LOVE IN DIFFERENCE

LOVE IN DIFFERENCE
Lamaran



Tiga tahun berlalu membuat Cinta harus berusaha keras untuk memulai kehidupan baru sesuai dengan impiannya selama ini. Butuh berbulan-bulan bulan bagi Cinta untuk melamar pekerjaan. Pekerjaan di IbuKota sangat lah sulit hingga akhirnya Reandy yang merupakan sahabat sekaligus Pria yang selalu menemaninya hingga saat ini membuat keputusan dan terobosan baru


Reandy yang Cinta kenal ternyata adalah anak dari salah satu pengusaha mobil mewah yang ada di Singapura, alasan terbesar Reandy bekerja di PT.GREENLAND adalah agar dia bisa mandiri dan belajar dari perusahaan besar tersebut. Hingga akhirnya setelah pertemuan dengan Cinta membuat semangat Reandy semakin menjadi-jadi. Hubungan Cinta dan Reandy semakin hari semakin baik hingga akhirnya Reandy yang di percaya oleh Ayah nya untuk menjalankan modal bisa mendirikan sebuah perusahaan Start Up dimana dia mendirikan sebuah Perusahaan berbasis belanja online yang dia beri nama “BUY ME” . Hanya butuh satu tahun Reandy dan Cinta membesarkan perusahaan itu dan dengan karyawan yang awalnya kurang lebih hanya enam orang. Hingga setelah dua tahun berdiri Reandy bisa memperkerjakaan kurang lebih sekitar 300 karyawan. Cinta yang di percaya oleh Reandy sebagai Branch Manager memegang peranan yang sangat penting. Dan sudah dipastikan Cinta saat ini sudah hidup lebih dari berkecukupan. Dia berhasil membeli satu buah apartemen mewah dengan fasilitas yang sangat lengkap, mobil bill up dan juga tentu saja rumah mewah untuk Ibu Adelia. Bahkan kehidupannya sekarang sangat jauh berbeda dengan kehidupan yang dulu perusahan Rintisan mereka berhasil menduduki urutan ke tiga di Indonesia dengan laba bisa mencapai 5 Milyar perbulan.


Kehidupan Andy juga berubah 180 derajat, Andy yang dulu sering bermalas-malasan kini dia sukses membangun sebuah Restoran Terkemuka di Jakarta dengan Omset bisa mencapai 100 juta perhari. Ada kebanggan tersendiri bagi Cinta kepada Adiknya. Kepergian Ayah membuat semuanya menjadi berubah dan berusaha untuk bisa membanggakan Ayah dan juga Ibu.


Cinta POV


Aku dan Reandy berdiskusi mengenai program kita untuk bisa berakusisi dengan pengiriman dari Luar negri yang sangat bisa memmberikan pelayanan yang maksimal. Namun ada hal yang memeberatkan diriku bahwa aku harus pergi kembali ke singapura. Awalnya Reandy menawarkanku untuk tidak mengerjakan project tersebut karena dia sangat menegrti bahwa aku harus menghindari negara itu. Namun disisi lain aku harus bersikap profesional dalam pekerjaan hingga akhirnya aku memutuskan untuk pergi meeting dengan Nyonya Sarah, beliau adalah managing director disana dan aku sudah beberapa kali melakukan meeting bersama dengannya menggunakan aplikasi jarak jauh. Namun untuk MOU aku tidak bisa hanya mengirimkannya saja karena aku juga harus mengetahui pasti bahwa perushaan itu adalah perusahaan yang benar dan sesuai dengan Kriteria yang kami inginkan. Aku memutuskan untuk menunda keberangkatan terlebih dahulu karena aku masih memikirkan perkataan Ibu, Ibu selalu berkata bahwa dia tidak tahu sampai kapan dia bisa hidup dan bisa melihatku menikah. Ibu juga selalu menanyakan bagaimana perasaanku kepada Reandy.


Aku tahu bahwa Reandy memiliki perasaan yang tulus kepadaku, menyayangi keluargaku bahkan bisa menerima kekuranganku namun entah mengapa Hati ini tidak bisa di paksakan , samapai detik ini aku belum bisa menerima Cintanya, walau[un beberapa kali dia sudah melamarku bahkan orang tua Reandy sendiri sangat setuju jika kami segera menikah.


Perasaan bersalah selalu menghantuiku karena aku belum bisa menerima Reandy, namun Reandy selalu meyakinkanku bahwa Dia akan selalu sabar menunggu agar aku bisa menerima Cintanya. Bahkan sudah terlalu banyak perhiasaan yang dia berikan kepadaku . Aku sudah berulang kali menolak namun kegigihan dan rasa Iba yang membuat aku menerimanya.


Malam ini kami sekeluarga di undang untuk makan malam di sebuah ballroom hotel oleh keluarga Reandy, tentu saja aku sudah mengetahui bahwa makan malam ini bukan malam biasa karena aku sudah mulai memutuskan akan mencoba menerima Reandy. Hingga dia tanpa basa basi langsung menghubungi keluarganya untuk segera membicarakan pernikahanku dengannya.


Malam itu aku melihat Nyonya Sofi dan Tuan Leo terlihat sangat Rapi sedang menunggu aku,Ibu dan Juga Andy di Area Privat Room di sebuah hotel luxury di Jakarta. Kami segera duduk dan menikmati hidangan yang telah di sediakan setelah makan malam selesai, Tuan Leo segera memulai pembicaraan serius dia meminta kepada Ibu untuk merestui Reandy sebagai Calon menantunya. Air mata bahagia terihat di kelopak mata Ibu . Entah bagaimana perasaanku tapi mungkin hatiku sudah beku untuk bisa menerima Cinta. Aku berusaha tersenyum dan senang atas obrolan yang sedang kami lakukan hingga akhirnya Tuan Leo memutuskan untuk


“Aku setuju Ayah, namun aku harus menayakan kepada Nyonya Reandy terlebih dahulu ?”


Aku merasa terkejut oleh ucapan Tuan Leo


“Maaf Pah .. apa tidak terlalu cepat itu hanya sekitar tiga bulan lagi ?”


“Anak papa sayang .. Cinta tidak perlu khawatir kita bertiga yang akan mengatur semuanya , bukan begitu Ibu Adelia ?”


“Tentu saja Pak .. aku akan membantu dengan maksimal “


Tawa bahagia terdengar dari semua ..


Aku masih belum percaya bahwa sahabatku akan menikah dengaku


Bahkan untuk beciuman pun aku sungguh tidak bisa membayangkan