LOVE IN DIFFERENCE

LOVE IN DIFFERENCE
Kristian aku suka kamu *



Kejadian terjatuh ku tadi membuat benar benar pinggangku terasa sakit sekali , namun hendak menangis akupun malu karena sudah dewasa . Teman team ku pun membela aku ketika aku mencoba mengadukan perlakuan reandy , namun tetap saja yang paling menderita adalah aku .


Beberapa lembar design hendak aku bawa beserta laptop yang perusahaan pinjamkan kepadaku dan hendak aku akan menaruhnya di atas mejaku . Jam sudah menunjukan waktu pulang dan aku melihat beberapa team ku sudah mulai bersiap kembali ke rumah masing masing.


“ cinta , apa kamu ingin pulang bersamaku ?” Hussein hendak mengajak cinta pulang bersama


“ aku akan jalan menuju halte bus saja hussein “


“ kamu bersama aku saja , aku membawa mobil nanti ku antar kau sampe halte , ajakan pak steve kepadaku .


“ tidak usah pak , nanti merepotkan . Dan ini jam sibuk aku hendak menunggu 15 menit lagi pak disini , senyum cinta pun terlihat dengan manis


“ baiklah hati hati cinta , ada yang akan pulang bersamaku , aku akan menggantarkan sampe halte bus terdekat saja tapi . Ajak pak steve


File dan beberapa data sengaja cinta bawa untuk dia pelajari di rumah , dan ternyata pada saat Itu hanya tersisa cinta di ruangan itu , saking bersemangatnya dia melupakan jam pulang , segera cinta bergegas menggambil handphone dan tas . Ternyata di lampu di ruangan kristian masih menyala .


“ ternyata pak kristian sampai sekarang masih bekerja “ cinta langsung menuju lift dan suasana kantor sudah terlihat sepi . “ hari pertama sungguh tak terasa sudah larut “ katanya dalam hati tak lupa cinta mengeluarkan handphone dan headset hendak mendengarkan lagu di smartphonenya sambil membuka sosial media miliknya karena sedari tadi dia sibuk . Sambil berjalan menuju halte bus dan mendengar lagu kesayangannya maroon 5 . “ tin.. tinn.. “ suara itu memalingkan wajah cinta terlihat lampu mobil menyialaukan pandangan cinta , ternyata mobil kristian berhenti dan segera membuka kaca “ cinta , kau pulang larut sekali , ayo naik “ ajak kristian


“ terimakasih pak , lain kali saja pak merepotkan bapak “ senyum cintapun terlihat sangat manis , tetapi kristian berusaha untuk mengajak kembali “ tidak merepotkan sama sekali cinta dan kita juga satu arah “ segera pintu mobil kristian buka memepersilahkan cinta masuk , karena tak enak hari dan juga sesungguhnya dia senang sekali karena bisa semobil dengan kristian .


Sepertinya aku mulai suka kepada pak kristian “ bisik cinta dalam hati


“ cinta bisa aku meminta tolong padamu , ambilkan tiket parkir ku di dashboard” segera cinta membuka pintu dashboard dan mulai mencari namun tak juga cinta temukan “ tidak ada [ak “ sabuk pengaman yang menepel di tubuh kristan pun segera dilepas dan meiringkan badannya ke arah badan cinta hingga membuat aroma maskulin dari kristian tercium jelas di hidung cinta , kristian pun mencoba mencari tiket parkir , jarak antara kristian dan cinta semakin dekat membuat cinta takut bahwa debaran jantung yang kini ia rasakan bisa terdengar oleh kristian, ternyata tiket tersebut terselip antara lipatan buku yang ia simpan. “ ini dia” tunjuk kristian pada cinta . Namun karena jarak antara mereka begitu dekat membuat kristian salah tinggkah karena pada saat berbalik tepat sekali pandangan mereka bertemu dan bibir cinta merupakan tujuan kristian yang ia lihat . Bibir tebal nan seksi yang membuat seketika ia merasakan hawa nafsu yang menyerang. Semakin lama kristian semakin dekat ke arah wajah cinta , perlahan cinta pun meutup matanya tak kala serangan yang ia rasa kan , rasa gugup dan tak percaya bahwa semakin deru nafas kristian yang ia rasa. Namun mereka kedua terkejut tatkakla suara dering di handphone kristian berbunyi. Membuat keduanya salah tinggkah dan saling melihat ke arah jendela masing masing.