LOVE IN DIFFERENCE

LOVE IN DIFFERENCE
Hampir saja celaka



Selesai mereka berkunjung dan Bi Mona juga sudah pamit untuk pulang, membuat Cinta membereskan makanan dan juga beberapa sampah minuman. Namun Kristian segera melarangnya untuk membereskan semuanya biar dia saja yang akan membereskannya. Namun Cinta tidak mendengarkan apa perkataan Kristian, hingga akhirnya mereka berdua membereskan semua kekacauan. Setelah dengan semua mereka berdua menikmati secangkir teh hangat sambil menonton beberapa Film Box Office.


“Sudah larut kamu menginap saja, aku akan menelepon Ibu” pinta Kristian


“Kris .. kita ini belum sah masa aku menginap denganmu ?”


“Aku janji tidak akan melakukan apa-apa” mengacungkan dua jari ke arah Cinta


“Krisss....... “ mata Cinta bagaikan elang yang akan menerkan mangsanya


“Baiklah aku akan mengantarmu” Kristian segera beranjak dari tidurnya dan mengambil ponsel miliknya


Di tengah perjalanan dengan suara musik milik grup Maroon 5 yang berjudul \~She Will Be Love\~ mengiringi mereka berdua. Sesampainya Cinta segera masuk ke dalam Rumah dan segera berpamitan dengan Kristian, Di tengah perjalanan Kristian mampir ke sebuah toko Bunga dan meminta sang penjual untuk mengantarkan ke rumah Cinta


\~ Can you be Mine ?\~


From : Captain America


Ketika Cinta menerima sebuket bunga mawar putih nan cantik ada rasa bahagia menghampirinya, dan dia berdoa semoga selamanya Kristian akan selalu memperlakukannya seperti ini. Walaupun Cinta Yakin bahwa kedepannya pasti akan banyak rintangan dalam hubungannya, Namun dia mau menikmati masa-masa indah terlebih dahulu


Xxx


Pagi telah tiba .. membuat Cinta telah bersiap untuk menanti sang pujaan hati, pakaian kerja yang dia guanakan kali ini pun membuat Penampilannya semakin menarik dan Cantik. Sesampainya di kantor Kristian harus menghadiri pertemuan di luar dan juga akan kembali ke kantor pada saat dia akan menjemput Cinta kembali. Pekerjaan yang tertunda membuatnya hars semakin cepat untukmenyelesaikan, dan ada satu pekerjaan yang tertinggal bahwa siang ini seharusnya dia bisa menyerahkan kontrak kerjasama dengan Tuan Made, pengusaha asal Bali yang akan memberikan investasi kepada PT GREENTECK . Namun karena hanay menyerahkan dokumen saja membuat Cinta menawarkan diri untuk bertemu Tuan Made di kantor miliknya. Namun Kristian melarangnya karena khawatir jika Cinta akan pergi seorang diri, Akhirnya dia meminta Steve untuk menemaninya.


Steve dan Cinta sudah berada di kantor milik tuan Made, dia sudah meminta seorang receptionis mengantar mereka berdua. Namun perut Steve sedang tidak bersahabta akibat tadi dia sarapan memakan nasi lemak yang agak pedas. Steve meminta Cinta untuk ketoilet , namun tak lama Steve ke Toilet. Cinta di persilahkan masuk ke dalam Ruangan Pak Made. Saat dia mengetuk Pintu dan masuk keruangan Pak Made terlihat Sesosok Pria usia 55 tahunan yang terlihat dari perut buncitnya. Seketika Pak Made seperti melihat mangsanya dimana lekuk tubuh Cinta menggunakan Rok dan juga kemeja terlihat sangat jelas, tak ada yang salah dari Pakaian Cinta hanya saja tubuh dia terkadang mengundang kaum lelaki terpesona. Benar saja ketika Cinta Masuk ke dalam Ruangan Tuan Made langsung seketika Tuan Made Berdiri dan menghampiri Cinta dengan tatapan sangat terlihat bagai lelaki hidung belang.


“Apa kamu Sekertaris Tuan Kristian ? “Berbisik di telinga Cinta membuat sekujur tubuh Cinta kaku, dia baru kali ini mendapat perlakuan yang begitu memalukan


Ditempat yang berbeda Kristian sedang berbincang dengan Tuan Andre, dia berbincang dengan sangat formal namun santai, sehingga Kristian memberi tahu bahwa Dia sudah mendapatkan Kontrak dari Tuan Made dan memberitahu bahwa Steve dan Cinta sedang menuju ke kantor Tuan Made. Namun Tuan Andre memberitahu bahwa Tuan Made sering melakukan hal yang tak terduga jika berhadapan dengan wanita. Ketika itu dia langsung teringat akan Cinta. segera dia menghubungi Cinta namun tak ada jawaban, dia takut ada hal yang tidak baik terjadi. Kristian segera pamit kepada Tuan Andre untuk menyusul Cinta. Di tengah perjalanan Kristian menghubungi Cinta namun tak ada jawaban , dia berusaha menghubungi Steve namun ponsel Steve tertinggal di dalam mobil. Kristian tak memperdulikan kecepatan mobil yang ia kendari hingga akhirnya dia tiba di saat yang tepat. Tanpa permisi Kristianlangsung pergi menuju Ruangan Pak Made tanpa mengetuk dan segera membuka Pintu, Benar saja dia hampir saja melihat Cinta akan di perlakukan dengan tidak semestinya. Seketika lengan Kristian menarik tubuh Cinta hingga berhasil berada di pelukannya. Tangisan Cinta kala itu pecah dihadapan Krisrian.


“Tuan Kristian.. Apa maksud Anda ?” Tanya Pak Made


“Aku sungguh tidak menyangka bahwa Anda serendah itu Tuan Made, Maaf jika saya tidak Sopan terhdap Anda, Karena Anda sangat tidak perlu di hormati, aku tidak perduli akan kerjasama ini dan Anda harus ingat bahwa wanita itu bukan mainan, PERMISI “


Kristian dan Cinta segera keluar dari Ruangan Pak Made, tangan Cinta tak Kristian lepaskan dari genggamannya sampai dia sampai di mobil dan memeluk Cinta dengan sangat erat, mengusap kepala Cinta, dia tidak perduli kemejanya basah oleh air mata Cinta. Dia sungguh meminta maaf atas kejadiaan ini


“Kriss.. aku takut... “ terdengar suara gemetar dari mulut Cinta


“Sudah tenanglah ada aku” mengusap kepala Cinta


“Steve pergi kemana ? Hingga membiarkanmu masuk seorang diri”


“Tadi Steve panik untuk Ke toilet karena perutnya sakit”


“Sudahlah jangan menangis lagi sekarang kamu aman bersamaku “


Guyss aku kalau ga up


Karena lagi down banget ngeliat view aku kok ga ada


Jd ya begini lah


Aku kan namati novel ini secepatnya