LOVE IN DIFFERENCE

LOVE IN DIFFERENCE
Tawaran ^



Hingga hari demi dia mulai terbiasa dengan situasi kerja , dan dia mencoba sebisa mungkin menghindari kristian , mulai dari dia merubah jadwal untuk berangkat kerja sampai dia selalu pulang bersama fery dan hussein . Karena sudah tiga bulan kristian sepertinya selalu makan siang di luar dan juga selalu pulang jam 6 sore . Membuat cinta merasa sedikit nyaman dan sudah sedikit tidak berharap dengan kristian. Namun dalam hati cinta bertanya “ sepertinya pak kristian sudah memiliki kekasih , sehingga sudah sangat sibuk belakang ini , ahhhh sebenarnya aku rindu tapi aku tidak boleh memiliki perasaan apapun “ lamunan cinta di kagetkan oleh reandy di tiupnya kuping belakang cinta sambil tertawa seperti hantu di film film membuat sontak saja cinta refleks memukul wajah reandy dengan gelas yang sedang ia gengam. Membuat reandy langusung terjatuh. Dan cinta panik di karena ulahnya kepada reandy.


“ maaf reandy, aku kira hantu “ menghampiri reandy yang sedang mengaduh kesakitan.


“ cinta …. kamu makan apa ? Tenaga kamu luar biasa sekali “ memegang kepala yang tadi terpukul gelas oleh cinta .


“ maaaaaf …. Ucaaap cinta lirih


“ kukira hantu sungguhan , karena kemaren fery bercerita bahwa di ruangan ini ada hantu yang suka menakut naakuti karyawan yang sedang lembu “ melihat reandy dengan penuh penyesalan


“ aku ambilkan es batu di pantry , tunggu sebentar “ cinta segera berlari menuju pantry dan tak lama sampai , cinta langsung memberikan es batu tersebut kepada reandy dan reandy langsung mengambil dan segera mengompres kepalanya tersebut.


“Boleh aku melihat lukanya “ pinta cinta merasa bersalah


Reandy pun menundukan kepalanya dan memperlihatkan luka yang di buat cinta , cinta meraba kepala reandy “ ini tidak berdarah hanya benjol saja ,maaf ya ren “ situasi ini sangat membuat reandy senang , tak mengapa dia mengalami luka di kepala , tapi dia tak pernah melihat cinta seperhatian ini terhadapnya. Membuat dia tersenyu, senang walaupun sembunyi sembunyi dari cinta .


“ kamu harus bertanggung jawab , traktir aku “ pinta reandy


“ aduhhhhhh .. kau ini masih saja meminta ganti rugi “


“ kau yang membuat ku begini , untung saja aku tidak amnesia “ melirik cinta dengan tajam


“ baiklah , tapi tidak boleh mahal mahal , bagaimana kalau ak traktir pizza saja “ tawaran cinta dengan muka yang sudah mulai santai kepada reandy


“ oke , sehabis pulang kerja kita kesana . Senyum reandy yang tak pernah terliatpun kini menghiasi wajahnya , dan di balas dengan senyuman oleh cinta.


“Ren kau kenapa ? “Menghampiri reandy dan cinta sambil membawa tumpukan berkas


“ oh tadi cinta memukulku dengan gelas “ melirik kearah cinta


“ cinta , kau seharusnya memukulnya dengan martil” tambah frash


Sontak saja membuat cinta tertawa dan juga reandy memperlihatkan muka yang kesal kepada frans.


“ cinta kau di panggil menghadap ke ruangan pak kristian , tapi kau ke meja ibu wine dulu ya dan ajak pak steve ” sambil menaruh berkas di meja reandy .


“ ada apa frans ? Tanya cinta penasaran


“ entah lah .. aku hanya di minta memanggilmu oleh pak kristian.


Cinta melirik frans juga reandy


“Sudah segera ke ruangan pak kristian biar kamu tidak penasaran “ tutur reandy


Segera cinta menuju ruangan pak kris , tak lupa dia menghampiri pak steve . Sesampainya di ruangan pak reandy , cinta diminta duduk terlebih dahulu di meja ibu wine dan pak steve masuk terlebih dahulu .


“ cinta , mari duduk .. “ menujukan kursi kosong di depan bu wine


“ terimakasih bu , bu kalau boleh cinta bertanya ada apa ya bu ? “ penasaran cinta dibuatnya


“ tenang saja cinta , tidak ada hal yang menakutkan . Jawab bu wine dengan lemah lembut


Tak lama pal steve memanggil cinta dan mempersilahkan untuk masuk ke ruangan kristian dan juga di ikuti bu wine .


“Silahkan duduk semua” kristian menghampiri kami yang duduk di sofa yang ada di ruangan kristian, hanya Ruangan direktur yang memiliki ruangan besar dan sofa yang nyaman . “ aku langsung saja ya .. begini cinta , aku sudah berkordinasi dengan pak steve dan juga bu wine , dua minggu lagi bu wine di minta perusahaan pusat untuk mutasi selama enam bulan dimana beliau disana akan melaksanakan project , dan karena marketing pada saat ini memiliki team yang cukup dan akan semakin bertumbuh , maka aku meminta kamu untuk menggantikanbu wine selama enam bulan , aku sudah berkordinasi dengan steve juga , karena aku tidak mungkin menggambil karyawan lain karena kapasitas disini sangat pas , dan hanya team marketing yang bisa aku andalkan . Sontak saja penawaran itu membuat cinta mulai merasa pusing , satu sisi dia bisa banyak belajar menjadi sekertaris dan juga orang kepercayaan kristian namun di sisi lain dia akan sering melihat kristian, padahal tiga bulan ini dia begitu menciba mengghindarinya . Cinta masih menundukan kepala mulai berfikir namun pak steve mulai memberikan pilihan “ cinta .. ini penawaran yang sangat baik untukmu , namun semua tergantung kepadamu ? “


“ cintaaa.. kamu bisa berfikir terlebih dahulu namun aku sangat membutuhkan bantuanmu “ pinta bu wine


“ boleh aku menjawab besok pak ? Melihat sekeliling dengan penuh harap


“ tentu saja cinta , jangan berfikiran bahwa tugas ini sebagai beban namun sebagai tanggung jawab, baiklah semua kita tinggal menunggu jawaban cinta besok “ kristian segera bangun dari duduknya di ikuti cinta , pak steve dan juga ibu wine .


Cinta pun segera duduk dan tak lama dia menghampiri reandy


“ reandy bisa kita atur besok saja aku mentraktirmu , aku lelah dan ingin segera pulang”


“ baiklah , tapi kamu kenapa ? Apa ada masalah “ tanya reandy penasaran


“ tidak , aku pamit pulang terlebih dahulu ya” mengambil tas dan handphone


“ biar ku antar pinta reandy , hussien dan fery sedang dinas luar aku tidak tega melihatmu ke halte sendirian.”


“ baiklah” jawab cinta tanpa perlawanan


Aku terima atau aku tolaak


“ aargggghh….. teriak cinta


Happy reading guys