buku untuk menghibur dirinya.


Kristian masih memikirkan Cinta. Namun dia memikirkan kata-kata Steve siang itu ,” sebagai lelaki kamu seharusnya sudah bisa menentukan pilihan , kau seharusnya tahu perasaaanmu , dan jangan sampai membuat wanita merasa di permainkan perasaannya. Kristian langsung mengambil ponselnya dan segera menghubungi Gaby , dia ingin mengutarakan perasaannya saat ini kepada Gaby . Tak lama Gaby menjawab panggilan dari Kristian.


^Halo Kris .. ada apa ^


^Apa Kamu sibuk^


^saat ini aku sedang beristirahat.. Ada apa Kris^


^maaf Gaby , sepertinya aku ingin mengutarakan perasaanku saat ini , Aku sungguh tiba bisa menjalankan LDR , Aku takut jika kamu terluka disana ,namun aku harus jujur kepadamu saat ini^


^huffffff... aku sudah mengira kau akan mengtakan hal ini , dan aku merasa memang hubungan kita ini menjadi TOXIC Relationship , aku juga bingung tentang perasaanku saat ini , ada baiknya kita BREAK untuk tahu pearasaan kita kedepannya , Maaf Kristian karena impianku membuat perasaanmu kepadaku menjadi seperti ini^


^Tidaakk seharusnya aku yang meminta maaf , aku harap kamu bisa mengerti Gaby^


^Maaf Kristian , sepertinya Jam istrihatku sudah habis , kau jaga dirimu baik-baik disana^


^Terimakasih Gaby , Kamu Juga jaga kesehatan disana^


Seketika Kristian lega telah memberitahu Gaby akan perasaannya saat ini , selanjutnya dia bisa memikir Cinta . Segera Kristian menghubungi Cinta , namun tak ada jawaban dari Cinta . Membuatnya Gusar kemana dia harus mencari Cinta . Tidak mungkin kerumahnya. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk pulang dan beristirahat , mungkin Cinta membutuhkan waktu untuk sendiri . Esok hari di kantor dia akan berusaha berbicara dengan Cinta .


Tak lama Cinta sampai di rumah , di taruhnya tas kerja dan segera mengambil ponsel yang tenyata ada 5 panggilan dari Kristian dan juga satu pesan dari Anna . Besok Anna hendak mengajak Cinta untuk pergi makan siang bersama . Segera dia membalas pesan dari Anna sebelum dia hendak menghubungi Kristian .


Setelah berkirim Pesan dengan Anna , Cinta langsung mengirimkan pesan kepada Kristian


*Ada yang bapak Butuhkan ? Maaf tadi aku sedang di toko buku * Cinta


Nada pesan terdengar dari Ponsel Krstian dan ternyata dari Cinta segera dia buka pesan tersebut dengan penuh Rasa gemetar akan kesalahannya . Namun saat dia menerima pesan tersebut dia segera menelepon Cinta . Namun tetap saja tidak di angkat oleh Cinta . Perasaan itu membuat Kristian Gemas da juga emosi .


Like dan koment nya plissss