
Pagi ini Cinta bisa masuk agak terlambat ke kantor , karena Kristian pagi sekali sudah meeting dengan salah stu Cliennya . Membuat Cinta pagi harus naik Taxi untuk pergi ke kantor . Saat mulai berpacaran dengan Kristian . Cinta sudah todak di perbolehkan lagi naik Bus . Dan karena sudah malas berdebat akhirnya Cinta menyetujuinya .
Taxi sudah sampai lobby tempat Cinta bekerja , dia segera masuk kedalam Lift dan menekan tombol menuju ruangan kerjanya . Di dalam Lift etrdapat beberapa karyawan lain salah satunya stela , steala yang sudah sangat membenci Cinta . Akhirnya mulai angkat Bicara kepada karyawan lain
“Hey apa kalian tahu , bahwa di kantor ini ada seorang sekertaris yang menggoda atasannya “ ujar Stela
“Seriuss .. kamu tidak bercanda ? Siapa wanita itu ?” Tanya salah satu karyawan . Cinta yang malas mendengarkan ocehan pagi itu berusaha Sibuk mellihat ponsel yang di genggamnya
“Aku melihat sendiri , sungguh murahan sekali yah , padahal atasan kita itu sudah memiliki seorang kekasih “ melirik kearah Cinta
“Apa kamu tau dia di divisi apa ?’” Tanya temannya lagi
“Tau .. dan sebentar lagi di akan keluar terlebih dahulu . “ ujar Stela
Tak lama Pintu Lift terbuka , dan ketika mendengar ucpakan Stela , Cinta merasa dadanya di tikam pisau , sepertinya yang tadi di obrolkan oleh Stela adalah Cinta .
Cinta melangkah perlahan hingga lemas , di taroh tasnya yang ada di meja . Namun dia berusaha tetap fokus dan tidak memikirkan perkataan Stela .
“Selama dia tidak memiliki bukti seharusnya aku tak perlu khawatir “ ujar Cinta dalam hati
Tepat sebelum makan siang tiba , Kristian sudah kembali dan langsung masuk kedalam ruangannya . Kristian meminta Cinta untuk memesankan makanan untuk mereka berdua . Agar mereka siang itu tak perlu jauh-jauh keluar . Setelah makanan sampai , mereka segera menyantap makan siang namun Kristian melihat kearah Cinta , terlihat wajah Cinta yang berubah dan tidak seperti biasanya
“Cinta , apa ada masalah ?” Tanya Kristian
“Ohhh … tidak pak .. “
“Tidak ada yang kamu sembunyikan dariku kan “ cecar Kristian
“Tidak ada pak .. mungkin karena siang ini tidak begitu banyak pekerjaan” jawab Cinta
“Baiklah sepulang kerja , aku akan memberikanmu pekerjaan” tawa kecil terlihat di wajah Kristian
“Hmmmm .. selalu saja begitu .
Selesai bekerja , Kristian sudah siap untuk pulang ,namun Cinta masih memikirkan perkataan Stela tadi siang . Hingga membuatnya enggan pulang bersama dengan Kristian , namun Jika dia menolak sudah pasti kristian akan memaksanya mengatakan alasannya .
“Ayo .. kita pulang Cinta “ ajak Kristian
“Bapak langsung mengantarku pulangkan ? “ tanya Cinta
“Tentu saja tidak , kamu harus menemaniku sampai aku terlelap “ ujar Kristian smbil tersenyum penuh makna
“Hufff .. Cinta segera meninggalkan Kristian dan Kristian malah tetawa di belakang Cinta dan berusaha mengejarnya . Tangan Cinta pun segera Kristian genggam , namun malah di lepas oleh Cinta .
“Pak .. ini di kantor “ Cinta melirik tajam kepada Kristian seperti mata pisau yang akan menyakitinya
“Maaf .. aku sungguh ingin menggengam tanganmu , masa hanya di mobil saja aku bisa menggengamnya “ ucap Kristian berpura-pura sedih
Beberapa hari berlalu hingga pada saat siang hari , Cinta pergi ke toilet sebelum dia pergi meeting dengan Kristian . Sesampainya di toilet Lobby , Cinta segera masuk dan mengunci Pintu toilet , namun saat dia di dalam dia malah mendengar percakapan yang sangat perih di hatinya.
