LOVE IN DIFFERENCE

LOVE IN DIFFERENCE
Duhhh hatiku ^



Pukul 08.00 pagi kristan sudah berada di room meeting salah satu hotel ternama di Singapore, dia hendak melakukan meeting dengan vendor dimana kristian selalu datang lima belas menit sebelum janji temu . Tak lama pihak vendor menghampiri kristian dan mereka mulai berbincang hingga tak terasa pukul 11.00 siang , meeting kali ini sangat berjalan lancar dan terakhir pihak vendor Mengajak kristian untuk makan siang dan rasa makanan yang lezat membuat kristian mengingat asistennya itu , dimana dia selalu lupa dan terkadang tidak sempat makan siang , mengingat itu kristian mempunyai inisatif untuk membungkus beberapa menu di resto tersebut untuk cinta . Setelah selesai kristian segera balik menuju kantornya berharap cinta belum memesan makanan ataupun pergi keluar untuk makan siang .


Sesampainya di kantor , kristian segera pergi melihat cinta , benar saja gadis lugu itu sedang di sibukan dengan beberapa email dan juga laporan laporan . Ketika kristian hendak menghampiri cinta , cintapun segera menyapa bosnya tersebut


“Siang pak” ..segera berdiri dengan senyuman manis


“Siang cinta , ini “ memberikan bungkusan makanan


“ baik pak , akan saya siapkan di ruangan bapak “ mengambil bungkusan tersebut


“Aku sudah makan siang tadi , Ini untukmu tadi aku ingat jika kamu terkadang melewatkan makan siangmu “


“Terima kasih pak “ senyum merona menghiasi pipi cinta , namun tak lama dering ponsel kristian berbunyi , segera ia mengambil handphone yang berada di saku jasnya , segera ia terima


“ halo gaby , maaf aku baru sampai kantor , sepertinya hari ini aku lembur karena aku harus mengejar laporan quartal “ tersenyum kepada cinta dan hendak masuk menuju ruangannya .


Hati cinta yang tadinya berbunga bunga berubah seketika, ada rasa cemburu namun dia berusaha untuk tidak terlihat memiliki rasa kepada kristian . Bungkusan makan siang pun hanya ia simpan di samping meja kerjanya , dan melanjutkan pekerjaan , satu jam kemudian kristin keluar untuk meeting bersama beberapa staf dan melihat bahwa makan siang yang sengaja ia bawa ternyata masih utuh .


“Cinta … apa dari tadi kamu tidak makan siang “ mengerutkan kening


“Maaf pak … aku belum sempat tadi ada beberapa email yang harus aku balas seceoat mungkin “ nada bicara cinta melemah


“Makan lah dulu , aku akan ke ruang meeting dan kamu nanti menyusul saja” memberikan intruksi


“Baik pak … “ senyuman pun tak luput dari bibir cinta . Pergilah cinta ke pantry untuk makan siang dan ternyata dia bertemu reandy yang sedang membuat kopi


“Haiiiii ren .. “ seketika menggagetkan reandy yang sedang fokus menuangkan air panas


“Haiii bu bos ,, hampir saja tanganku melepuh karena kaget “ menunjukan gelas berisikan kopi


“maaf …” senyum cinta melebar


“Kamu membawa apa itu , sepertinya enak “ tanya reandy sambil menunjuk ke bingkisan yang cinta bawa .


“Oh ini makan siang ku , tadi aku belum sempat makan , apa kau mau juga ?? Memberikan bungkusan itu kepada reandy


“Tidak .. kamu ini pukul berapa ini , baru makan siang, kamu makanlah dulu aku tidak enak jika meninggalkan ruang meeting terlalu lama “ menghela nafas


“Baiklah , nanti aku menyusul “ jawab cinta


“Cinta , jika kamu ingin pulang silahkan duluan saja “ duduk di kursi meja kerjanya


“Tidak pak , ada beberapa pekerjaan lagi yang harus saya selesaikan “ merasa tidak enak hati kepada kristian


“Oh ya pak .. terima kasih makan siangnya “ mulutnya begitu kaku namun cinta berusaha se atural mungkin.


“Sama sama cinta ,oh ya bisa pesan kan ice americanodan ice chocolate “ tanya kristian sambil mengeluarkan beberapa lembar uang


“Bisa pak , adalagi yang bapak butuhkan ?”mengambil uang dari genggaman kristian


“Jika kau ingin sesuatu silahkan pesan saja “


“Baik pak , saya pesankan dulu ya “ pamit cinta


Dering telpon terdengar dari handphone cinta kala itu m ternyata sang ayah yang meneleponnya , segera ia jawab telepon dari sang ayah


“ iya ayah .. ada apa “


“Cinta , apa kau lembur ? “


“Iya ayah .. sepertinya aku akan telat lagi sampai ke rumah”


“Hati hati nak , jangan lupa makan , dan jika sudah lelah segera pulang , kabari ayah jika ada sesuatu”


“Baik ayah ..” telpon pun segera cinta putus , dan tak lama kristian keluar dari ruangannya


“Cinta , mari kita pulang “ ajak kristian


“Tapi pak , pekerjaan saya belum selesai”jawab cinta dengan muka lelahnya


“Besok kau bisa melanjutkannya , mari temani aku makan dan nanti aku antar kamu sampai kerumah” pinta kristian


“Baik pak … “ merapihkan meja dan mengambil tas kerjanya dia memcoba menundukan kepala hendak tersenyum senang , dan tak bisa di pungkiri jantungnya terasa begitu deg deg an …


Semoga kalian suka yah , aku minta dukungan like dan komentar nya