
Saat selesai mandi gaby keluar untuk memberikan selimut , saat dia keluar ternyata kristian sudah tertidur di sofa, gaby pun mendekat hendak menyelimuti kristian namun semakin ia dekat dengan wajah kristian dia mulai memperhatikan bahwa kristian memiliki paras yang sungguh menawan ,terlihat muka lelah namun tak menggurangi ketampanannya, muka gaby semakin mendekat ke wajah kristian hingga kristian mulai membuka mata perlahahan , dan jarak antara mereka kurang dari sepuluh senti .
Keduanya pun saling mendekat hingga tak terasa bibir mereka sudah saling menempel dan beradu , kristian yang kala itu mendapat angin segar pun tak menyianyiakan kesempatan yang ingin ia lakukan kepada gaby , hingga kristian mulai menikmati adegan mesra namun terlintas cinta di pikiran kristian pada saat itu , gadis yang begitu polos yang terrkadang malu malu menghadapi kristian membuat kristian berhenti dan mulai sadar , segera menjauh dengan gaby. Pada saat itu pun gaby terlihat bingung dan berusaha menjauh hingga akhirnya kristian membuka suara terlebih dahulu .
“ maaf gaby , maafkan aku .. aku seharusnya tidak begini kepadamu, sebaiknya aku pulang karena jika aku masih disini aku takut , karena aku lelaki normal aku pasti ingin lebih “ tolak kristian dengan sopan dan lemah lembut.
“ maafkan aku kristian sepertinya aku terlalu terbawa emosi melihat mu tertidur memnggingatkan ku pada nick”
“ sebaiknya aku pamit , kamu bisa menelepon ku kapan pun kau mau gaby” kristian hendak berdiri meninggalkan gaby dan tak lupa dia menggelus kepala gaby dengan lembut.
“Kau hati hati kabari aku jika kau sudah sampai apartement “ pinta gaby
“ baiklah , kau kembali,ah beristirahat, aku yakin urusan nick bisa kau atasi”
“ cintaa ,, mengapa kau tiba tiba hadir di saat yang tidak tepat “ hingga tak terasa sampai di apartemen milik kristian, dia pun segera menuju kamar , ingin membersihkan diri dan ingin mendingiknkan pikirannya , masuk lah dia ke bathroom dan segera menyalakan kram air dingin, otot otot yang kaku mulai merasakan rasa dingin dan membuat kepalanya begitu segar. Setelah selesai ia pun menggambil kaos dan juga boxer yang ia pakai untuk tidur , rambut yang masih basah tak lama ia keringkan dengan handuk yang masih menempel di pundaknya . Ia segera menggambil handphone dan berusaha menggabari gaby , namun saat mulai ingin mengetik pesan , teringat akan kejadian tadi siang bahwa dia meminta nomer cinta , segera ia check ternyata cinta menamai dirinya di handphone atasan nya itu begitu formal
\~ cinta khaerunisa\~
\~ marketing \~ .
Senyum manis terlihat di wajah kristian , hingga akhirnya dia lupa tujuan utamanya menggambil handphone untuk menggabari gaby bahwa ia telah sampai di apartement dan namun karena terlalu lelah sadar handphone yang berada di genggaman nya pun lama kelamaaan mulai terlepas dan tak butuh waktu lama kristian tertidur pulas...
Happy reading, jangan lupa koment dan likenya yahh ...