LOVE IN DIFFERENCE

LOVE IN DIFFERENCE
Semakin hari ....



Alarm 05.00 bergetar melalui handphone cinta dan Semalam cinta pun segera tertidur , hingga handphone yang ia simpan di tepi nakas tak sempat ia isi daya , segera Ia mengambil handphone hendak mematikan alarm dan ketika dia melihat handphone trelihat dua pesan, seketika rasa ngantuk yang tadi ada tiba tiba hilang , dia kaget bukan kepalang melihat isi pesan yang kristian kirimkan kepadanya , membuat dia merasa paginya begitu sangaaaaaaat indah . Cinta segera mandi dan mempersipakan diri , tak lupa dia memilih Baju yang akan ia gunakan di pilihnya blose berwarna baby pink di padukan dengan rok berwarna hitam pas di atas dengkulnya membuat body yang terlihat bak gitar spanyol terlihat , biasanya dia selalu agak tidak memperhatikan pakaian kerja yang ia gunakan namun kali ini , dia ingin tampil beda di depan kristian , make up di gunakan dengan flawless dan tak lupa lipmate pink di padukan dengan lipblam mebuat bibir tebalnya terlihat indah. Segera cinta bergegas keluar kamar untuk sarapan . Dan tak di sangka andy yang selama ini acuh terhadapnya mulai menyapanya


“ kakak ada pertemuan penting ?” Tidak biasanya berpenampilan seperti wanita karir sesungguhnya” tanya andi sarkas


“Kauuuu ini “ memajukan bibirnya sambil mencubit perut andy


“Sudah .. Kakakmu ini cantik dan menarik namun dia saja yang malas untuk mempercantik diri”jawab ibu cinta


“Sekarang cinta harus terbiasa bu , memakai riasan karena cinta tidak mau jika cinta meeting bersama pak kristian , penampilan cinta bisa membuat dia malu”mengunyah roti sambil menjelaskan kepada ayah , ibu , dan andy


“Bagusss….. anak ayah emang hebat “ mengelus kepala putri kesayangannya.


“Cinta pamit ya ibu dan ayah “ kecup cinta kepada kedua orang tuanya


Apartement kristian


Kristian yang kala itu terbangun karena ada panggilan telepon dari gaby


“ haloooo .. suara nya terdengar sekali berat menandakan baru bangun tidur


“Kris .. ayo bangun tidak biasanya kamu telat bangun”


“Maaf gaby , sepertinya aku lelah sekali , aku akan siap siap dan segera ke kantor , sampai kantor akan ku telpon ya” jawab kristian


Kristian segera menuju toilet dan bergegas untuk mandi , tak lama dia keluar dari toilet segera memilih kemeja, jas dan dan dasi bercorak senada dengankemeja yang dia gunakan , yah penapilan adalah hal utama bagi kristian , segera mengambil kunci mobil dan handphonenya menuju parkiran apartement hendak pergi menuju ke kantor.


Sesampainya di kantor , hendak menuju ruangan namun dia melihat pemandangan yang tak biasa dari asistennya itu , terlihat cinta sangat begitu berbeda karena biasanya dia tidak begitu bermakeup.


“Pagi pak , untuk ruangan meeting sudah saya siapkan” sapa cinta dengan senyuman


“Pagi cinta , sepertinya ada yang terlihat berbeda” memperhatikan cinta dari atas hingga bawah


“Apa aku terlihat terlalu berlebihan pak?”tanya cinta menunjuk dirinya sendiri


“Tidak.. tidakk sama sekali kau begitu cantik dan begitu terlihat berbeda”memperhatikan bibir cinta bak buah yang sudah matang , begitu menggoda


Rapat kali itu segera di mulai oleh kristian dan cinta pun karena sudah hampir satu bulan bekerja dengan kristian membuat dia menjadi terbisa dengan pekerjaan dan kebiasaan yang kristian lakukan. Karena selama sebulan ini merupakan agenda smester yang harus mengharuskan semua karyawan di kejar deadline. Dan juga kristian melakukan menggurusi penawaran besar terhadap beberapa vendor terkait produk yang mereka jual , membuat sebulan begitu sangat sibuk , membuat kristian hanya bisa makan siang di kantor dan terkadang lembur bersama cinta. Kedektaan mereka berduapun setiap hari mulai terlihat , cinta sudah tidak begitu canggung lagi terhadap kristian bahkan terkadang cinta begitu cerewet . Begitupun kristian sudah mulai terbiasa mendengar ocehan cinta yang terkadang membuatnya tertawa. Mereka berduapun kerap menghadiri meeting berdua .


Seminggu kemudian


Cinta dan kristian sudah berada di louge sebuah hotel , mereka ingin bernegosiasi terkait project untuk pembangunan hotel terbaru , namun sudah satu jam vendor yang mereka tunggu tak kunjung tiba , sehingga cinta meminta izin kepada kristian untuk menghubungi sekertaris tuan rivan , tak lama terdengar nada jawaban dari feby , sekertaris pak rivan


“Halo ..selamat pagi bu feby saya cinta dari PT GREENLAND”


“Iya selamat pagi bu cinta , maaf saya lupa mengabari , tadi pagi pak rivan mengalami cidera sehabis berolahraga , kakinya terkilir dan sekarang sedang di RS MONALISA “


“Tidak apa bu feby , boleh tau tuan rivan di rawat di ruang apa , kami hendak menuju kesana”


“ pak rivan di ruang lily”


“Terimakasih atas informasinya bu feby” sambugan pun cinta tutup


“Cinta.. sekarang kamu sudah semakin hebat yah , bahkan aku tidak memintamu kamu malah menginformasikan kita akan kesana”senyum sarkas terlihat di wajah kristian


“Aku sekarang sudah canggih pak , jadi bapak jangan meremehkan aku” melipat tangan di dadanya seola ola sombong.


“Mari pak , agar pekerjaan kali ini bisa terselesaikan”cintapun berdiri terlebih dahulu disusul dengan kristian .


Namun sebelum ke rumah sakit , mereka berdua hendak mampir ke salah satu mall untuk memberikan hampers kepada pak rivan , namun di pada saat mereka berjalanpandangan cinta malah tertuju pada salah satu bioskop dengan pilihan film *escape to the plan* . Membuat kristian tersadar bahwa wanita di sampingnya itu sungguh merindukan .


“Ayo kita ke bioskop” ajak kristian


Seketika cinta mendapatkan angin segar namun..


Selamat baca ya guys .. maap fokus sama kristian vs cinta dulu aja yah


Semoga kalian enjoy…