JYANDRA

JYANDRA
Larissa



Sayangnya Ericson sama sekali tidak tertipu trik murahan yang di buat gadis itu hingga membuat perkelahian antara keduanya, hanya dengan satu kali serangan gadis itu sudah jatuh, akhirnya Ericson mengeluarkan gadis itu lewat jendela dengan pakaian yang acak- acakan


" penasihat g*la, mengirim putrinya sendiri mendekati maut " ucap Ericson


malam berlalu pagi datang lagi.


kediaman panglima berisik dengan gosip gadis yang di usir lewat jendela kamar panglima, berita itu menyebar dengan cepat, hingga jadi bahan gosip para dayang.


di sisi lain terlihat Jyandra yang sedang membuatkan teh untuk Ericson di kamarnya Ericson dengan wajah yang masam



Ericson terus mencuri pandang pada Jyandra


" ada apa dengan anda ? " tanya Ericson


" apakah malam anda menyenangkan kemarin ?" tanya Jyandra


" apa ada masalah dengan malam saya kemarin, itu terjadi seperti biasanya " seru Ericson


" bagus jika begitu, anda harus keluar dari kamar agar anda tahu gosip tentang semalam" ucap Jyandra


" itu tidak penting " seru Ericson


" tapi itu lucu " ucap Jyandra


" lucu ?" tanya Ericson


" benar! seorang gadis yang di usir lewat jendela dengan pakaian yang acak- acakan " seru Jyandra


" bagian mana yang lucu ?" tanya Ericson


" saya yakin anda sudah menikmatinya " ucap Jyandra


" hahaha" lalu Ericson tertawa dengan puas


" apa anda berpikir saya sangat kelaparan sampai saya harus bermalam dengan gadis seperti itu ? " ucap Ericson


" lalu mengapa beberapa bulan yang lalu anda mengumumkan seorang dayang untuk kamar" seru Jyandra


" apa anda benar- benar menginginkan saya melakukannya terhadap anda ?" ucap Ericson


" tidak " seru Jyandra


" lalu menurut anda, mengapa saya melakukannya ?" tanya Ericson


" tahta, mungkin anda ingin memperkuat tahta anda dengan isu yang menyebar bahwa anda tidur bersama seorang gadis " seru Jyandra


" kenapa harus memperkuat tahta, bukankah panglima saja bagus " ucap Ericson


" bukankah Anda ingin memperkuat posisi penerus kerajaan " seru Jyandra


" mengapa anda mengetahui akan hal ini ? " tanya Ericson


" rahasiakan itu " ucap Ericson


" baik " sahut Jyandra


" mandikan kuda saya " ucap Ericson


" baik " sahut Jyandra yang kemudian meninggalkan ruangan Ericson


" Arizo, apa anda di sana ? ucap Ericson


" ya, saya menghadap tuan " seru Arizo


" cari semua bukti penghianatan penasihat dengan cepat " ucap Ericson


" baik… tapi bagaimana dengan Baginda raja dan petinggi lainnya ?" seru Arizo


" tidak usah khawatirkan itu, Dara akan menyingkirkan semuanya dengan singkat, lalu buat bukti seolah yang dilakukan Jyandra itu adalah kesalahan penasihat " ucap Ericson


" baik saya mengerti " seru Arizo


malam hari


terlihat Jyandra yang sedang mengintai di istana


" Baginda kita gulingkan saja putra mahkota dari kursinya lalu ganti dengan putra saya Tristan bagaimana ?" ucap permaisuri


Jyandra terus mendengarkan di belakang jendela


" bukan ide yang buruk, tapi Ericson bukan orang yang mudah untuk di gulingkan " seru kaisar


" raja kepar*t, membunuh istrinya demi memberikan posisi permaisuri pada seorang selir lalu ingin menggulingkan putranya juga " gumam Jyandra


" lalu jadikan Larisa sebagai putri mahkota " ucap permaisuri


" Anda berencana menikahkan putra anda dengan putri penasihat " seru kaisar


" iya, bagaimana menurut Baginda " ucap permaisuri


" coba lihat bukankah tubuh saya semakin cantik, bagaimana saya akan memuaskan Baginda malam ini " ucap permaisuri


" hue hue menjijikan" gumam Jyandra


" saya akan membunuh gadis bernama Larisa itu terlebih dahulu, namun sebelum itu saya akan menyimpan racun asap di kamar kaisar ini, agar saya tidak perlu repot membunuhnya hanya menunggu dia mati " gumam Jyandra sambil menempelkan beberapa racun di dinding


" siapa di sana ?"


teriak pelajurit yang sedang berjaga dan menghampiri tempat Jyandra, Jyandra tidak sempat untuk melarikan diri karna di setiap sudut sudah ada pelajurit yang menyerbunya.


hingga jeng jeng jeng hahaha [becanda dikit boleh kali ya ]


the next bab …… see you ……