JYANDRA

JYANDRA
pecutan



" apa yang ada di pikiran Anda ?" tanya Jhonny dengan resah


" tenang saja " seru Jyandra sambil berbalik dan di saat Jyandra berbalik secara bersamaan penasihat itu membuka tirai kereta kudanya


Jhonny langsung berbalik dan menutupi wajah Jyandra namun melihat ekspresi penasihat yang seperti itu nampak seperti orang yang sedang jijik, Jhonny pun langsung berbalik dan melihat ke arah Jyandra


" maaf karna saya sudah lancang dengan paksa membuka tirai kereta kalian " ucap penasihat


" iya tidak apa- apa, apa ada tahanan yang kabur ? " tanya Jhonny


" tidak bukan tahanan tapi penghianat " ucap penasihat


" penghianat kok bisa?" tanya Jhonny


" iya dia adalah putri kerajaan musuh sekarang keberadaannya tidak di ketahui dan kami sedang mencarinya, oh iya jika menemukannya beritahu pihak istana " ucap penasihat


" seperti apa memangnya putri yang menjadi penghianat itu ?" tanya Jhonny


" lihat saja di jalan -jalan banyak poster, itu adalah tersangkanya " ucap penasihat


" yasudah kami akan pamit " seru Jhonny


" tunggu ! tunggu ! sebaiknya ikut ke pesta yang kami adakan dulu " ucap penasihat


" saya sangat berterimakasih atas tawarannya, tapi kami sedang buru- buru " seru Jhonny.


" anggap saja ini adalah permintaan maaf, jika anda masih tidak ingin datang tidak apa tapi saya menganggap itu sebagai penghinaan " ucap penasihat


" iya baiklah saya akan datang kapan pesta itu ?" tanya Jhonny


" malam ini , saya menunggu kedatangan anda " ucap penasihat


"iya baik saya akan datang " seru Jhonny


" jalan ke penginapan terdekat " ucap Jhonny


" baik tuan " sahut kasir


" bagaimana bisa ?" tanya Jhonny


" ini adalah sihir " seru Jyandra


" sihir? tapi bukankah jika anda menggunakan sihir, akan tercium bau mana Theodore yang khas ?" ucap Jhonny


" beberapa hari yang lalu saya pergi ke perpustakaan kerajaan Aries dan saya menemukan cara menyembunyikan bau mana keluarga kerajaan turun temurun " seru Jyandra


" pantas saja tapi kenapa harus luka bakar, itu seperti nyata dan tangan Anda juga di penuhi luka bakar " ucap Jhonny


" bukankah tadi Anda bilang saya jelek, ya saya kabulkan lah ini udah jelek beneran " seru Jyandra


" jika begitu kita bisa jalan- jalan dengan tenang " ucap Jhonny


" mengapa ?" tanya Jhonny


" ya tentu saja karena saya belum memahami sihir perubahan ini " ucap Jyandra


" jadi ini pertama kalinya kamu menggunakan sihir ini ?" tanya Jhonny


" hmmm "


" tapi ngomong dimana si pangeran es itu berada sekarang " ucap Jhonny..


" entahlah di kediamannya pun tidak ada, kita lihat di pesta malam ini akan hadir atau tidak " seru Jyandra


SRUUTTTT! PLAK PLAK PLAK


terlihat Ericson yang sedang di pecut oleh permaisuri di sebuah ruangan yang gelap tanpa cahaya matahari yang masuk ruangan gelap yang pengap dan di penuhi hewan- hewan menjijikan


" menyerah saja dan katakan di mana gadis yang bersama mu itu " ucap permaisuri


" jangan bermimpi! "


balas Ericson dengan tegas terlihat tubuh Ericson yang di penuhi luka memar dan darah beku di sekujur tubuhnya



" masih melindungi orang lain di saat diri sendiri saja belum tentu selamat " ucap permaisuri


Ericson menatap tajam ke arah permaisuri itu


" ouh ternyata penglihatan mu sudah pulih total " ucap permaisuri


Ericson hanya mengabaikannya


SRUTTTTT! PLAK! PLAK!


lagi -lagi permaisuri memukul Ericson, terlihat jelas bahwa tubuh Ericson sangat lemah dan kesakitan


" saya akan memberi anda pilihan, yang pertama adalah anda selamat dan beri tahu tempat gadis itu, yang kedua anda akan di hukum mati bersama dengan gadis itu, lalu yang terakhir andalah yang akan memenggal kepala gadis itu sendiri " ucap permaisuri


" saya akan memilih pilihan saya yaitu tidak menuruti anda " seru Ericson


" kurang ajar "


ucap permaisuri yang kemudian mengangkat kembali tangannya dan mencambuk Ericson habis-habisan


SSRUUUTUTTTT! PLAK! PLAK


"ugh uhuk uhuk " Ericson pun mengeluarkan batuk darah


bersambung the next chapter see you ………