“Kamu tau jika asisten Pak Kristian itu sering menggodanya seperti wanita murahan , kamu tau kan Pak Kristian itu sudah memiliki kekasih , sungguh wanita jahat menggoda lelaki lain , atau memang Cinta itu hanya akan mengincar harta Pak Kristian saja “ ucap wanita di luar toilet yang sudah psti Cinta tidak mengetahuiya
“Lihat saja …. nanti kita akan buktikan , dasar wanita rendahan , pantas saja kemana -mana selalu mengekor kepada Pak Kristian “
Tak terasa air mata menetes dipipi milik Cinta . Dan dering ponsel milik Cinta berbunyi hingga akhirnya dia keluar , sontak saja para penggosip tadi terkejut melihat Cinta keluar dari toilet .
Cinta segera menghampiri Kristian yang sudah siap di dalam mobil , kristian yang melihat mata Cinta memerah segera bertanya
“Kamu menangis ?” Menggenggam tangan milik Cinta
“Tidak pak .. hanya debu yang masuk ke mata ku “ mengelak dari pernyataan Kristian namun air matanya menetes
“Cinta .. kamu tidak berusaha membohongiku kan , apa kamu ada masalah keluarga ?” Meneglus rambut Cinta dan menyelipkan ke dalam kupingnya .
“Tidak pak .. ayo nanti kita trelambat “ ajak Cinta
Kristian yang terus melihat kearah cinta , merasa sangat khawatir dia merasa bahwa pastiada sesuatu yang sedang di tutupi oleh Cinta . Jika Cinta tidak bisa memberi tahunya , maka Kristian akan mencari tahu dengan cara lain .
Disisi lain , hussein yang kala itu sedang menghampiri Bagian Keuangan segera menghampiri para wanita yang sedang berkumpul membicarakan sesuatu .
“Heyyy .. para wanita malah bergosip , ehh ada gosip apa ? “ tanya Hussein penasaran
“Ini temanmu kan ?” Memperlihatkan gambar Cinta dan Kristian yang sdang makan di restoran ,di ponsel salah satu temannya.
Hussein langsung merebut ponsel yang sedang di genggam oleh temankantirnya itu , dia merasa agak tidak percaya dengan apa yang dia lihat .
“Temanmu ternyta seorang wanita penggoda ya ?” Melirik sinis kea rah Hussien
“Ini pasti salah , jangan menyebarkan gosip yang tidak benar ..” bantah Hussien
“Ini bukti , dan juga sudah tersebar di Grup kantor ini , mana mungkin jika tidak menggoda Pak Kris bisa semesra ini “
Tak lama Hussein segera pergi kembali menuju ruangan marketing , di lihatnya Fery , Frans dan Reandy sedang melihat pesan Grup di ponsel mereka masing-masing .
“Guys … “ tutur Hussein ingin berusaha menjelaskan , namun Reandy segera berlari dan pergi meninggalkan ruangannya menuju Ruangan Cinta , Dia takut akan terjadi sesuatu jika Cinta mengetahui tulisan yang ada di foto miliknya .
Saat Reandy sampai di ruangan Cinta , terlihat Cinta yang sedang menangis melihat Ponsel miliknya .
Rendy menghampirinya , Berusaha menenangkannya . Di sisi lain Steve yang juga mendapat pesan gambar itu , segera menghubungi Kristian , tak lama terdengar jawaban dari Kristian
“Kris , baca pesanku “ panggilan segera di akhiri oleh Steve
Kristian langsung mengecek pesan yang di maksud oleh Steve , dan seketika darahnya naik hingga kepala , segera dia menghubungi Cinta namun tak juga mendapat Jawaban . Hingga akhirnya dia meminta Steve menghampiri Cinta dan meminta tolong agar Cinta bisa bersikap tenang . Mobil Kristian melaju dengan kecepatan hampir maksimal , dia teramat memikirkan Cinta . Gadis yang selalu membuatnya tertawa , malah terluka olehnya .
Kristian sampai di ruangannya , ternyata disana teman-teman Cinta berusaha menenangkannya , terlihat Steve , Hussein, Raendy , Frans dan juga Fery berusaha menghiburnya . Namun tetap saja derai air mata keluar dari pelupuk mata Cinta . Kristian yang datang segera memeluk Cinta , dia sudah. Tidak perduli lagi dengan keadaan sekitarya , Cinta yang kala itu berada di dada Kristian segera menumpahkan kesedihannya . Hingga akhirnya mereka meninggalkan Cinta dan Kristian berdua , tatapan Raendy seolah tidak senang terhadap Kristian pun terlihat . Hingga akhirnya dia mengatakan
“Bapak Kristian yang terhormat , Jika bapak masih membuatnya sedih , aku tidak akan memaafkanmu “ bisik Reandy di telingga Kristian . Dan raendy sgera pergi membiarkan mereka berdua
Like dan komentar nya please .. dan votenya juga